Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Rutin Minum Kopi Kurangi Risiko Kematian Akibat Penyakit Ginjal?

Rutin Minum Kopi Kurangi Risiko Kematian Akibat Penyakit Ginjal?

Minum kopi memberikan banyak manfaat, salah satunya untuk kesehatan ginjal Anda. Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Popularitas kopi yang terus berkembang di penjuru dunia menjadikannya subjek penelitian intensif. Tak sedikit penelitian mengenai efek kesehatan dari minuman ini.

Penelitian menunjukkan, konsumsi kopi memberikan efek protektif terhadap penyakit Parkinson, diabetes tipe 2, penyakit jantung, hingga liver. Bahkan, sebuah studi di Harvard tahun 2013 menunjukkan bahwa minum kopi sebanyak 2–3 cangkir sehari mampu menurunkan risiko bunuh diri sebesar 45 persen.

Lebih lanjut, para praktisi medis menuturkan bahwa kopi memiliki kandungan kafein yang merupakan stimulan dalam meningkatkan suasana hati atau mood seseorang.

Selain itu, konsumsi kopi dikaitkan dengan menurunnya risiko kematian akibat penyakit ginjal. Apa benar kopi bisa bermanfaat untuk ginjal? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

1 dari 3 halaman

Manfaat Kopi untuk Penyakit Ginjal

Sebagian pendapat menyebutkan, kopi bisa berefek buruk untuk ginjal karena kekentalan dan kepekatannya. Namun ternyata, sebuah studi yang dilansir dari WebMD menampik hal tersebut. Karena justru sebaliknya, kopi bermanfaat untuk kesehatan ginjal.

Sebuah penelitian di Korea yang dilakukan terhadap lebih dari 2.600 wanita menunjukkan bahwa konsumsi kopi berkaitan dengan penurunan risiko penyakit ginjal, termasuk pada wanita dengan diabetes.

Hasil meta-analisis di atas serupa dengan penelitian yang dilakukan di negara lain, khususnya Pantai Pasifik Nikaragua, di mana prevalensi penyakit ginjal kronis yang lebih rendah di desa-desa penghasil kopi telah dicatat.

Artikel Lainnya: Benarkah Konsumsi Kafein Berlebihan Saat Hamil Rusak Ginjal Bayi?

Sebuah penelitian lain yang melibatkan ribuan orang dengan penyakit ginjal kronis menemukan bahwa kenaikan asupan kafein harian dari minum kopi dapat menurunkan tingkat kematian dini. Hal itu disampaikan oleh Miguel Bigotte Vieira, peneliti dari North Lisbon Hospital Center di Portugal.

Kemudian melalui penelitian tersebut, tim Vieira melacak data dari 4.863 pasien dengan penyakit ginjal kronis asal Amerika Serikat dari tahun 1999 hingga 2010.

Meskipun penelitian tidak dapat membuktikan sebab-akibat, tetapi ditemukan bahwa asupan kafein yang lebih besar berkaitan dengan harapan hidup yang lebih tinggi untuk orang yang mengidap penyakit ginjal kronis.

Bila dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi kafein sangat sedikit, bahkan tidak sama sekali, orang dengan asupan kafein tinggi memiliki sekitar 25 persen risiko kematian yang lebih rendah dalam jangka waktu 5 tahun. Penemuan ini menjadi bukti bahwa kopi memiliki efek positif.

Menurut para peneliti lain, penyakit ginjal kronis memengaruhi 14 persen kematian orang di Amerika Serikat. Terlebih lagi, biaya perawatan kesehatan di Negeri Paman Sam ini cukup tinggi, sehingga semakin berisiko menyebabkan kematian.

Minum kopi dapat menjadi cara alternatif dalam mengatasi segala permasalahan di atas, khususnya penyakit ginjal kronis.

Artikel Lainnya: Penderita Hipertensi Bolehkah Tetap Minum Kopi?

2 dari 3 halaman

Batasan Minum Kopi yang Aman untuk Ginjal

Meski manfaat kopi untuk kesehatan ginjal sudah banyak dibuktikan, tetap batasi konsumsi minuman berkafein ini.

Menurut European Food Safety Authority, batas aman konsumsi kafein bagi orang dewasa tanpa riwayat penyakit tertentu adalah 400 mg per hari. Jumlah ini setara dengan 4 cangkir kopi, 10 kaleng minuman bersoda, atau 4 kaleng minuman berenergi.

Data lain juga menunjukkan, selama konsumsi kopi setiap hari tidak melebihi 3 hingga 4 cangkir (secangkir kopi 8 ons mengandung antara 100-200 mg kafein), tidak ada peningkatan risiko penyakit ginjal pada subjek muda yang normal dan sehat.

Jumlah tersebut aman untuk orang dewasa dengan berat badan normal. Namun, bila Anda termasuk dalam kategori berat badan kurang, maka artinya jumlah kafein yang Anda konsumsi harus lebih rendah dari itu.

Mengingat fakta dalam beberapa penelitian, kopi dapat meningkatkan tekanan darah pada orang yang tidak terbiasa dan orang dengan hipertensi yang sudah ada sebelumnya. Namun, hal ini tampaknya tidak berarti meningkatkan risiko penyakit ginjal.

Kemudian ada bukti beragam yang menunjukkan kemungkinan peran protektif kopi pada penyakit ginjal, terutama pada wanita. Pasien dengan batu ginjal kalsium oksalat mungkin disarankan untuk mengurangi asupan kopi karena kandungan oksalatnya.

Secara garis besar, minum kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit ginjal. Namun ingat, minum kopi secara berlebihan juga dapat mengganggu pola tidur Anda, menimbulkan keluhan migrain, jantung berdebar, dan nyeri ulu hati. Jadi, konsumsilah dalam batas wajar, ya!

Informasi menarik seputar kesehatan lainnya bisa Anda dapatkan dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

[WA]

2 Komentar