Sukses

Manfaat Ajak Anak Nonton Pembukaan Asian Para Games

Ajak anak untuk nonton pembukaan Asian Para Games 2018 dan selingi dengan mengajarkannya nilai-nilai positif.

Klikdokter.com, Jakarta Besok, Sabtu (6/10) akan digelar acara pembukaan Asian Para Games 2018. Acara yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, merupakan pesta pembukaan olahraga bagi atlet penyandang disabilitas terbesar se-Asia. Anda bisa mengajak anak Anda untuk menonton acara pembukaan yang diklaim tidak kalah menarik dengan pembukaan Asian Games lalu. Tak hanya untuk tanamkan sportivitas sejak dini, tapi kegiatan ini juga menyimpan banyak sekali manfaat.

Menonton upacara pembukaan langsung di SUGBK tentu mengasyikkan dan menjadi pengalaman baru. Namun jika tak kebagian tiket, menyaksikannya di rumah pun juga tak kalah seru.

Anda dan anak Anda tetap sama-sama bisa menjadi saksi sejarah pembukaan Asian Para Games 2018. Bagi Indonesia, ini adalah kesempatan pertama menjadi tuan rumah Asian Para Games. Jadi, sungguh sayang jika momen ini dilewatkan begitu saja.

Panitia Asian Para Games, INAPGOC, berjanji menampilkan sesuatu yang luar biasa dalam upacara ini. Ketua INAPGOC, Raja Sapta Oktohari, juga menyebut ini akan menjadi upacara pembukaan yang meriah.

"Acara ini merupakan kolaborasi terbesar, terakbar, yang memiliki eksposur paling besar dari penyandang disabilitas dan non disabilitas yang hasilnya luar biasa," ujar Raja seperti diberitakan Liputan6.com.

1 dari 2 halaman

Manfaat positif ajak anak nonton pembukaan Asian Para Games

Mengajak anak untuk menonton upcara pembukaan Asian Para Games tak hanya merupakan suatu bentuk quality time bagi orang tua dan anak. Di bawah ini adalah berbagai manfaat positif lainnya.

1. Ikatan keluarga lebih erat

Menyaksikan acara olahraga, termasuk upacara pembukaan Asian Para Games, adalah cara yang menyenangkan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Paling tidak, momen kebersamaan ini dapat terekam dalam memori Anda dan anak yang akan diingatnya hingga ia dewasa nanti.

2. Mengajarkan anak kebanggaan dan sikap hormat

Associate creative director & set designer upacara pembukaan Asian Para Games, Jay Subiakto, menyebut pembukaan ini akan mengangkat tema tentang Indonesia. Ini berarti anak-anak bisa ditanamkan rasa bangga dan kecintaan Tanah Air. Selain itu, adanya unsur musik atau ornamen tradisional lainnya bisa memperdalam pengetahuan tentang kekayaan budaya Indonesia.

Sementara itu, dengan 42 negara Asia yang siap bertanding dan akan ikut dalam parade pada upacara pembukaan, anak-anak bisa diajarkan tentang keanekaragaman bangsa dan ras, serta menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. Ajak anak Anda untuk bertepuk tangan saat melihat negara lain berparade sebagai bentuk penghormatan kepada orang lain.

3. Kesadaran budaya

Tata panggung yang menyerupai garis ekuator serta pakaian pengisi acara yang menonjolkan khas Indonesia bisa membuat anak-anak menyadari budaya mereka. Dengan iringan musik tradisional, ini juga bisa membuat anak-anak bangga dengan alat musik asli Indonesia.

4. Kesatuan

Anak-anak pasti akan melihat bahwa tidak semua atlet terlihat sama karena negara asalnya yang berbeda-beda. Ajarkan anak bahwa walaupun terdapat perbedaan fisik, tapi pada dasarnya semuanya sama: sama-sama berjuang meraih prestasi. Apalagi tema Asian Para Games tahun ini adalah “We Are One”, yang merupakan kisah tentang bangsa yang memiliki keberagaman dan merayakannya dalam pesta olahraga.

5. Inspirasi

Asian Para Games adalah pesta olahraga untuk penyandang disabilitas. Ini bisa menginspirasi anak, bahwa meskipun memiliki keterbatasan, tetapi tekad dan kekuatan para atlet tak menjadi penghalang untuk mereka mengukir prestasi. Ajarkan anak bahwa kerja keras dan dedikasi adalah nilai-nilai penting untuk meraih kesuksesan.

Membentuk pribadi anak yang positif bisa kapan pun, di mana pun, dan dengan berbagai cara. Manfaatkan momen upacara pembukaan Asian Para Games dengan mengajak anak menontonnya bersama, lalu nikmati dan manfaatkan kebersamaan ini untuk mempererat hubungan sekaligus bekali anak nilai-nilai positif yang akan berguna untuknya di masa mendatang.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar