Sukses

Awas, Tersengat Listrik Bisa Sebabkan 5 Hal Ini!

Luka tersengat listrik sekecil apa pun ternyata dapat menimbulkan efek serius terhadap tubuh Anda. Simak penjelasan medisnya berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Kakak kandung artis Syahrini yang bernama Ridwan Zaelani meninggal dunia pada Selasa (25/08). Awalnya, almarhum Ridwan sedang mencuci truk bersama dengan mekaniknya. Sayangnya, ia tak mengetahui bahwa truk tersebut aliran  listrik. Hingga akhirnya, almarhum meninggal akibat tersengat listrik bertegangan tinggi.

Luka karena tersetrum atau tersengat listrik (electrical injury) termasuk dalam kasus kecelakaan kerja. Di Amerika, tercatat ada 1000 kematian setiap tahunnya akibat kejadian ini. Meski belum ada data spesifik, hal yang serupa juga banyak terjadi di Indonesia.

Kondisi saat Anda tersetrum listrik

Tubuh manusia sendiri merupakan penghantar listrik, sehingga akan mudah merespons aliran listrik. Hal ini turut dipengaruhi oleh jenis dan kekuatan arus listrik, lama kontak dengan arus listrik, dan bagian tubuh mana yang terkena.

Saat terkena aliran listrik, beberapa hal berikut dapat terjadi dalam tubuh, yaitu:

1. Gangguan irama jantung

Jantung adalah organ vital utama yang terkena dampak saat tersetrum listrik. Pasien yang tersetrum listrik dapat mengalami gangguan detak jantung, seperti Atrial Fibrilasi (AF) dan Ventrikular Fibrilasi (VF). Keduanya dapat terjadi bahkan pada arus listrik bertegangan rendah (low voltage).

Gangguan detak jantung tersebut menyebabkan darah tidak dapat dipompa dengan baik ke seluruh tubuh, menurunnya tekanan darah, hingga henti jantung dan kematian. Kondisi ini dapat terjadi sesaat setelah tersetrum listrik hingga 12 jam setelahnya.

2. Gangguan pernapasan

Tersetrum listrik dapat menyebabkan kontraksi otot pernapasan yang tidak terkontrol, sehingga penderitanya sulit bernapas. Selain itu, arus listrik yang mengganggu otak juga dapat memengaruhi pusat pernapasan dan berujung pada berhentinya pernapasan.

3. Luka bakar

Luka akibat sengatan listrik sering kali tampak kecil, hanya meninggalkan bekas di area yang terkena kontak dengan sumber arus. Dari luar, luka bakar akan tampak kemerahan disertai lenting berisi air.

Namun, panas dari luka tersebut dapat merusak hingga jaringan kulit yang dalam, bahkan ke otot hingga tulang. Rusaknya pertahanan kulit tersebut menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan dan dehidrasi.

4. Kejang dan gangguan saraf lainnya

Arus listrik dapat menyebabkan gangguan aliran saraf, sehingga penderita mengalami kejang hingga hilang kesadaran. Tak hanya itu, arus listrik juga dapat menyebabkan cedera medula spinalis (tulang belakang) yang berakibat pada kelumpuhan anggota gerak.

Gangguan saraf juga dapat terjadi pada pasien yang tersetrum listrik tegangan rendah sekalipun. Kondisi ini umumnya akan menimbulkan rasa nyeri yang berlangsung lama dan menetap (neuropati kronik) di beberapa bagian tubuh, terutama anggota gerak.

5. Cedera akibat gerakan spontan

Setelah tersetrum listrik, korban umumnya akan melakukan gerakan spontan yang tidak disadari seperti melompat dan terjatuh. Gerakan-gerakan tersebut dapat menyebabkan cedera pada tubuh, terutama tulang. Mulai dari cedera tumpul di kepala, punggung, dan tungkai hingga patah tulang bisa terjadi akibat terbentur atau tertimpa benda berat di sekitar korban.

Cegah tersengat listrik dengan tindakan preventif

Gangguan kesehatan karena tersetrum listrik memang cukup banyak terjadi hingga mengancam nyawa. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk melakukan upaya pencegahan. Tutuplah area-area yang bertegangan listrik dan berpotensi mengalirkan arus listrik dengan penghalang yang terbuat dari isolator, seperti karet atau plastik.

Hindari menyentuh kabel listrik saat tangan dalam kondisi basah atau menyentuh kabel yang kondisinya sudah rusak.  Sementara itu, bila Anda menemukan orang yang tersetrum listrik, sedapat mungkin matikan sumber listrik bila memang kondisinya aman.

Dorong korban menggunakan barang yang tidak mengalirkan listrik seperti sapu atau tongkat kayu, untuk menjauh dari aliran listrik. Pastikan diri Anda sudah aman dengan berdiri di atas alas karet atau tumpukan kain. Jangan lupa untuk mengenakan alas kaki berbahan karet. Kemudian, segera hubungi petugas kesehatan terdekat.

Tersetrum atau tersengat listrik tak bisa dianggap sepele. Anda bisa belajar dari kejadian yang menimpa almarhum Ridwan Zaelani, kakak dari penyanyi Syahrini. Periksalah kabel di rumah Anda secara rutin untuk menghindari tersetrum listrik akibat kelalaian mengganti atau memperbaiki kabel yang rusak.

[NP/ RVS]

1 Komentar