Sukses

Ini Dia Suplemen yang Penting untuk Atlet Asian Para Games

Target bagi atlet Asian Para Games adalah 16 medali emas. Demi mewujudkannya, tak hanya latihan, atlet juga butuh suplemen penunjang.

Klikdokter.com, Jakarta Atlet Indonesia yang berlaga di Asian Para Games 2018 sudah siap untuk bertanding di ajang tersebut. Ini ditandai dengan pelepasan kontingen Indonesia yang dilakukan Presiden Jokowi pada Selasa (2/10) di Istana Kepresidenan, Jakarta. Selain latihan keras dan disiplin, ada juga hal yang perlu diperhatikan oleh atlet, yakni suplemen untuk menunjang performa mereka di arena agar target medali yang diharapkan terpenuhi.

Presiden Jokowi menyebut bahwa target dari pemerintah adalah Indonesia masuk 8 besar dengan jumlah 16 medali emas. Sambil sedikit bercanda, Jokowi mengatakan bahwa target boleh meleset, asal melesetnya menjadi lebih baik.

Target masuk jajaran 8 besar Asia dinilai cukup berat, tapi kontingen Indonesia memiliki modal bagus dengan menjadi juara umum Asian Para Games 2017 Kuala Lumpur. Saat itu, Indonesia berhasil meraih 126 emas, 75 perak, dan 50 perunggu.

Untuk mendapatkan hasil terbaik di ajang pesta olahraga bagi penyandang disabilitas ini, para atlet diuntungkan dengan berlaga di rumah sendiri. Apalagi persiapan mereka sudah dilakukan sejak setahun lalu. Selepas Asian Para Games, mereka langsung menggelar pemusatan latihan di Solo.

Namun, selain berlatih, para atlet tentunya harus mendapat asupan terbaik. Ini menjadi penting karena bisa menunjang performa mereka di lapangan. Salah satu asupan yang baik untuk atlet adalah suplemen.

"Atlet membutuhkan berbagai suplemen untuk menunjang kebutuhan tubuh selama menjalani latihan berat. Suplemen yang dibutuhkan untuk atlet adalah suplemen yang dapat meningkatkan energi, memperbaiki otot, memaksimalkan kerja otot serta fungsi jantung," ujar dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter.

Mengamini pernyataan dr. Theresia, dr. Andika Widyatama dari KlikDokter juga menyebut suplemen adalah pilihan praktis bagi atlet yang mau mendapatkan nutrisi tambahan. Namun, suplemen yang dikonsumsi haruslah tepat.

1 dari 2 halaman

Suplemen yang tepat untuk atlet

Suplemen untuk atlet penting karena bisa membantu pembentukan otot secara cepat setelah latihan atau bertanding. Pada dasarnya, suplemen vital untuk daya tahan dan pemulihan. Berikut jenis suplemen yang tepat untuk atlet yang akan bertanding di Asian Para Games:

1. Vitamin

Vitamin yang dibutuhkan oleh atlet yang sedang bertanding di ajang sekelas Asian Para Games adalah vitamin B, C, dan D.

  • Vitamin B: Menurut dr. Theresia, vitamin B dapat membantu meningkatkan mood serta berfungsi untuk detoksifikasi yang dibutuhkan atlet setelah melakukan latihan berat. “Proses membangun dan memperbaiki otot dalam hal ini pengolahan protein menghabiskan vitamin B yang ada di tubuh, sehingga para atlet membutuhkan asupan vitamin B tambahan,” katanya.Dokter Theresia menyarankan agar atlet meminum suplemen yang mengandung Riboflavin-5'-phosphate (B-2), Methylcobalamin (B-12), Pyridoxal-5'-fosfat (B-6), dan Benfotiamine (B-1). Keempatnya merupakan bentuk yang dapat diserap oleh tubuh. Sementara itu, hindari vitamin B dalam bentuk hidroklorida (HCL) karena tidak dapat diserap tubuh.
  • Vitamin C: Untuk mendapatkan hasil terbaik, terkait penyerapannya, vitamin C harus dibarengi dengan konsumsi karbohidrat. Ini bisa didapatkan dari buah-buahan. Kegunaannya adalah memproduksi ATP yang baik untuk penyembuhan luka. Dan merupakan kofaktor untuk membentuk kolagen dan memperbaiki otot.
  • Vitamin D: Jenis vitamin ini biasanya didapatkan dari sinar matahari, tapi kadang seseorang tidak cukup mendapatkan dari itu saja. Maka dari itu, harus dibantu dengan suplemen yang mengandung vitamin D. Kadar vitamin D diukur dengan hydroxyvitamin D (bentuk kimia) dalam darah dengan jumlah normal 35.“Kadar ideal yang dibutuhkan yaitu 70-90, terutama untuk atlet. Selain bekerja dengan kalsium untuk meningkatkan kepadatan tulang, vitamin D juga meningkatkan mood dan kesehatan pernapasan bagian atas,” kata dr. Theresia.

2. Asam lemak omega-3

Jenis suplemen ini sangat diminati di pasaran, selain karena mudah ditemukan, manfaatnya pun banyak. Asam lemak omega-3 berfungsi untuk kesehatan kardiovaskular, meningkatkan fungsi otak dan fungsi mental, serta sebagai anti peradangan yang kuat tanpa efek samping yang berbahaya seperti obat bebas.

“Atlet dan orang-orang yang bermaksud meningkatkan komposisi tubuh, bisa memulainya dengan 3.000 mg omega-3 yang dibagi menjadi 2-3 dosis (kadar asam lemak omega-3 ini bertahan dalam tubuh sekitar 8 jam). Dosisnya dapat ditingkatkan hingga 6.000 mg per hari,” tutur dr. Theresia.

3. Magnesium

Magnesium merupakan salah satu suplemen yang sangat direkomendasikan untuk atlet. Ini karena merupakan elemen penting dalam sistem biologis dan sebagian atlet cenderung kekurangan zat ini.

Magnesium penting karena dapat membantu mengatur irama jantung, memungkinkan otot berkontraksi dan rileks dengan baik, serta menurunkan tekanan darah. Menurut dr. Theresia, setiap orang membutuhkan 600 mg sehari, dan pada atlet dengan latihan berat membutuhkan hingga 2.000 mg per hari.

4. Coenzyme Q10 (CoQ10)

CoQ10 merupakan enzim yang dapat menghilangkan asam laktat yang menumpuk di tubuh. Jika Anda adalah seorang atlet, Anda dapat meningkatkan dosis CoQ10 ketika mendekati pertandingan karena sangat efektif untuk meningkatkan kinerja, daya tahan, kekuatan dan pemulihan. Enzim ini baik dikonsumsi setelah latihan.

Bentuk paling baik dari CoQ10 ialah ubiquinone (bukan ubiquinol karena ia memasuki aliran darah namun tidak memasuki sel-sel tubuh). Pastikan untuk tidak mengonsumsi CoQ10 bersamaan dengan minyak ikan atau suplemen dengan dasar minyak, karena akan mengganggu penyerapannya. Dosis yang dianjurkan adalah 100-200 mg sehari.

Suplemen yang tepat akan menunjang performa para atlet di pertandingan. Tentunya jika dibarengi dengan latihan yang disiplin dan pola makan yang baik. Untuk para atlet Indonesia yang akan berlaga di Asian Para Games 2018, selamat berlaga dan mengharumkan nama bangsa!

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar