Sukses

Kenali 15 Tanda Rambut Anda Mudah Beruban

Merasa rambut Anda mudah beruban bahkan sebelum menginjak usia tua? Cek tanda-tandanya di sini. Beberapa di antaranya mungkin Anda alami.

Klikdokter.com, Jakarta Beruban atau berubahnya warna rambut menjadi putih tentu sangat dihindari oleh banyak orang. Sebab, munculnya uban akan membuat Anda terlihat lebih tua. Itulah sebabnya banyak orang yang melakukan pewarnaan rambut saat rambutnya mulai memutih, agar terlihat lebih segar.

Namun, uban pada rambut tak selalu menandakan bahwa Anda sudah tua. Ada kalanya rambut memutih karena alasan-alasan lain, misalnya terlalu stres karena pekerjaan atau masalah kehidupan yang pelik.

Penyebab rambut beruban lebih cepat

Selain karena usia yang bertambah tua, kondisi tertentu dapat membuat rambut Anda memutih sebelum waktunya. Berikut ini beberapa penyebab rambut jadi mudah beruban:

1. Jika rambut Anda berwarna merah alami

Seperti halnya rambut pirang, rambut merah adalah yang paling mungkin beruban sejak dini. Ini karena rambut berwarna merah terindikasi kekurangan pigmen.

Berbeda dengan rambut pirang yang mudah menyamarkan rambut yang baru terbentuk, rambut merah perlu waktu untuk menyamarkan rambut yang mulai beruban. Kondisi ini terjadi karena pigmentasi rambut pirang membuatnya lebih tahan terhadap pewarna rambut.

2. Jika Anda termasuk etnis Kaukasia

Menurut Health Magazine, etnis tertentu lebih cepat memiliki uban. Hal ini sejalan dengan penelitian yang menunjukkan bahwa bule memiliki peluang beruban lebih awal dari ras lain, sementara orang Asia berada di urutan kedua dan orang Afrika-Amerika berada di urutan ketiga.

3. Anda menjalani kemoterapi

Dr. Roopal Kundu, profesor dermatologi dari Sekolah Kedokteran Feinberg di Universitas Northwestern, mengatakan, kemoterapi untuk penyakit apa pun selain dapat memicu kerontokan rambut juga menyebabkan rambut beruban. Begitu pasien selesai menjalani perawatan kemoterapi, rambut mereka kemungkinan besar akan menjadi beruban.

1 dari 4 halaman

Selanjutnya

4. Anda sering merasa stres

Seperti disebutkan di atas, stres bisa menjadi faktor utama rambut beruban. Meskipun secara ilmiah stres belum dikaitkan dengan rambut yang memutih, menurut Dr. Kundu, efek dari stres yang disebut telogen effluvium (rambut rontok). Pada kondisi tersebut, pertumbuhan alami dan siklus istirahat rambut Anda akan terganggu hingga menyebabkan kerontokan rambut.

Ketika Anda terus-menerus stres atau mengalami gangguan kecemasan, kemungkinan rambut beruban akan menjadi lebih cepat. Selain itu, ada banyak bukti kecil yang menunjukkan bahwa stres memang terkait dengan proses rambut menjadi beruban.

5. Anda punya kebiasaan merokok

Tidak begitu mengherankan bila rokok ternyata dapat membuat rambut beruban lebih cepat. Itulah sebabnya kebiasaan buruk merokok sebaiknya segera Anda tinggalkan.

"Jika Anda perhatikan, biasanya perokok akan memiliki kulit yang berkeriput. Mungkin terkadang Anda tidak dapat melihat keriput di kulit kepala, tetapi rokok juga berpengaruh terhadap folikel rambut," ujar Marie Jhin, MD, dokter kulit dan direktur Dermatologi Premier di San Francisco.

Bahkan, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Dermatologi Online India, perokok dua setengah kali lebih rentan mengalami penuaan dini.

6. Kurang asupan nutrisi

Jika Anda memiliki pola makan yang buruk atau tidak mendapatkan nutrisi yang tepat dalam program kesehatan Anda saat ini, maka Anda mungkin kehilangan vitamin kunci, yakni B12. Menurut Dr. Jihn vitamin B12 dapat membantu menjaga rambut Anda tetap sehat.

Beberapa sumber vitamin B12 adalah produk susu, ikan, unggas, dan daging. Tak heran, golongan yang paling mungkin kehilangan vitamin kunci ini adalah vegan dan vegetarian.

Untuk menghindari rambut yang memutih sebelum waktunya, cobalah untuk mempertahankan pola makan yang lebih seimbang. Jika Anda seorang vegan atau vegetarian, tambahkan suplemen B12 dalam nutrisi harian Anda.

7. Anda menderita diabetes, anemia pernisiosa, atau masalah tiroid

Ya, kondisi kesehatan Anda juga bisa menyebabkan rambut menjadi beruban, terutama bila Anda menderita diabetes, anemia pernisiosa, atau masalah tiroid. Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Universidad Peruana Cayetano Heredia di Lima, Peru, berbagai penyakit tersebut dikenal dapat berkaitan secara langsung terhadap folikel rambut. Bahkan, kerusakan folikel rambut terbukti menjadi salah satu penanda awal untuk diabetes tipe 2.

2 dari 4 halaman

Selanjutnya

8. Gagal merawat kulit kepala

Usahakanlah untuk merawat rambut setiap hari, memastikannya terhidrasi dengan baik dan sehat. Sebagai trichologist, Madeleine Preston mengatakan, keramas dan memijat kulit kepala setiap hari juga dapat membantu mengantarkan nutrisi penting ke kulit kepala melalui suplai darah dan memberi makan folikel.

Sebenarnya cara ini tidak terlalu efektif untuk menghambat rambut Anda menjadi beruban. Namun dengan melakukannya, folikel rambut Anda akan lebih sehat dan rambut pun mampu melawan penuaan dini.

9. Faktor genetik

Meskipun sudah menjalankan gaya hidup sehat, Anda bisa tetap mengalami rambut beruban lebih awal jika orang tua Anda atau saudara lainnya juga mengalami hal ini. Bisa dibilang, kondisi ini terjadi akibat turunan genetik.

"Rambut abu-abu adalah sifat yang diwariskan. Jika orang tua Anda beruban lebih awal, ada kemungkinan Anda juga akan mengalaminya," ujar Preston.

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di Nature Communications, peneliti bahkan menemukan gen utama yang terlibat dengan penuaan dini, yakni IRF4. Gen ini bertugas mengatur dan memproduksi melanin. Ketika tubuh Anda mulai memproduksi lebih sedikit melanin, artinya rambut Anda akan menjadi lebih cepat beruban.

10. Anda memiliki vitiligo

Meskipun tidak mengancam jiwa, kondisi kulit vitiligo dapat sangat mengubah penampilan kulit dan rambut Anda. Hal ini sering menyebabkan seseorang memiliki uban lebih awal di beberapa area. Menurut Mayo Clinic, hal ini bisa terjadi karena efek vitiligo berdampak pada sel-sel yang menghasilkan melanin, sehingga melanin mati atau berhenti berfungsi.

11. Anda mengalami sakit Alopecia areata

Tidak seperti vitiligo, Alopecia areata adalah penyakit autoimun yang benar-benar menyerang folikel rambut, menyebabkan kepala penderitanya botak di area tertentu. Kemudian, menurut Wimpole Clinic, pertumbuhan kembali rambut pada penderita kemungkinan besar akan menghasilkan folikel rambut yang lebih lemah dan tanpa pigmen, sehingga rambut baru Anda akan lebih cepat beruban.

3 dari 4 halaman

Selanjutnya

12. Terlalu sering mencukur rambut

Jika usia Anda di atas 35 tahun dan cenderung sering mencukur rambut, maka ada kemungkinan rambut yang tumbuh nantinya menjadi beruban.

Faktanya, menurut Women's Health, ada sejumlah faktor yang dapat merusak folikel rambut dan menyebabkan penipisan warna rambut secara berlebihan, seperti, penggunaan alat pengering rambut, pelurus, dan bahan kimia di rambut.

13. Penyakit jantung

Penelitian menunjukkan fakta yang mengherankan, bahwa rambut yang mulai memutih juga dapat menandakan kondisi jantung, karena persentase besar dari 545 pria yang diuji dengan rambut beruban menunjukkan tanda-tanda awal penyakit jantung.

14. Anda mengalami trauma

Menurut Scientific American, peristiwa traumatis dapat memengaruhi seluruh tubuh Anda, bahkan merusak folikel rambut. Pada dasarnya, peristiwa yang sangat menegangkan dapat memicu radikal bebas di folikel rambut Anda, yang dapat menghancurkan pigmen rambut, layaknya proses pemutihan rambut di masa lansia.

15. Terlalu sering terpapar sinar matahari

Faktanya, sinar UV dapat memengaruhi folikel rambut Anda dan merupakan efek pemutihan pada rambut yang sangat merusak. Akibatnya, folikel Anda rapuh dan mudah patah, sehingga helai rambut sehat Anda akan berganti dengan yang sedikit berwarna putih atau menjadi beruban.

Rambut adalah mahkota bagi wanita. Namun, rambut juga memegang peranan penting bagi penampilan pria. Kini Anda telah mengetahui berbagai penyebab rambut beruban lebih cepat dari seharusnya. Jadi, bila Anda masih muda namun mengalami pemutihan rambut, segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebabnya. Tetaplah menjaga kesehatan kulit kepala dan rambut agar rambut Anda selalu terlihat segar.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar