Sukses

Sering Berkeringat Berlebihan? Hati-Hati Diabetes

Gejala diabetes paling umum adalah sering lapar, haus, dan buang air kecil. Apakah sering berkeringat berlebihan juga salah satu gejalanya?

Klikdokter.com, Jakarta Gejala diabetes yang paling banyak diketahui orang adalah sering merasa lapar, haus, serta sering buang air kecil. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa sering berkeringat secara berlebih juga merupakan gejala dari diabetes. Apa benar?

Gejala diabetes yang membuat penderitanya sering lapar atau polifagi disebabkan oleh sel yang tidak mendapatkan gula secara cukup. Manusia memiliki hormon insulin, yang fungsinya adalah menurunkan kadar gula dalam darah dan memasukkan gula di darah ke sel.

Pada diabetes, insulin tidak dapat bekerja dengan sempurna.  Pada diabetes tipe 1, insulin jumlahnya secara mutlak kurang karena produksinya yang tidak memadai. Sedangkan pada diabetes tipe 2, jumlah insulin sebenarnya cukup tapi tidak sensitif, dalam arti insulin tidak sensitif dalam mengenali kadar gula dalam darah. Akibatnya, gula dalam darah yang seharusnya masuk ke dalam sel untuk digunakan, tidak dapat digunakan oleh sel. Gula di darah akan meningkat dan sel pun tak dapat menggunakan gula untuk metabolisme.

Sel yang tidak mendapat gula yang cukup akan mencetuskan sinyal lapar, sehingga timbul sensasi lapar. Selanjutnya, gula yang tinggi di dalam darah ini akan disaring di ginjal dan kelebihannya akan dikeluarkan melalui urine. Tingginya kadar gula dalam urine akan bersifat menarik cairan, sehingga produksi urine yang kadar gulanya tinggi juga akan meningkat. Hal ini menyebabkan seseorang dengan diabetes sering buang air kecil atau istilah medisnya adalah poliuri.

Kondisi sering buang air kecil menyebabkan cairan di dalam tubuh berkurang. Selain itu, kadar gula darah yang tinggi di dalam darah akan menarik cairan yang berada di dalam sel, sehingga sel akan menurun konsentrasi cairannya. Konsentrasi cairan di dalam sel yang menurun akan merangsang sensasi haus. Kondisi inilah yang menyebabkan rasa sering haus atau polidipsi timbul pada diabetes.

1 dari 2 halaman

Penyebab sering berkeringat berlebihan pada penderita diabetes

Keringat berlebih bisa terjadi pada banyak kondisi, mulai dari demam, infeksi, nyeri hebat, kelainan kelenjar keringat, stres, konsumsi obat tertentu, dan masih banyak lagi. Kadar gula yang sangat rendah pun bisa menyebabkan seseorang berkeringat berlebihan.

Sering kali, beberapa orang dengan diabetes menjadi takut untuk makan sehingga asupan hariannya sangat rendah. Kombinasi asupan harian rendah dan mengonsumsi obat penurun gula darah inilah yang menyebabkan kadar gula darah sangat rendah atau hipoglikemia, sehingga menimbulkan gejala berkeringat berlebihan.

Pada diabetes juga bisa terjadi keluhan berkeringat berlebihan yang disebabkan oleh gangguan pada sistem saraf. Apabila kadar gula darah terus-menerus tinggi dan tidak terkontrol dengan baik, maka komplikasi diabetes dapat muncul. Komplikasi yang bisa timbul antara lain berupa gangguan penglihatan, gangguan pada ginjal, gangguan jantung, stroke, gangguan saraf, dan lain-lain. Nah, keringat berlebihan ini diakibatkan oleh komplikasi gangguan saraf  yang terjadi pada penderita diabetes.

Kondisi gangguan saraf ini disebut juga dengan neuropati diabetes. Keluarnya keringat diatur oleh saraf involunter atau saraf otonom. Saraf ini mengatur beberapa sistem secara otomatis dan tanpa disadari, termasuk di antaranya kemampuan untuk berkeringat. Akibatnya, pengaturan keluarnya keringat dari tubuh pada penderita diabetes bisa terganggu—bisa jadi sering berkeringat berlebihan, tapi bisa juga malah tak mampu berkeringat.

Bentuk kelainan sering berkeringat berlebihan pada diabetes juga sering dikaitkan dengan terminologi gustatory sweating, yaitu sering berkeringat di daerah wajah, kepala, dan leher yang terjadi setelah makan. Gustatory sweating akan menjadi hal normal bila munculnya keringat terjadi setelah konsumsi makanan yang panas atau sangat pedas.

Sering berkeringat berlebihan bisa mencerminkan beberapa kondisi, tidak hanya diabetes. Namun, bila sering berkeringat disertai gejala lainnya yang mengarah pada penyakit diabetes lainnya, yaitu sering merasa lapar (polifagi), sering haus (polidipsi), dan sering buang air kecil (poliuri), bisa jadi memang kondisi yang dialami ini merupakan diabetes. Supaya bisa segera ditangani, konsultasikan ini ke dokter dan lakukan pemeriksaan rutin kondisi gula darah, ya!

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar