Sukses

Mat Solar Aktor Sinetron Bajaj Bajuri, Terserang Stroke

Lama tak muncul, aktor Bajaj Bajuri, Mat Solar dikabarkan terkena penyakit stroke. Apa penyebab stroke dan bagaimana gejalanya?

Klikdokter.com, Jakarta Setelah lama tak terdengar kabarnya, aktor Mat Solar yang terkenal dalam perannya di sinetron Bajaj Bajuri diberitakan mengalami penyakit stroke, seperti dilansir Liputan6. Wajahnya kembali muncul ketika menghadiri wisuda sang anak di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) beberapa waktu lalu. Ia tampak memakai kursi roda saat itu.

Pria 55 tahun itu berpakaian serba putih, berfoto dengan anak beserta keluarganya. Ia terlihat lebih kurus dari sebelumnya. Kemudian, banyak berita yang bermunculan mengenai sakitnya Mat Solar.

Lewat beberapa video yang diunggah di dunia maya, Mat Solar tampak sudah bisa bicara tapi terbata-bata. Ia diketahui sudah mengalami sakit stroke sejak 2015. Akan tetapi, seperti dijelaskan sang istri, Ida Nurlela, serangan stroke yang pertama dialami suaminya masih tergolong stroke ringan.

Mat Solar yang sudah berhenti syuting sejak 2015 itu kemudian kembali terserang stroke pada Juli 2018. Istrinya bercerita bahwa Mat Solar tiba-tiba terjatuh setelah menonton Piala Dunia di televisi. Mat Solar sempat dibawa ke UGD Rumah Sakit Pondok Indah dan kemudian kembali normal. Namun, pria yang juga terkenal lewat sinetron Tukang Bubur Naik Haji ini kembali terserang, dan kini sedang menjalani perawatan.

1 dari 2 halaman

Kenali penyebab dan gejala stroke

Stroke adalah salah satu penyakit mematikan di Indonesia, selain jantung. Menurut dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter, stroke bisa menyerang tak mengenal waktu dan tempat. Stroke merupakan gangguan neurologis akibat tersumbatnya pembuluh darah (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah yang ada di otak (stroke hemoragik).

Otak adalah organ yang berfungsi mengatur fungsi dari berbagai organ yang lain di tubuh manusia. Jadi, sewaktu terjadi gangguan pada otak, itu akan berdampak pada fungsi organ lain.

Namun, gangguan akibat stroke dapat diatasi dengan deteksi yang cepat dan penanganan yang tepat. Ada beberapa gejala khas stroke yang penting untuk dikenali, seperti:

  1. Melemahnya wajah, tangan atau kaki di salah satu sisi tubuh

Salah satu fungsi otak adalah mengatur kekuatan otot. Bagian otak tertentu mengatur bagian tubuh yang berbeda. Apabila bagian otak tertentu terganggu, akan menimbulkan gangguan pada bagian tubuh yang diatur oleh bagian otak tersebut. Salah satu gejala yang umum dialami oleh pasien stroke adalah kelemahan tubuh pada satu sisi tubuh saja, kanan atau kiri. Pasien stroke akan mengeluh bicara menjadi pelo (cadel), atau mata tidak bisa membuka.

  1. Kehilangan penglihatan, koordinasi tubuh, dan sensasi secara tiba-tiba

Keluhan lain yang dapat dialami oleh pasien stroke adalah kehilangan kemampuan sensorik. Kemampuan sensorik dapat berupa gangguan melihat dan gangguan memahami pembicaraan.

  1. Sakit kepala tiba-tiba

Apabila seorang mengalami stroke perdarahan, akan terjadi peningkatan tekanan di dalam otak. Ini karena rongga tengkorak yang luas tetap harus menerima volume tambahan berupa darah, yang pada akhirnya menyebabkan peningkatan tekanan dalam tengkorak. Peningkatan tekanan ini akan memicu sakit kepala tiba-tiba yang hebat.

  1. Mual dan muntah

Alvin menjelaskan bahwa peningkatan tekanan dalam kepala juga akan menyebabkan terangsangnya reseptor mual. Hal ini akan menyebabkan penderita stroke mengalami keluhan mual dan muntah yang hebat.

  1. Kehilangan kesadaran

Otak merupakan pusat dari segala aktivitas tubuh dan pusat kesadaran seseorang. Jika terjadi gangguan penyaluran oksigen ke otak, kesadaran pasien stroke akan menurun. Pasien akan cenderung tertidur, lemah dan, pada keadaan yang lebih parah, pasien akan mengalami koma.

Mat Solar yang pernah sangat dikenal lewat sinteron Bajaj Bajuri, kini sedang menjalani pemulihan dari stroke yang dialaminya. Stroke memang bisa menyerang kapan saja dan di mana saja. Waspadai serangan stroke dengan memperhatikan gejala-gejalanya. Jangan lupa juga untuk membiasakan hidup sehat dengan berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta mengelola stres dengan baik.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar