Sukses

Kekurangan Cairan Picu Sakit Pinggang, Benarkah?

Apakah benar kekurangan cairan bisa picu sakit pinggang? Jangan lewatkan fakta medisnya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Pernahkah Anda mengalami sakit pinggang? Jika ya, apakah sakit pinggang tersebut muncul secara tiba-tiba? Ataukah kondisi ini terjadi secara terus-menerus dan sudah dirasakan dalam waktu lama dan tak hilang dengan obat-obatan? Bisa jadi penyebab kondisi ini adalah karena Anda kekurangan cairan.

Jika jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas adalah ya, kemungkinan keluhan sakit pinggang yang Anda alami disebabkan karena batu ginjal.

Apa itu batu ginjal?

Batu ginjal adalah batu yang terbentuk di saluran kemih, mulai dari ginjal hingga saluran kencing. Ukurannya dapat berupa sebutir pasir hingga sebesar kelereng. Bahkan, ada yang mencapai ukuran bola kasti.

Batu ginjal yang ukurannya masih sangat kecil dapat tidak menyebabkan gejala. Batu ginjal ini kemudian dapat menyebabkan rasa sakit di daerah pinggang karena iritasi dan sumbatan di sepanjang saluran kemih. Rasa sakit ini dapat berupa sakit yang terasa parah di daerah pinggang belakang dan samping serta di bawah tulang iga. Rasa sakit juga dapat menjalar hingga ke perut bagian bawah dan selangkangan. Sifat rasa sakit ini dapat hilang timbul dan semakin lama semakin bertambah sakit.

Apa saja gejala batu ginjal?

Selain dari rasa sakit pada daerah pinggang yang dapat muncul secara tiba-tiba dan dirasakan berat, sakit pinggang ini juga dirasakan secara terus-menerus dan tidak menghilang meskipun sudah diberikan obat antinyeri.

Penderita juga dapat merasakan sakti pada saat berkemih, dengan warna air seni berwarna merah muda, merah, atau cokelat karena adanya perdarahan pada saluran kemih. Penderita juga dapat merasakan mual dan muntah, keinginan untuk berkemih terus-menerus, berkemih tidak henti-henti dan sedikit-sedikit, serta demam dan menggigil jika batu ginjal disertai infeksi.

Jika batu ginjal terus bergerak di sepanjang saluran kemih, maka penderita dapat merasakan rasa sakit yang berpindah-pindah dan dapat semakin memberat.

1 dari 2 halaman

Kekurangan cairan menyebabkan batu ginjal?

Batu ginjal dapat terjadi karena banyak hal. Namun, salah satu penyebab utamanya adalah karena kurangnya cairan dalam tubuh sehingga urine yang terbentuk menjadi sangat pekat dan keruh. Air seni yang pekat dan keruh menyebabkan terbentuknya batu ginjal di sepanjang saluran kemih.

Jika keadaan kekurangan cairan terjadi hampir setiap hari, maka risiko untuk terjadinya batu ginjal semakin tinggi. Risiko terjadi batu ginjal semakin meningkat lagi pada orang-orang yang tinggal pada suhu lingkungan yang hangat dan banyak berkeringat. Pasalnya, pada kondisi tersebut seseorang akan lebih banyak kehilangan cairan. Jika asupan cairan tidak terpenuhi dengan baik, maka urine yang terbentuk di saluran kemih akan lebih pekat dan keruh daripada seharusnya.

Untuk dapat mencegah terbentuknya batu ginjal, maka sebaiknya Anda memastikan kebutuhan cairan tercukupi, terutama dari konsumsi air minum. Prioritaskan air putih karena ini jauh lebih baik ketimbang teh, sirop, kopi, atau minuman bersoda.

Kebutuhan cairan setiap orang juga berbeda-beda, bergantung pada tingkat aktivitas dan suhu lingkungan tempat Anda berada. Secara umum, untuk seseorang dengan aktivitas sedang dan suhu yang tidak ekstrem, maka seorang pria membutuhkan 15,5 gelas air minum, sedangkan wanita membutuhkan 11,5 gelas setiap harinya. Selain itu, seseorang tetap membutuhkan asupan cairan dari makanan berkuah dan minuman lainnya.

Jangan sepelekan keluhan sakit pinggang. Apabila kondisi tersebut diakibatkan oleh kekurangan cairan, segera atasi dengan memenuhi kebutuhan cairan dengan minum air putih secara cukup. Jika sakit pinggang membuat Anda tidak dapat duduk dengan nyaman, mual dan muntah disertai demam dan menggigil, ada darah pada urine, dan sulit buang air kecil, segera cek ke dokter. Selanjutnya dokter akan melakukan pemeriksaan diagnostik seperti foto rontgen atau USG. Dengan demikian, keluhan Anda bisa segera ditangani dengan baik.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar