Sukses

Pentingnya Merawat Payudara selama Masa Menyusui

Pastikan Anda merawat payudara dengan baik agar proses menyusui lancar. Ini tipsnya!

Klikdokter.com, Jakarta Menyusui tak hanya memberikan manfaat bagi bayi, tetapi juga ibu. Karena itu, demi kelancaran proses menyusui, sangat penting bagi ibu untuk merawat payudara dengan baik. Apalagi saat menyusui, terkadang ibu dapat mengalami berbagai keluhan, salah satunya puting lecet.

Nah, dengan memberikan perhatian khusus pada payudara, beragam masalah yang dapat terjadi saat menyusui bisa diminimalkan. Berikut beberapa tips dalam merawat payudara selama masa menyusui:

  • Lakukan pemijatan ringan dan pengosongan payudara secara rutin. Pemijatan dapat dilakukan sebelum menyusui bayi. Hal ini dapat memperlancar produksi ASI dan mencegah terjadinya sumbatan di saluran ASI. Selain itu, pastikan Anda selalu mengosongkan payudara setiap 2-3 jam sekali.
  • Kompres payudara menggunakan air hangat. Hal ini perlu dilakukan saat payudara terasa bengkak dan nyeri. Basahi handuk dengan air hangat, lalu kompres payudara sambil dipijat secara perlahan. Selain itu, Anda juga bisa mandi menggunakan air hangat sambil memijat payudara secara lembut dari pangkal menuju ke arah puting.
  • Gunakan kedua payudara secara bergantian saat menyusui. Terlalu sering menyusui bayi hanya pada salah satu payudara saja dapat menyebabkan pembengkakan, iritasi, dan infeksi pada payudara yang jarang digunakan.
  • Pastikan mencuci tangan sebelum menyusui. Cuci tangan harus menggunakan sabun dan air mengalir. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya Kemudian, bersihkan area payudara secara perlahan. Lebih lanjut, Anda disarankan mengoleskan sedikit ASI di puting payudara sebelum dan setelah menyusui. Hal tersebut juga dapat mencegah infeksi dan lecet pada puting.
  • Gunakan bra khusus untuk menyusui. Jangan gunakan bra dan pakaian yang terlalu ketat. Hal tersebut dapat menyebabkan sumbatan aliran ASI. Pilih bra yang bahannya menyerap keringat seperti katun agar tidak lembap dan menjadi lokasi yang ideal untuk pertumbuhan kuman.
  • Pastikan perlekatan bayi benar ketika sedang menyusui. Tanda perlekatan yang benar, yaitu dagu bayi menempel pada payudara ibu, mulut bayi terbuka lebar, hampir semua bagian areola masuk, dan tidak terdengar suara mencecap.
1 dari 2 halaman

Manfaat menyusui untuk bayi dan ibu

Pemberian ASI sangat dianjurkan untuk bayi karena kaya akan nutrisi. Inilah beberapa zat nutrisi di dalam ASI yang sangat bermanfaat untuk kesehatan bayi:

  • Kolostrum

Kolostrum adalah ASI yang keluar pada hari kedua sampai ketiga setelah melahirkan. Kolostrum sangat baik diberikan kepada bayi karena mengandung antibodi dan sel darah putih, protein, mineral, dan vitamin larut lemak (A, E, dan K).

  • Antibodi

ASI mengandung berbagai jenis antibodi dari tubuh ibu yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi. Kandungan antibodi paling tinggi dalam ASI, yaitu imunoglobulin A (IgA).

  • Hormon

Kandungan hormon dan faktor pertumbuhan di dalam ASI membantu fungsi tubuh serta mendukung pertumbuhan bayi.

  • Protein whey

Kandungan protein whey yang tinggi di dalam ASI membuat ASI lebih mudah dan cepat dicerna oleh usus bayi.

  • Laktoferin dan lisozim

Di dalam ASI terkandung dua protein yang dapat mencegah pertumbuhan kuman, yaitu laktoferin dan lisozim. Kedua protein ini dapat mencegah pertumbuhan virus, bakteri, dan jamur di saluran pencernaan bayi.

  • Amilase dan lipase

ASI mengandung enzim pencernaan seperti amilase dan lipase yang diperlukan untuk proses pencernaan lemak. Hal ini juga akan membantu bayi mencerna ASI yang diminumnya.

Tidak hanya bermanfaat untuk bayi, menyusui juga memberikan keuntungan untuk sang ibu. Manfaat tersebut antara lain menurunkan berat badan, menurunkan risiko kanker payudara dan kanker ovarium, serta mengurangi perdarahan pasca melahirkan. Selain manfaat kesehatan, menyusui juga dapat meningkatkan hubungan kasih sayang antara ibu dan anak.

Selama masa menyusui, merawat payudara sangat penting untuk kelancaran proses menyusui Anda. Jika payudara sudah telanjur mengalami lecet, oleskan krim khusus untuk daerah puting dari dokter. Tidak perlu ragu untuk berkonsultasi dengan dokter apabila terdapat kendala dalam proses menyusui Anda.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar