Sukses

Atasi Gejala Parkinson dengan Bernyanyi

Begitu banyak manfaat yang didapat ketika Anda aktif bernyanyi, salah satunya untuk membantu mencegah Parkinson.

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu kegiatan menyenangkan dan murah meriah yang bisa meredakan penat ialah bernyanyi. Tak membutuhkan suara merdu bak penyanyi profesional, selama itu hanya untuk menenangkan diri sendiri, bernyanyi dengan suara ala kadarnya pun sah-sah saja. Nah, selain bisa melipur hati dan pikiran, siapa sangka bernyanyi juga bisa mencegah Anda dari penyakit Parkinson?

Dilansir Medical News Today, Parkinson merupakan gangguan degeneratif sistem saraf pusat yang memengaruhi setidaknya 1 juta orang Amerika. Gejala-gejala Parkinson umumnya berupa tremor pada tangan, lengan, kaki, wajah, dan rahang sehingga menyebabkan kelambatan gerak, masalah keseimbangan, serta perubahan emosional.

Namun, adanya gangguan pernapasan dan suara nyatanya juga dialami oleh 60-80 persen pasien Parkinson. Hal ini tentu saja dapat menurunkan kualitas hidup mereka secara signifikan.

Suara mereka menjadi monoton meskipun sedang menunjukkan emosi yang berbeda. Selain itu, munculnya suara keras dari saluran pernapasan juga makin mengganggu kehidupan mereka. Meski begitu, kerap kali pengobatan Parkinson tidak memberikan atensi terhadap gejala tersebut.

Melakukan stimulasi otak yang mendalam dari subthalamic nucleus memang bisa meredakan banyak gejala klasik dari Parkinson. Namun pada kenyataannya, pengobatan tersebut berefek samping pada memburuknya suara pasien.

Meskipun sudah ada terapi yang bertujuan untuk meningkatkan defisit suara para pasien Parkinson, ini tidak turut meningkatkan kualitas hidup mereka yang sempat menurun drastis karena sakit. Maka itu, sekelompok peneliti dari Iowa State University yang dipimpin oleh Elizabeth Stegemoller menyelidiki apakah bernyanyi secara berkelompok dapat meringankan gangguan suara sekaligus meningkatkan kembali kualitas hidup pasien Parkinson.

Manfaat bernyanyi untuk Parkinson

Sebelumnya, memang sudah ada yang meneliti tentang pengaruh bernyanyi terhadap pasien Parkinson. Namun, Elizabeth ingin menguji apakah menambahkan "dosis" atau frekuensi bernyanyi memengaruhi tingkat efektivitas penyembuhan Parkinson, misalnya dilakukan dua kali seminggu.

Dalam penelitian Elizabeth, sebanyak 27 pasien Parkinson mengikuti sesi bernyanyi berkelompok. Ada yang tergabung dalam kelompok seminggu sekali dan ada yang seminggu dua kali. Keduanya melakukan terapi bernyanyi itu selama 2 bulan.

Dan hasilnya, terjadi peningkatan yang signifikan terhadap kenyaringan suara dan kontrol menelan pada kelompok bernyanyi yang berlatih selama dua kali seminggu. Sedangkan pada kelompok bernyanyi seminggu sekali juga terjadi peningkatan, tetapi tidak sedrastis yang satunya. Meski begitu, kualitas hidup dan kepuasan hati mereka pun turut meningkat. Sebab pada dasarnya, bernyanyi merupakan budaya universal yang bisa meningkatkan energi positif sekaligus mengontrol pernapasan dengan lebih baik.

Tak cuma membantu meredakan gejala Parkinson, menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, bernyanyi juga bermanfaat untuk:

  • Menambah imunitas tubuh
  • Meningkatkan kecerdasan
  • Meredakan rasa nyeri
  • Dan memperlancar peredaran darah dalam tubuh (meningkatkan kadar oksigen dalam darah)

Nah, itu dia manfaat bernyanyi untuk pasien Parkinson. Selain bisa memulihkan gejala-gejalanya, semangat mereka untuk menjalani hidup pun bisa ikut bertambah. Bagi Anda yang ingin punya tubuh dan mental sehat, juga bisa menjadikan bernyanyi sebagai hobi baru. Adanya semangat dan kepuasan hati disinyalir bisa mempercepat dan mengefektifkan pengobatan segala penyakit.  

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar