Sukses

Kiat Peregangan Saat Naik Pesawat

Perjalanan dengan pesawat bisa bikin badan pegal. Yuk intip kiat peregangan saat naik pesawat, apalagi jika Anda melakukan perjalanan jauh!

Klikdokter.com, Jakarta Karena durasi duduk yang lama, apalagi dengan ruang kaki yang sempit, peregangan saat naik akan membuat Anda tiba di tujuan dalam kondisi fit. Tak hanya itu, peregangan pun direkomendasikan khususnya untuk Anda yang cenderung mengalami badan kaku dan sakit punggung saat harus duduk lama di pesawat. Berdasarkan anjuran dari Kementerian Kesehatan, peregangan sebaiknya dilakukan setelah lebih dari 4 jam berkendara.

Studi WHO menyatakan bahwa 1 dari 4.500 penumpang pesawat, terutama perjalanan jauh, mengalami penggumpalan darah atau deep vein thrombosis (DVT). Secara sederhana, DVT diakibatkan oleh adanya gumpalan darah yang menyumbat pembuluh vena dalam (biasanya terjadi di kaki) dan menyebabkan pegal hingga rasa nyeri yang tak tertahankan.

“Selain itu, duduk lama dalam penerbangan panjang juga dapat menegangkan otot sehingga punggung terasa pegal dan nyeri. Terlalu lama berada dalam satu posisi juga sering menimbulkan rasa lelah berkepanjangan, bahkan hingga beberapa jam setelah penerbangan. Untuk itu, penting untuk melakukan peregangan yang tepat saat di pesawat,” kata dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter.

Pertanyaan selanjutnya, apakah mungkin melakukan peregangan di pesawat, apalagi jika duduk di kelas ekonomi yang dipenuhi penumpang lainnya dan ruang kaki yang sangat terbatas? Tentu saja bisa! Dilansir dari Men’s Journal, inilah kiat melakukan peregangan saat naik pesawat.

  1. Peregangan leher dan punggung atas

Saat duduk berjam-jam di pesawat, salah satu bagian tubuh yang paling merasakan dampaknya adalah punggung. Oleh karena itu, penting untuk memaksimalkan area sempit di tempat duduk dengan melakukan peregangan singkat.

Anda dapat meregangkan leher dengan cara menoleh ke kiri dan ke kanan. Lakukan gerakan ini beberapa kali, masing-masing 10 detik. Setelah itu, tekuk leher hingga telinga menyentuh bahu selama 10 detik. Dengan durasi sama tiap sesinya, tekuk juga leher ke depan dan ke belakang.

  1. Peregangan punggung bawah

Sama halnya dengan leher serta punggung atas, punggung bawah juga terancam mengalami nyeri karena menjadi penopang massa tubuh akibat posisi duduk yang lama. Jika punggung bawah tertekuk, maka ini dapat menekan sendi dan otot sekitar.

Lakukan peregangan dengan cara merentangkan tangan kanan sambil memegang lutut kiri, kemudian tarik tubuh ke arah kiri dengan memutar pinggang. Jangan lupa untuk menolehkan kepala dan leher ke arah tersebut agar peregangan dapat maksimal. Lakukan juga ke arah sebaliknya. Anda dianjurkan untuk melakukan gerakan ini sesering yang dibutuhkan, terutama jika punggung dan pinggang mulai terasa pegal.

  1. Peregangan sendi lengan dan punggung

Manfaatkan momen ketika Anda menuju toilet kabin atau dapur pesawat dengan melakukan peregangan. Cara yang satu ini lebih bebas dan leluasa.

Lakukan gerakan memeluk diri Anda sendiri. Silangkan tangan di depan tubuh dan raih belakang pundak dengan masing-masing tangan. Tarik dengan erat tapi lembut, sehingga gerakan ini akan meregangkan punggung atas Anda.

  1. Peregangan kaki

Anjuran dari dr. Astrid, lepaskan sepatu Anda. Hanya dengan melepas sepatu, ini sudah memberikan kenyamanan setelah berada dalam rute penerbangan yang jauh. Lanjutkan dengan mengangkat lutut kanan dan meletakkan tumit kanan di atas lutut kiri—seperti akan duduk menyilangkan kaki. Anda dapat melanjutkan langkah tersebut dengan peregangan yang lebih dalam, dengan cara merangkul lutut kanan tadi dengan tangan kanan Anda. Lakukan juga dengan sisi tubuh sebaliknya.

Dengan mengikuti tips peregangan saat naik pesawat, Anda dapat menangkal badan pegal, nyeri punggung, nyeri leher, hingga DVT. Tak hanya itu, peregangan juga bisa membantu Anda untuk tetap bisa fit dan saat pesawat sampai di tujuan. Jangan lupa juga untuk mencukupi kebutuhan cairan supaya Anda tidak dehidrasi, ya!

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar