Sukses

Roy Kiyoshi Pasang Gigi Kelinci

Selain wanita, pria pun mendambakan gigi kelinci. Roy Kiyoshi salah satunya. Setelah meruncingkan dagunya, kini ia juga pasang gigi kelinci.

Klikdokter.com, Jakarta Tren kecantikan sekarang tak hanya terfokus pada kulit saja, melainkan gigi. Menilik lagi bertahun-tahun ke belakang, ada masanya pemasangan behel bukan sekadar persoalan kesehatan gigi, tapi bergeser menjadi tren estetika, bahkan menunjukkan status sosial khususnya di kota-kota besar. Gigi kelinci juga merupakan salah satu tren yang sedang ramai di masyarakat, terutama para selebritas. Kali ini, Roy Kiyoshi sang indigo yang mengikuti tren tersebut.

Memang gigi kelinci umumnya lebih diminati wanita karena dianggap menggemaskan, tapi buktinya, Roy pun tergoda pasang gigi kelinci. Entah apa alasan di balik Roy memasang gigi kelinci, tapi biasanya pada wanita, gigi kelinci (bukan gigi yang tonggos, ya!) memang bisa membuat penampilan lebih terlihat menggemaskan. Apakah Anda juga tertarik ingin memiliki gigi kelinci? Simak dulu fakta medisnya berikut ini.

Seputar gigi kelinci dan implan gigi

Saat Anda ingin memasang gigi kelinci, ini berarti tindakan yang dilakukan disebut dengan implan gigi. Menurut drg. Callista Argentina dari KlikDokter, penggunaan implan gigi saat ini sudah makin meluas dan menjadi salah satu alternatif terbaik untuk membuat gigi tiruan. 

Implan gigi memiliki sedikit perbedaan dengan pembuatan gigi tiruan pada umumnya. Pada implan gigi, tindakan dilakukan pada dua bagian, yaitu intrastruktur yang tertanam dalam tulang dan suprastruktur yang menggantikan mahkota gigi. Sedangkan pada pembuatan gigi tiruan biasa, tindakan dilakukan hanya pada mahkota giginya saja. 

Implan gigi dapat dikatakan sebagai sekrup yang dipasang dalam tulang dan bagian atasnya dipasangkan mahkota tiruan. Itulah mengapa saat membuat gigi kelinci, implan gigi menjadi alternatif karena dapat menggantikan lebih dari satu gigi. Nah, sekrup tersebut akan menggantikan akar gigi yang diteruskan sampai ke tulang rahang.

Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum implan gigi

Salah satu hal penting yang harus dipertimbangkan dalam prosedur implan gigi, termasuk pemasangan gigi kelinci, adalah faktor usia. Pasalnya, tindakan ini membutuhkan jaringan tulang rahang yang kuat dan sehat serta tidak sedang dalam masa pertumbuhan. Jadi, usia minimal untuk melakukan implan gigi adalah 15 tahun untuk wanita dan 18 tahun untuk pria.

Seperti dilansir dari WebMD, selain faktor usia, bila Anda ingin melakukan implan gigi, pastikan Anda juga memiliki gusi yang sehat. Anda pun harus berkomitmen untuk disiplin menjaga kebersihan mulut dan berkonsultasi dengan dokter gigi secara teratur. Bagi Anda yang merupakan perokok berat dan memiliki penyakit kronis, lebih baik diskusikan dulu hal ini dengan dokter supaya Anda bisa mengetahui pengaruh tindakan impan gigi terhadap kondisi kesehatan Anda.

Manfaat implan gigi

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari pemasangan gigi kelinci atau impan gigi secara umum:

  • Meningkatkan penampilan. Mungkin ini merupakan faktor utama sebagian besar orang atau figur publik melakukan implan gigi, yang salah satunya adalah memasang gigi kelinci.
  • Meningkatkan kenyamanan. Menggunakan gigi palsu biasa yang ukurannya tidak pas bisa membuat 'tergelincir' di dalam mulut. Sedangkan pada implan, ukurannya akan sama dengan ukuran gigi asli, tidak mudah copot, tahan lama, dan tidak membuat senyum Anda terlihat aneh. Bahkan bagi para lansia, mereka tak perlu khawatir 'kehilangan' giginya karena lupa tempat mereka meletakkan gigi palsunya.
  • Meningkatkan kesehatan mulut. Dengan melakukan implan gigi, Anda tidak perlu mencabut gigi yang lain dan ini bisa meningkatkan kesehatan mulut jangka panjang.

Pemasangan gigi kelinci memang bisa membuat pemiliknya tampak lebih menarik. Mungkin inilah salah satu alasan Roy Kiyoshi pasang gigi kelinci. Jika Anda menginginkannya juga, jangan lupa mendiskusikan ini terlebih dulu dengan dokter gigi yang terpercaya, bukan tukang gigi! Pastikan Anda memenuhi persyaratan seperti usia, kondisi gigi dan gusi, serta ada atau tidaknya penyakit tertentu.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar