Sukses

Tangkal Kanker Limfoma dengan Makanan Ini!

Di Hari Peduli Limfoma Sedunia kali ini, mulailah kebiasaan mengonsumsi makanan sehat berikut ini agar tubuh Anda terhindar dari risiko kanker ini.

Klikdokter.com, Jakarta Kanker limfoma mungkin tidak sepopuler penyakit kanker lainnya. Namun, jenis kanker ini sangat berbahaya karena menyerang kelenjar getah bening dalam tubuh. Kelenjar getah bening ini berisi sel-sel penting untuk proses daya tahan tubuh.

Dijelaskan oleh dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter, jenis penyakit ini dibagi menjadi dua. “Ada Hodgkin’s Disease/ penyakit Hodgkin (PH) dan Non-Hodgkin Lymphoma/ limfoma non-Hodgkin (LNH). Keganasan kedua penyakit limfoma ini menyerang imunitas tubuh, yakni sel B, sel T dan histiosit,” jelasnya.

Mengenai penyebab seseorang bisa terkena kanker limfoma, para peneliti masih belum menemukannya. Namun menurut dr. Alvin, ada beberapa faktor risiko dalam terjadinya limfoma, termasuk umur, bahan kimia, paparan radiasi, penyakit autoimun, dan infeksi.

“Khusus penyakit limfoma non-Hodgkin, biasanya ditemukan pada orang yang berusia di atas 60 tahun,” ucap dr. Alvin. Oleh sebab itu, ia menyarankan agar Anda menjaga asupan makanan sejak dini, agar terhindar dari penyakit ini ketika lansia.

Konsumsi ini!

Kunci agar terhindar dari penyakit limfoma adalah memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mengatasi gejala peradangan yang mungkin muncul. Dilansir dari berbagai sumber, beberapa makanan berikut ini disarankan oleh para ahli untuk Anda konsumsi agar terhindar dari penyakit limfoma.

  1. Sayuran hijau

Menurut American Institute for Cancer Research, sayuran hijau seperti bayam dan kale memiliki sifat antioksidan dan anti peradangan. Zat karotenoid yang ditemukan di dalamnya dapat menghambat pertumbuhan sel kanker yang menempel pada tubuh.

  1. Kunyit

Zat kurkumin pada kunyit bekerja menurunkan peradangan dan membantu tubuh mendeteksi serta menghancurkan sel-sel yang bermutasi.

Tak heran, berdasarkan informasi dari Lymphoma Organization UK, India yang banyak menggunakan kunyit pada makanannya terbukti memiliki persentase penyakit kanker sepuluh kali lebih rendah dibanding negara lainnya.

  1. Jahe

Ekstrak jahe diyakini dapat menghambat pertumbuhan sel kanker tertentu dengan mengganggu perkembangan sel kanker, serta merusak reproduksi kanker.

  1. Makanan dengan probiotik

Probiotik dalam makanan seperti yang terdapat pada kefir, yoghurt, dan tempe, akan menambah jumlah bakteri baik yang menguntungkan usus, mengatur keseimbangan pH, serta menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Asam laktat alami dan enzim yang diproduksi selama proses fermentasi pada makanan dengan probiotik memberikan efek menguntungkan pada metabolisme serta efek penyembuhan pada penyakit kanker.

  1. Lemak sehat

Contoh makanan yang mengandung lemak sehat adalah sarden, kacang walnut, kacang almon, ikan tuna, serta ikan salmon. University of Maryland Medical Center merekomendasikan Anda untuk mengonsumsinya guna menghindari tumbuhnya sel kanker dalam tubuh.

Selain itu, sebaiknya Anda menghindari asupan lemak jenuh yang banyak ditemukan dalam makanan seperti kue, donat, kentang goreng, sosis, serta makanan olahan lainnya.

  1. Biji-bijian

Biji-bijian yang mengandung banyak mineral, vitamin, dan antioksidan efektif dalam melawan limfoma karena dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda.

Biji-bijian mengandung selenium, yang merupakan vitamin penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta fungsi tubuh secara keseluruhan karena membantu dalam produksi sel darah. Hal ini disampaikan oleh Dr. Jerry Brunetti dari Cornell University, Amerika Serikat.

  1. Anggur

Polifenol yang melimpah jumlahnya dalam buah anggur memiliki kekuatan antioksidan dan anti-inflamasi.

Studi laboratorium American Institute for Cancer Research menemukan bahwa zat dalam buah anggur ini dapat menghambat pertumbuhan kanker dan tumor pada kelenjar getah bening, hati, perut dan payudara.

Selain itu, konsumsi makanan dengan zat polifenol tinggi dapat membunuh sel kanker pada kasus leukemia dan kanker usus besar.

Selain mengonsumsi berbagai makanan di atas, asupan air dalam jumlah yang cukup juga cukup penting untuk memerangi penyakit limfoma. The University of Maryland Medical Center melaporkan bahwa setidaknya Anda harus minum enam gelas setiap harinya untuk melindungi tubuh dari pertumbuhan sel kanker.

Sebab, air mampu melindungi tubuh dari racun dan bertindak sebagai pelarut, menggabungkan, mengangkut dan memecah protein, garam, karbohidrat, serta zat lain, sehingga darah kembali normal.

Sejak 2004, tanggal 15 September diperingati sebagai Hari Peduli Limfoma Sedunia. Peringatan ini sekaligus mengingatkan Anda untuk lebih menjaga diri dengan mempertimbangkan asupan makanan ke dalam tubuh. Yuk, sayangi tubuh dengan makan sehat!

(RH)

0 Komentar

Belum ada komentar