Sukses

Makan Malam Sebelum Tidur Selalu Buruk bagi Kesehatan?

Makan malam sebelum tidur dinilai berdampak buruk bagi kesehatan. Nyatanya, makan sebelum tidur juga memiliki manfaat baik bagi tubuh Anda.

Klikdokter.com, Jakarta Banyak orang menganggap makan malam sebelum tidur adalah ide yang buruk karena dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Akan tetapi, beberapa orang mengklaim bahwa camilan sebelum tidur justru mendukung program diet dalam upaya penurunan berat badan. Jadi, mana yang harus Anda percayai?

Makan malam sebelum tidur

Menurut situs kesehatan Healthline, sebenarnya efek dari makan malam bisa berbeda-beda, sesuai dengan metabolisme tubuh masing-masing. Beberapa orang mengatakan bahwa makan sebelum tidur menyebabkan kenaikan berat badan karena metabolisme Anda melambat saat tidur dan kalori yang tidak dicerna disimpan sebagai lemak.

Namun, banyak ahli kesehatan mengatakan bahwa makan sebelum tidur sangat baik karena dapat meningkatkan kualitas tidur. Bahkan bisa membantu penurunan berat badan. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika banyak orang bingung mendengar hal tersebut.

Jadi, meskipun banyak orang percaya bahwa metabolisme lebih lambat selama tidur menyebabkan kenaikan berat badan, tapi tingkat metabolik basal di malam hari sebenarnya rata-rata sama seperti pada siang hari. Sehingga, tubuh Anda masih membutuhkan banyak energi saat tidur.

Terlepas dari hal tersebut, beberapa penelitian telah membuktikan adanya dampak antara makan sebelum tidur dengan penambahan berat badan.

1 dari 3 halaman

Mengapa makan sebelum tidur bisa berdampak buruk?

Walaupun telah dijelaskan di atas bahwa makan malam sebelum tidur memberikan manfaat bagi tubuh, tetap saja ada beberapa hal yang menyebutkan mengapa makan sebelum tidur adalah sesuatu yang buruk. Berikut penjelasannya:

  1. Kebiasaan tidak sehat

Penambahan berat badan sebenarnya bisa terjadi jika yang Anda konsumsi adalah camilan sebelum tidur yang merupakan makanan tambahan dan mengandung kalori ekstra. Kebanyakan orang suka ngemil di malam hari sambil menonton TV atau mengerjakan tugas. Kebiasaan inilah yang dapat menyebabkan penambahan berat badan.

Beberapa orang juga bisa merasa sangat lapar sebelum tidur karena mereka tidak cukup makan di siang hari. Rasa lapar yang ekstrem ini dapat menyebabkan kalap sebelum tidur, terlalu kenyang untuk makan di pagi hari berikutnya, sehingga merasa lapar berat di malam harinya. Jika dibiarkan, siklus ini akan menjadi kebiasaan yang tidak baik.

Siklus ini dapat dengan mudah menyebabkan overeating dan penambahan berat badan. Jadi, pastikan Anda makan cukup di siang hari.

Bagi kebanyakan orang, masalah makan di malam hari bukanlah karena metabolisme yang beralih ke penyimpanan kalori sebagai lemak di malam hari. Sebaliknya, penambahan berat badan disebabkan oleh kebiasaan tidak sehat yang sering menyertai, seperti ngemil sebelum tidur.

  1. Adanya keluhan penyakit mag

Gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah kondisi umum yang mempengaruhi sebanyak 20-48 persen populasi. Hal ini biasanya terjadi ketika asam lambung naik ke tenggorokan karena  perut yang terlalu kenyang dibawa untuk berbaring.

Gejala GERD termasuk mulas, kesulitan menelan, benjolan di tenggorokan atau asma yang memburuk di malam hari. Jika Anda memiliki gejala-gejala ini, sebaiknya hindari mengonsumsi camilan, minimal 3 jam sebelum tidur.

Selain itu, Anda harus menghindari minum atau makan apa pun yang mengandung kafein, alkohol, teh, cokelat, atau rempah-rempah sebelum tidur. Sebab, semua kandungan tersebut bisa memperparah gejala.

2 dari 3 halaman

Manfaat makan sebelum tidur

Saat makan malam sebelum tidur mungkin bukan ide terbaik bagi sebagian orang, aktivitas ini justru dapat bermanfaat bagi orang lain. Beberapa manfaat di antaranya:

  • Membantu menurunkan berat badan

Beberapa bukti menunjukkan bahwa makan sebelum tidur sebenarnya juga dapat membantu menurunkan berat badan. Jika Anda cenderung mengonsumsi sebagian besar kalori di malam hari, makan camilan setelah makan malam dapat membantu Anda mengendalikan keinginan ngemil menjelang waktu tidur.

Sebuah studi dilakukan selama 4 minggu terhadap orang dewasa yang memiliki kebiasaan makan sebelum tidur. Ditemukan fakta bahwa peserta yang makan semangkuk sereal dan susu sekitar 90 menit setelah makan malam rata-rata mengonsumsi 397 kalori lebih sedikit per hari.

Pada akhirnya, rata-rata dari mereka kehilangan 0,84 kilogram. Studi ini menunjukkan bahwa menambahkan camilan setelah makan malam dapat membantu Anda cepat puas dan makan lebih sedikit dari yang seharusnya. Seiring berjalannya waktu, cara ini juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

  • Tidur lebih nyenyak

Tidak banyak penelitian yang dilakukan pada topik ini, tetapi banyak orang melaporkan bahwa makan sesuatu sebelum tidur membantu mereka tidur lebih nyenyak atau mencegah mereka dari bangun di malam hari karena lapar.

Hal ini cukup masuk akal, karena camilan sebelum tidur dapat membantu Anda merasa kenyang di malam hari. Dengan demikian, Anda akan memiliki waktu tidur yang cukup dan terhindar dari risiko kenaikan berat badan akibat kurang tidur.

Tidak ada bukti bahwa camilan sehat sebelum tidur menyebabkan penambahan berat badan. Oleh karena itu, jika Anda merasa bahwa makan sesuatu sebelum tidur membantu Anda lebih mudah tertidur pulas, maka tak ada lagi yang perlu Anda khawatirkan.

  • Menstabilkan gula darah

Di pagi hari, hati Anda mulai memproduksi glukosa ekstra (gula darah) untuk memberi Anda energi yang dibutuhkan untuk bangun tidur dan memulai hari. Hal ini mungkin tidak terlalu berpengaruh pada orang sehat.

Namun, beberapa penderita diabetes biasanya bangun di pagi hari dengan gula darah tinggi, bahkan jika mereka belum makan apa pun sejak malam sebelumnya. Camilan sehat sebelum tidur dapat membantu menstabilkan gula darah.

Orang lain mungkin mengalami hipoglikemia nokturnal, atau gula darah rendah di malam hari, yang dapat mengganggu tidur. Jika Anda mengalaminya, bicarakan dengan dokter tentang kondisi tersebut.

Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa camilan sebelum tidur dapat membantu mencegah perubahan gula darah ini dengan menyediakan sumber energi tambahan untuk membantu Anda melewati malam. Namun, hasil penelitian ini beragam, sehingga tidak direkomendasikan secara umum.

Jika Anda mengalami gula darah tinggi atau rendah di pagi hari, bicaralah dengan dokter atau ahli diet untuk melihat apakah kudapan sebelum tidur adalah ide yang baik untuk Anda dan menu apa yang sebaiknya dikonsumsi.

Beberapa hal di atas adalah keburukan dan kebaikan dari makan malam sebelum tidur. Sekarang, pilihan ada di tangan Anda. Jika Anda merasa baik-baik saja dan dokter tidak mempermasalahkan aktivitas makan sebelum tidur, kebiasaan ini boleh dilakukan. Untuk lebih amannya, pilihlah camilan sehat berkalori rendah dan cukupi kebutuhan air mineral Anda.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar