Sukses

Mengungkap Ragam Manfaat Sehat Akupunktur

Butuh pengobatan alternatif yang terpercaya? Tidak ada salahnya untuk mencoba akupunktur. Cari tahu apa saja manfaatnya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Akupunktur menjadi salah satu metode alternatif kuno yang hingga kini masih sering dilakukan. Teknik pengobatan yang berasal dari Tiongkok ini diyakini bisa mengobati bermacam penyakit, mulai dari stres, alergi, dan lainnya.

Seiring berkembangnya zaman, akupunktur kini mulai menjadi salah satu terapi utama yang banyak diakui oleh para dokter dan ahli kesehatan. Pada saat yang sama, penemuan baru yang menarik tentang bagaimana akupunktur bekerja juga meningkatkan posisinya sebagai perawatan medis yang terpercaya secara keseluruhan.

"Ada banyak penelitian berkualitas yang mendukung penggunaan akupunktur untuk sejumlah kondisi kesehatan," kata kepala departemen manajemen nyeri di Atrius Health di Boston dan asisten profesor di Harvard Medical School, Joseph F. Audette, M.D.

Menurut Audette, akupunktur juga memiliki efek baik pada sistem saraf. Terapi ini terbukti mampu memberikan sensasi relaks, sehingga proses peremajaan tubuh akan berlangsung lebih optimal.

“Ketika jarum ditusukkan, itu merangsang saraf kecil di bawah kulit dan memicu reaksi berantai yang mematikan respons peradangan. Alhasil, tingkat stres Anda menurun drastis,” katanya.

Senada dengan itu, satu studi baru yang inovatif dari Indiana University School of Medicine mengungkapkan bahwa teknik pengobatan dengan tusuk jarum ini mendorong pelepasan sel-sel induk yang dapat membantu tendon dan perbaikan jaringan lainnya. Penelitian itu juga menyebutkan bahwa akupunktur membantu tubuh menghasilkan zat-zat antiperadangan yang berhubungan dengan proses penyembuhan.

Bahkan, penelitian di UCLA Medical Center juga mengungkapkan bahwa tusukan jarum akupuntur menyebabkan kulit memicu pelepasan molekul oksida nitrat. Ini adalah gas yang meningkatkan sirkulasi di pembuluh darah terkecil di kulit. Dengan membawa zat yang dapat membantu mengurangi rasa sakit dan mengurangi peradangan, mikrosirkulasi tersebut sangat efektif untuk mengoptimalkan proses penyembuhan.

1 dari 3 halaman

Mengenal jenis-jenis akupunktur

Akupunktur terbagi menjadi tiga jenis, yaitu khas Tiongkok, Jepang, dan Korea. Ketiganya mengusung metode yang mirip, yaitu menusukkan jarum di titik-titik akupunktur pada tubuh―yang diduga berhubungan dengan bagian tubuh yang sakit. Perbedaannya terletak pada posisi jarum dan penempatannya.

  • Akupunktur khas Tiongkok

Pada akupunktur khas Tiongkok, jarum yang digunakan lebih tebal dan ditusukkan lebih dalam ke kulit. Ahli akupuntur Tiongkok juga cenderung menggunakan lebih banyak jarum setiap sesinya, dan mencakup area yang lebih luas di seluruh tubuh.

  • Akupunktur khas Jepang

Teknik akupuntur Jepang menggunakan jarum yang lebih tipis, yang ditusukkan secara ringan ke kulit, berfokus pada perut, punggung, dan beberapa titik kunci di sepanjang sistem meridian atau jaringan titik akupunktur di seluruh tubuh.

  • Akupunktur khas Korea

Pada beberapa gaya akupunktur Korea, hanya empat jarum tipis yang digunakan dan ditempatkan secara strategis, tergantung pada kondisi penyakit yang hendak diobati.

Ketiga jenis akupunktur tersebut memiliki manfaat masing-masing. Akan tetapi, jika Anda merasa takut dengan jarum-jarum besar, akupuntur khas Jepang atau Korea dapat menjadi pilihan awal yang baik.

Selain tiga di atas, terdapat metode baru dari pengobatan akupuntur yang lebih modern. Metode ini disebut dengan elektro akupuntur.

Dalam akupunktur tradisional, setelah jarum ditusukkan di kulit, praktisi memijat atau memanipulasi pasien secara manual untuk merangsang sistem saraf. Namun, pada elektro akupunktur, praktisi tidak perlu melakukan hal itu lagi. Ini karena arus listrik yang digunakan mengalir di antara sepasang jarum untuk mencapai efek yang sama.

"Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa elektro akupunktur melepaskan hormon endorfin untuk menghilangkan rasa sakit. Akupunktur jenis ini juga menjamin respons yang cepat," ungkap Audette.

Untuk beberapa pasien baru, elektro akupunktur mungkin terasa menyeramkan karena menggunakan media listrik. Tak heran, ahli akupunktur berlisensi dari Physio Logic, Brooklyn, Amerika Serikat, menyatakan bahwa pasien membutuhkan penyesuaian diri untuk elektro akupunktur.

2 dari 3 halaman

Manfaat akupunktur

Semakin banyak penelitian yang mendapatkan hasil bahwa manfaat akupunktur lebih luas daripada yang dipikirkan dokter. Misalnya, penderita alergi yang mendapatkan perawatan akupunktur dapat berhenti mengonsumsi antihistamin sembilan hari lebih cepat daripada mereka yang tidak menggunakannya. Pada penelitian lain, akupunktur dihubungkan dengan perbaikan kondisi usus―yang sangat baik untuk pasien sindrom iritasi usus.

Menambah itu, sebuah studi dari Arizona State University menyebutkan bahwa akupunktur juga bisa memperbaiki kondisi kejiwaan. Hal ini bisa terjadi karena akupunktur itu sendiri dapat menekan rasa stres hingga tiga bulan setelah perawatan.

Adapun efek jangka panjang dari teknik akupunktur. Hal ini dikaitkan dengan sebuah sistem yang mengendalikan reaksi terhadap stres. Dalam sebuah penelitian pada hewan di Georgetown University Medical Center, tikus yang stres kronis dan diberi perawatan akupunktur mengalami penurunan hormon stres secara signifikan.

Di samping itu, para ilmuwan juga meyakini bahwa akupunktur merupakan metode pengobatan yang mampu mengurangi frekuensi migrain, membantu saat gejala PMS, meringankan insomnia, meningkatkan efektivitas obat depresi, menurunkan tekanan darah pada orang dengan hipertensi, dan mengurangi efek samping obat kemoterapi.

Itu dia fakta medis seputar akupunktur dan manfaat sehat yang ada di baliknya. Jika Anda ingin merasakan sendiri manfaat-manfaat tersebut, tak ada salahnya untuk mencoba teknik pengobatan yang satu ini. Namun sebelum itu, pastikan klinik akupunktur yang Anda pilih memiliki lisensi dan petugas yang berkompeten. Jangan sampai salah pilih, agar manfaatnya bisa benar-benar Anda rasakan sendiri.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar