Sukses

Awas, Yoghurt Anda Mungkin Mengandung Banyak Gula

Konsumsi yoghurt memang dianjurkan demi kesehatan tubuh. Namun, bagaimana jika yoghurt yang Anda konsumsi mengandung banyak gula?

Klikdokter.com, Jakarta Selain teksturnya yang kental, lembut, dan rasanya yang lezat, yoghurt juga adalah salah satu bahan makanan terbaik yang memberikan manfaat gizi baik untuk kesehatan tubuh. Yoghurt pun makin disukai karena tambahan rasa, khususnya buah-buahan. Nah, sayangnya banyak orang yang tidak sadar bahwa yoghurt yang dikonsumsi sehari-hari ternyata mengandung banyak gula. Sehingga yoghurt yang seharusnya sehat, justru dapat berdampak buruk untuk tubuh.

Yoghurt juga merupakan salah satu sumber kalsium yang baik untuk dikonsumsi demi menjaga kesehatan tulang. Selain itu, kandungan bakteri baik di dalamnya juga sangat bermanfaat untuk mendukung pencernaan tetap lancar dan sehat. Selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, konsumsi yoghurt tiap hari sah saja.

Selain itu, menurut dr. Nitish Basant Adnani, BMedSc, dari KlikDokter, yoghurt bahkan bisa mencegah depresi. “Sebuah penelitian dari Fakultas Kedokteran Universitas Virginia, Amerika Serikat (AS), mencoba mempelajari manfaat yoghurt dalam meningkatkan suasana hati dan mengatasi depresi. Uji klinis menemukan bahwa rendahnya kadar Lactobacillus pada saluran cerna berkaitan dengan penurunan mood seseorang,” kata dr. Nitish menjelaskan.

Meski rasanya lezat dan manfaat yang ditawarkan yoghurt terhadap kesehatan tubuh banyak sekali, tapi waspadalah jika yoghurt favorit Anda merupakan yoghurt varian rasa yang ada kandungan gula di dalamnya, apalagi jika Anda memiliki kondisi medis tertentu seperti diabetes. Menurut dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, kandungan gula tambahan di dalam yoghurt bisa mengganggu kestabilan gula darah dalam tubuh Anda.

Menakar kandungan gula dalam yoghurt

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal medis “BMJ Open”, para peneliti di Inggris menemukan bahwa rata-rata kandungan gula pada yoghurt melebihi ambang gula rendah di bawah peraturan Uni Eropa.

Jessica Bennett, ahli diet klinis di Vanderbilt University Medical Center, Tennessee, AS, mengatakan banyak yoghurt memiliki kandungan gula berlebih.

“Banyak yoghurt mengandung gula tinggi dan sering kali “menyamar” sebagai makanan sehat. Terlebih, banyak orang mengombinasikan konsumsi yoghurt dengan penggunaan topping yang juga mengandung gula tinggi, seperti marshmallow, permen, atau cokelat,” ujarnya seperti dilansir di Healthline.

Jessica mengatakan, temuan tersebut tidak mengejutkan. Ironisnya, banyak produk yoghurt rendah lemak yang justru mengandung gula serta garam berlebih sebagai upaya untuk peningkatan rasa menjadi lebih enak. Ini tentunya jadi menyimpang dari khasiat yoghurt yang sesungguhnya.

"Kebanyakan orang memilih yoghurt rasa buah, yang kandungan gulanya tak hanya dari buah, tapi juga gula tambahan agar rasanya enak,” kata Jessica.

1 dari 2 halaman

Tips sehat konsumsi yoghurt

Jessica merekomendasikan, salah satu cara untuk mengolah gula dalam yoghurt adalah dengan memilih yang plain (tawar) atau Greek yogurt, produk yang memiliki kandungan gula serendah mungkin, lalu tambahkan sendiri potongan buah favorit Anda.

"Dengan cara ini Anda mendapatkan lebih banyak serat dan memperoleh gula dari sumber terbaik, yakni buah.”

Selain buah, Anda juga bisa menambahkan kayu manis untuk menambah cita rasa plain yoghurt. Kayu manis juga diketahui ampuh membantu menurunkan gula darah serta mengobati peradangan dalam tubuh.

Konsumsi yoghurt yang baik haruslah mengandung 15 gram karbohidrat dengan total per porsi 8 ons. Hal ini memungkinkan Anda untuk menikmati produk dengan sedikit rasa manis, tetapi tidak terlalu banyak menambahkan gula.

Adapun gula tambahan yang perlu Anda amati (dan hindari) di label produk yoghurt antara lain: agave nectar, barley malt, beet sugar, blackstrap molasses, brown rice sugar, buttered syrup, cane juice, caramel, coconut sugar, corn sweetener, date sugar, ethyl maltol, malt syrup, dan panela.

Supaya manfaat dari yoghurt untuk kesehatan tubuh optimal, pastikan untuk memilih mempertimbangkan kadar gula dalam yoghurt supaya nantinya tidak mengancam kadar gula darah Anda. Pilihlah yoghurt yang plain dan andalkan buah-buahan sebagai sumber pemanis alami.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar