Sukses

5 Hal yang Dilupakan Lansia Ini Bisa Jadi Tanda Alzheimer

Alzheimer biasanya menyerang lansia. Kenali tanda-tanda yang harus diperhatikan berikut ini terkait penyakit Alzheimer.

Klikdokter.com, Jakarta Penyakit Alzheimer biasanya menyerang orang lanjut usia (lansia). Ada beberapa tanda yang bisa mengindikasikan lansia mengalami Alzheimer, salah satunya adalah mudah lupa akan hal-hal yang sebelumnya familiar dengan keseharian mereka.

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, Alzheimer terjadi akibat kematian sel-sel saraf otak (apoptosis) secara bersamaan, sehingga otak mengerut dan dipenuhi sedimen protein.

Di Indonesia, Alzheimer merupakan masalah serius. Pada tahun 2015 ditemukan sebanyak 1,2 juta orang hidup dengan kondisi Alzheimer. Angka ini diprediksi akan meningkat dua kali lipat pada 2030 dan mencapai 4 juta orang pada 2050.

Beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko terjadinya Alzheimer adalah cedera kepala berat, bertambahnya usia, menopause pada wanita, kurangnya kadar estrogen dalam tubuh, tidak berolahraga, penderita diabetes, dan hipertensi.

Namun, ada juga beberapa tanda yang bisa mengindikasikan seseorang terkena Alzheimer, seperti:

  • Lupa nama-nama orang yang sebelumnya telah dikenal

"Mengingat nama-nama teman akrab adalah hal normal saat seseorang menjadi tua. Namun, bagi lansia penderita Alzheimer, nama yang sebelumnya akrab bisa hilang begitu saja dari ingatan mereka," kata Joe Verghese, MBBS, profesor neurologi dan kedokteran di Albert Einstein College of Medicine dan direktur Pusat Montefiore-Einstein untuk Penuaan Otak.

  • Tersesat di tempat yang biasa dilewati

Pproses penuaan normal berhubungan dengan melupakan hal-hal yang tidak dihadapi secara rutin. “Misalnya, melupakan seseorang yang ditemui di sebuah rapat beberapa bulan lalu atau mencari alamat yang Anda kunjungi beberapa bulan sebelumnya,” kata dr. Ghalib Wahidi, direktur medis Amada Senior Care.

Namun, orang-orang dengan penyakit Alzheimer biasanya melupakan hal-hal yang sudah biasa mereka lakukan, seperti tersesat di jalan tempat mereka tinggal atau lupa nama-nama anggota keluarga dan sahabat. Menurut dr. Wahidi, hal tersebut bukan tanda penuaan yang normal.

  • Bermasalah dengan kosakata

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Interventions in Aging, gangguan bahasa, seperti lupa kata-kata ketika berbicara atau mengulangi pertanyaan, cerita, dan pernyataan, adalah salah satu komponen utama penyakit Alzheimer.

Hal ini termasuk menggunakan kata yang salah saat berbicara, seperti mengatakan “kursi” saat mengacu pada sofa. Orang-orang dengan Alzheimer kadang-kadang bahkan membuat kata-kata baru, menurut Paula Lester, MD, seorang ahli geriatri dan Alzheimer di NYU Winthrop Hospital.

  • Salah menaruh barang dan kesulitan mengingatnya

Kadang-kadang lupa menaruh barang adalah hal yang normal. Tetapi bila terlalu sering terjadi, bisa jadi hal tersebut adalah tanda penyakit Alzheimer. Selain itu, menaruh barang-barang di tempat yang tidak seharusnya juga merupakan gejala Alzheimer.

"Pada penyakit Alzheimer, ini terjadi lebih sering, dan pasien meninggalkan barang-barang di tempat yang tidak biasa. Misalnya, meninggalkan kunci mereka di kulkas," ujar Joe Verghese.

  • Membuat kesalahan yang berhubungan dengan obat, pembayaran tagihan, dan tugas-tugas khas lainnya

Menurut ahli saraf Verna R. Porter, MD, direktur Program Penyakit Alzheimer di Providence Saint John's Health Center di Santa Monica, California, perbedaan lain antara kehilangan memori yang berkaitan dengan usia dengan penyakit Alzheimer adalah kemampuan dalam melakukan hal-hal yang rutin dilakukan, seperti makan obat atau membayar tagihan.  

"Dengan kata lain, penyimpangan memori akan sedikit berdampak pada kehidupan sehari-hari penderita, atau kemampuannya dalam melakukan tugas-tugas biasa, serta rutinitas yang terdiri dari kehidupan sehari-hari penderita," katanya.

Untuk hal tersebut sebagai tanda penyakit Alzheimer, harus ditemukan adanya penurunan yang terjadi secara terus-menerus dalam dua atau lebih kemampuan intelektual, seperti memori atau bahasa, yang secara signifikan mengganggu kegiatan sehari-hari biasa.

  • Kesulitan belajar hal baru

Menurut Christopher Christodoulou, PhD, seorang neuropsikolog klinis dan penelitian di Stony Brook Centre of Excellent untuk Alzheimer's Disease, kesulitan belajar hal-hal baru atau sering kehilangan ingatan dari informasi baru yang mengganggu kehidupan sehari-hari adalah tanda peringatan awal Alzheimer.

Kehilangan memori ini berarti penderita Alzheimer akan melupakan hal-hal yang baru saja mereka pelajari.

Penyakit Alzheimer bukanlah penyakit lupa ingatan biasa. Kenali tanda Alzheimer yang mungkin saja menyerang orang-orang yang Anda sayangi. Selamat Hari Lansia Sedunia!

[NP/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar