Sukses

Keajaiban Serat untuk Turunkan Kolesterol

Kolesterol Anda tinggi? Bantu turunkan dengan mencukupi kebutuhan konsumsi serat Anda!

Klikdokter.com, Jakarta Kolesterol tinggi telah menjadi masalah kesehatan yang ditakuti oleh banyak orang. Bagaimana tidak, kadar kolesterol yang tinggi – terutama LDL (kolesterol “jahat”) – adalah faktor risiko terjadinya serangan jantung, yang merupakan pembunuh dan penyebab kecacatan nomor satu di Indonesia sekarang ini. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan konsumsi serat yang cukup.

Berdasarkan penelitian, penurunan kadar LDL sedikit saja – sebesar 10% -- telah dapat menurunkan risiko terjadinya serangan jantung sebesar 25%. Oleh karena itu, sangatlah penting menurunkan kadar kolesterol untuk menjaga agar jantung selalu sehat.

Bagi Anda yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi, umumnya perlu dibantu dengan mengonsumsi obat yang diresepkan oleh dokter. Meski demikian, faktor makanan juga tidak dapat dipandang remeh. Justru menjaga pola makan adalah hal yang lebih penting untuk dilakukan – selain tentunya mengonsumsi obat dengan teratur dan sesuai dengan petunjuk dokter.

Pentingnya konsumsi serat

Di samping membatasi konsumsi lemak, berbagai penelitian telah menunjukkan manfaat dari konsumsi serat dalam menurunkan kolesterol. Konsumsi serat – terutama serat larut – didapati berhasil menurunkan kadar kolesterol dan menurunkan angka kejadian serangan jantung.

Serat ada dua jenis, yakni serat tidak larut dan serat larut. Serat tidak larut umumnya terdapat di sayur-sayuran hijau. Sementara itu, serat larut bisa didapatkan dari oatmeal, pisang, apel, pir, dan kacang merah.

Mengonsumsi setidaknya 25-30 gram total serat dan 5-10 gram serat larut dalam sehari dapat membantu menurunkan kolesterol Anda, apabila dilakukan secara rutin. Penelitian telah membuktikan bahwa konsumsi 10 gram serat larut dalam sehari dapat menurunkan kadar LDL sebesar 5%.

Anda dapat makan oatmeal untuk sarapan. Satu mangkuk oatmeal sudah menyediakan 3-4 gram serat untuk Anda. Agar serat larut yang Anda konsumsi semakin banyak, Anda juga dapat menambahkan pisang, apel, dan pir ke dalam oatmeal tersebut, ataupun mengonsumsinya sebagai makanan selingan.

Peran serat dalam menurunkan kolesterol

Serat larut berperan penting untuk menurunkan kolesterol dalam tubuh melalui mekanisme pengikatan asam empedu. Asam empedu dibuat oleh tubuh dari kolesterol untuk membantu mencerna lemak dari makanan. Dengan diikat dan dibuangnya asam empedu dari tubuh, maka otomatis tubuh pun akan kekurangan asam empedu.

Mengingat perannya yang krusial, maka asam empedu tidak boleh dibiarkan kurang. Oleh karena itu, tubuh pun dipaksa untuk membentuk lagi asam empedu dari kolesterol. Karena terpakai untuk membuat asam empedu baru, maka kadar kolesterol dalam tubuh pun akan berkurang.

Jangan lupa diet rendah lemak

Jika ingin berhasil menurunkan kadar kolesterol dengan meningkatkan konsumsi serat, Anda juga tidak boleh lupa untuk mengatur konsumsi lemak. Dianjurkan untuk membatasi konsumsi lemak maksimal 30% dari total energi dalam diet, maksimal 10% lemak jenuh, dan maksimal 300 mg kolesterol per harinya.

Makanan yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang perlu Anda kurangi, antara lain daging merah berlemak, mentega, keju, susu full cream, margarin, dan lainnya.

Hidup sehat dan bebas kolesterol berawal dari pola makan Anda! Jadi pastikan Anda mencukupi kebutuhan serat dan membatasi asupan lemak jenuh dalam menu sehari-hari.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar