Sukses

Ingin Tambah Cerdas Saat Tidur, Lakukan Kiat Ini

Ada banyak cara untuk meningkatkan kecerdasan. Bahkan, tidur juga dapat membantu mendorong tingkat kecerdasan Anda lebih optimal!

Klikdokter.com, Jakarta Kecerdasan manusia ditentukan oleh banyak hal, antara lain faktor genetik, keturunan, gizi, dan lingkungan. Kecerdasan juga dibagi menjadi beberapa bagian yakni linguistik, logika, spasial, gerakan, musikal, interpersonal, intrapersonal, hingga naturalis. Pastinya semua orang ingin terus bisa meningkatkan kecerdasan mereka. Berbagai cara dilakukan, mulai dari melatih daya pikir, menstimuli otak dengan berbagai aktivitas, konsumsi makanan yang kaya nutrisi untuk otak, dan masih banyak lagi. Namun, ternyata tak banyak orang yang tahu bahwa kecerdasan juga bisa ditingkatkan saat tidur. Kok, bisa?

Kecerdasan berawal dari masa kelahiran. Seseorang mewarisi kecerdasan dari orang tuanya, meski kondisi tersebut tak selamanya mutlak. Menurut dr. Anita Amalia Sari dari KlikDokter, orang tua yang cerdas sebagian besar akan melahirkan anak yang cerdas. Konidisi sebaliknya juga bisa terjadi. Hal ini dikarenakan faktor lingkungan juga berperan penting.

Pada tahun 2013, sebuah studi yang menganalisis DNA dan tes IQ dilaksanakan oleh peneliti dari Universitas Quensland, Australia, memaparkan bahwa kontribusi gen pada IQ ternyata hanya 20-40 persen.

1 dari 2 halaman

Tips meningkatkan kecerdasan saat tidur

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk bisa meningkatkan kecerdasan, mulai dari menjaga asupan makanan, olahraga, hingga mengasah otak dengan terus belajar. Selain itu, Anda juga bisa meningkatkan kecerdasan saat tidur juga, lho! Tak percaya? Lakukan kiat-kiat di bawah ini!

  1. Pasang aromaterapi di kamar

Berdasarkan sebuah studi, aromaterapi – khususnya aroma mawar – dapat menciptakan sensasi relaksasi pada otak. Mereka yang terpapar dengan aroma ini pada malam hari saat tidur bakal merasakan efek istirahat yang lebih tenang dan itu bagus untuk kesehatan otak. Para peneliti mengatakan bahwa sistem penciuman mengaktifkan ingatan di hipokampus, sehingga membuatnya lebih mudah untuk menyimpan info baru. Tak usah terlalu banyak, taruh secukupnya di kamar Anda.

  1. Hindari konsumsi camilan tak sehat di malam hari

Jika Anda merasa lapar pada malam hari, biasanya pilihan utama adalah mengambil camilan tak sehat dari dalam kulkas atau lemari makanan. Studi dari Universitas California, Los Angeles (UCLA), Amerika Serkat (AS), menemukan bahwa makan pada jam yang seharusnya Anda sudah tertidur lelap bisa mengganggu aktivitas protein yang memengaruhi kesehatan otak.

  1. Belajar sebelum tidur

Ingin memastikan Anda mengingat apa yang baru saja dipelajari? Tinjaulah tepat sebelum tidur. Mereka yang menghafal atau mempelajari sesuatu sebelum tidur dipercaya memiliki ingatan serta kecerdasan yang lebih baik. Faktanya, tidur bisa membantu menstabilkan kenangan deklaratif yang baru saja dipelajari.

  1. Tidur siang bila ada waktu

Peneliti dari Universitas California, Berkeley, AS, meminta sekelompok kecil peserta untuk menyelesaikan tugas belajar yang sulit. Mereka kemudian tidur siang dan melakukan lebih banyak kegiatan belajar di malam hari. Ternyata, mereka yang tidur siang mampu meningkatkan kinerja belajar di malam hari.

Para peneliti mengatakan bahwa tidur bertindak seperti “pembersih” untuk membersihkan kekacauan otak, sehingga informasi baru dapat dipelajari dan diingat lebih mudah.

  1. Bangun tepat waktu

Biasanya orang menganggap lebih lama tidur akan lebih baik. Padahal, tidak juga. Menurut studi yang dipublikasikan di “Journal of American Gertiatrics Society”, mereka yang tidur kurang dari 5 jam atau lebih dari 9 jam memperoleh hasil tes kognitif yang lebih buruk dibandingkan dengan mereka yang tidur dan bangun tepat waktu. Bahkan, baik tidur terlalu lama atau terlalu sebentar dapat membuat otak berusia lebih tua 2 tahun.

Selain lima kiat untuk meningkatkan kecerdasaan saat tidur seperti di atas, kombinasikan juga dengan nutrisi dari makanan bergizi seimbang. Untuk perkembangan dan kesehatan otak, zat docosahexaenoic acid atau DHA diketahui baik untuk dikonsumsi. DHA terkandung dalam makanan seperti ikan salmon, rumput laut, minyak canola, biji rami, dan lain-lain. Jadi kombinasi gaya hidup sehat dengan olahraga teratur, makanan bergizi, menjauhi rokok dan alkohol serta mengelola stres, akan semakin bermanfaat dengan durasi tidur yang cukup.

[RN/ RVS]

1 Komentar