Sukses

Cegah Aroma Tak Sedap di Penis dengan Cara Ini

Tentunya Anda tahu aroma tak sedap di penis bisa memadamkan gairah seksual. Jangan khawatir, simak enam langkah pencegahannya di sini!

Penis merupakan salah satu bagian tubuh pria yang rentan memiliki bau yang tidak sedap. Bau tak sedap ini tentunya akan sangat mengganggu pria (termasuk pasangannya), terutama saat ingin melakukan hubungan intim.

Jika penis bau tidak dicegah, hal ini bisa menurunkan rasa percaya diri, dan perlahan berpotensi mengganggu kesehatan penis. Yuk, ketahui cara merawat penis yang baik agar mencegah penis bau.

 

1 dari 3 halaman

Penyebab Penis Berbau Tak Sedap

Sebagian besar tubuh ditutupi oleh berbagai kelenjar. Salah satunya adalah kelenjar apokrin yang bertugas untuk mengeluarkan protein, lemak, serta bertanggung jawab terhadap bau badan. Kelenjar apokrin hanya ditemukan di bagian tubuh tertentu, yaitu ketiak, dubur dan selangkangan.

Karena itu, salah satu penyebab penis bau adalah karena lembap setelah seharian berkeringat. Namun jika kondisi penis bau tersebut sudah sampai mengganggu aktivitas, kemungkinan Anda memiliki masalah kesehatan.

Selain itu, selangkangan merupakan daerah lipatan sehingga kondisinya tertutup, sering bergesekan dan lembap. Hal ini juga dapat turut menghambat proses penguapan cairan.

Cairan di area tersebut bisa berasal dari keringat atau sisa cairan setelah mandi, buang air kecil (BAK), dan buang air besar (BAB) yang tidak dibersihkan dengan baik. Cairan tersebut dapat mengundang kuman untuk tumbuh dan berkembang, hingga akhirnya menyebabkan penis bau.

Penyebab penis bau juga dapat disebabkan karena penumpukan smegma, yaitu akumulasi zat yang terdiri dari minyak ekskresi, sel kulit mati, dan kelembapan. Hal ini lebih sering terjadi pada pria yang tidak disunat.

Smegma akan menumpuk di balik kulit penis dan memicu infeksi pada bagian kepala penis sehingga penis menjadi bau.

Artikel Lainnya: 5 Penyebab Penis Berbau Tidak Sedap

2 dari 3 halaman

Cara Mencegah Bau Tak Sedap pada Penis

Lakukan perawatan dan pembersihan penis secara hati-hati di kamar mandi untuk mencegah bau tak sedap secara berlebih. Berikut beberapa cara menghilangkan bau pada penis, sekaligus mencegahnya:

  1. Bersihkan Penis dan Area di Sekitarnya

Saat mandi, lakukan cara membersihkan penis yang benar, yaitu dengan menggunakan sabun untuk menghilangkan kuman, sisa kotoran, dan minyak pada area tersebut. Terutama setelah Anda melakukan BAK dan BAB.

Pastikan Anda tak luput membersihkan penis dan area sekitarnya dengan benar, karena sisa kotoran dan urine juga dapat menyebabkan penis bau. Pada penis yang belum disunat, sebaiknya tarik kulup ke arah atas secara perlahan, lalu gosok dengan lembut bagian bawah kulup. Selanjutnya, bilas dengan air bersih.

  1. Keringkan Penis dan Area di Sekitarnya

Cara menghilangkan bau pada penis lainnya adalah dengan mengeringkan penis setelah BAK dan BAB. Anda bisa menggunakan handuk untuk melakukannya. Hal ini penting agar tidak memicu tumbuhnya kuman-kuman yang dapat menyebabkan penis berbau tak sedap.

Artikel Lainnya: Penis Gatal dan Berbau Tanda Penyakit Apa?

  1. Hindari Penggunaan Produk Pengharum Langsung pada Penis

Produk pengharum seperti cologne, krim, bedak atau parfum yang disemprotkan langsung pada penis dapat mengiritasi kulit dan meningkatkan risiko infeksi. Karena itu, terapkan dengan baik cara merawat penis yang satu ini.

  1. Pilih Celana Dalam dengan Tepat

Celana dalam yang terlalu ketat akan menghambat sirkulasi udara pada penis dan area di sekitarnya. Kondisi ini akan membuat area tersebut lebih berkeringat dan proses penguapan keringat lebih sulit terjadi, apalagi jika Anda menggunakan celana dalam berbahan poliester.

Untuk itu, coba ganti celana dalam Anda dengan ukuran yang pas, serta pilihlah yang berbahan nyaman dan dapat menyerap keringat dengan baik. Contohnya, bahan katun.

  1. Ganti Celana Dalam secara Teratur

Ganti celana dalam Anda dua kali sehari, apalagi setelah berolahraga. Hal ini sangat penting agar penis dan area di sekitarnya tidak lembap.

  1. Cukur atau Pendekkan Rambut Kemaluan secara Berkala

Rambut di sekitar penis merupakan salah satu tempat favorit berkumpulnya kuman. Dengan mencukur atau memendekkan rambut kemaluan secara rutin, otomatis Anda menghilangkan sarang kuman yang bersembunyi.

Cara membersihkan penis yang satu ini perlu diperhatikan. Dengan demikian, Anda bisa terhindar dari ancaman bau penis yang tak sedap.

Artikel Lainnya: 4 Penyebab Keluar Cairan dari Penis yang Bukan Karena IMS

  1. Hindari Berhubungan Seksual dengan Pasangan yang Memiliki Keluhan Infeksi Menular Seksual

Gejala infeksi menular seksual (IMS) meliputi gatal, keputihan, dan lainnya. Apabila pasangan memiliki IMS, sebaiknya hubungan seksual ditunda sampai sembuh atau pengobatan sudah dilakukan.

  1. Gunakan Pelindung seperti Kondom Ketika Akan Berhubungan Seksual

Untuk mengurangi risiko penularan IMS, gunakan pelindung seperti kondom saat berhubungan seksual.

Selain menggunakan kondom, sebaiknya Anda langsung membersihkan penis segera setelah melakukan aktivitas seksual. Jangan hanya dilap dengan tisu namun bilaslah dengan air bersih dan sabun.

  1. Segera Periksakan Diri ke Dokter

Jika penis bau tak sedap disertai dengan gatal atau keluar nanah, inilah saatnya Anda harus memeriksakan diri ke dokter. Mungkin Anda mengalami infeksi jamur, parasit, atau bakteri di daerah tersebut.

Infeksi tersebut tak hanya berefek pada tak sedapnya bau penis, tapi juga dapat mengancam kesehatan alat reproduksi. Oleh karena itu, kondisi ini harus segera diobati.

Dengan merawat dan membersihkan penis dengan benar, maka dapat mengurangi keluhan penis bau yang Anda alami. Namun dalam beberapa kondisi, penis yang berbau busuk dan hingga menyebabkan gejala nyeri saat berkemih mungkin sudah memerlukan penanganan medis, seperti pemberian antibiotik, antijamur, dan sebagainya.

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai penis bau, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kami. Gunakan layanan Live Chat yang tersedia di aplikasi KlikDokter.

[FY/ RS]

0 Komentar

Belum ada komentar