Sukses

Waspada, Polusi Udara Juga Bisa Pengaruhi Siklus Haid Anda!

Polusi udara tak hanya mengganggu kesehatan paru, tapi juga membawa pengaruh negatif pada haid Anda. Simak di sini penjelasannya.

Klikdokter.com, Jakarta Hidup di kota-kota besar nampaknya tak lepas dari polusi. Bicara soal polusi, terutama polusi udara, dampak buruk apa yang pertama kali terpikirkan oleh Anda? Pasti gangguan kesehatan pada paru-paru, bukan? Tidak salah memang. Namun, siapa sangka kalau polusi udara nyatanya juga bisa memengaruhi haid Anda?

Ya, siklus haid rupanya dapat dipengaruhi oleh berbagai hal, salah satunya polusi udara. Penelitian yang dilakukan oleh Boston University School of Medicine menyatakan bahwa polusi udara dapat memberikan efek negatif, seperti tidak teraturnya siklus haid pada remaja putri usia 14–18 tahun. Lebih parahnya lagi, polusi udara juga berpotensi menyebabkan gangguan kesuburan dan sindrom ovarium polikistik.

Apa itu sindrom ovarium polikistik? Menurut dr. Melyarna Putri dari KlikDokter, sindrom tersebut merupakan kelainan di indung telur wanita akibat ketidakseimbangan hormon. Gejala yang ditimbulkan, antara lain:

  • Tumbuhnya rambut-rambut halus yang berlebihan di wajah serta tubuh
  • Munculnya jerawat
  • Peningkatan berat badan dan jaringan lemak pada tubuh bagian atas
  • Haid atau menstruasi tidak teratur
  • Gangguan pematangan sel telur, yang menyebabkan sel telur berukuran kecil
1 dari 2 halaman

Pengaruh polusi udara pada haid

Meski terbukti memberikan pengaruh terhadap siklus haid serta aktivitas hormonal, belum ada penelitian lanjutan yang benar-benar membuktikan bahwa polusi udara akan memberikan dampak negatif untuk waktu yang relatif panjang.

Akan tetapi, Anda juga harus bijaksana dalam berkesimpulan. Jangan sampai setiap permasalahan menstruasi atau haid yang Anda alami sekarang langsung saja dikaitkan dengan polusi udara yang ada di sekitar tempat tinggal. Memang benar adanya bahwa polusi udara bisa menjadi salah satu pemicunya, tetapi masih banyak faktor lain yang mesti Anda perhatikan.

Lagi pula, apabila Anda tidak haid selama tiga bulan lebih dan Anda memutuskan untuk konsultasi ke dokter, dokter akan melakukan pemeriksaan terhadap penyakit lain yang mungkin menyebabkan kacaunya siklus haid.

Sebagai contoh, dokter akan melakukan pemeriksaan kadar hormon tiroid dan kadar gula darah. Dua pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui seberapa tinggi kadar hormon tiroid atau gula darah Anda. Bila hasilnya terlalu tinggi, hal tersebut dapat membuat indung telur gagal menghasilkan sel telur, dan tentunya akan mengganggu siklus haid dan rencana kehamilan Anda. 

Dampak polusi udara pada kesehatan

Pada dasarnya, apa pun jenis polusinya, pasti akan memberikan dampak negatif bagi setiap makhluk hidup. Namun begitu, polusi udara adalah yang paling banyak memberikan pengaruh negatif terhadap kesehatan manusia.

Polusi udara dapat memicu penyakit jantung, stroke, serta penyakit paru-paru dan ginjal kronis. Belum lagi, polusi udara juga memberikan pengaruh negatif terhadap siklus haid Anda. Lengkap sudah pengaruh buruknya terhadap kelangsungan hidup manusia.

Memang, menghindari polusi udara dirasa cukup sulit mengingat Anda hidup di kota besar atau wilayah industri yang tak mungkin lepas dari asap kendaraan maupun pabrik. Akan tetapi, tak ada salahnya untuk terus berupaya meminimalkan dampak buruknya dengan menggunakan masker dan mengonsumsi makanan yang tinggi antioksidan seperti bayam, wortel, tomat atau jeruk. Dan yang lebih penting lagi, jangan tunda untuk segera berobat ke dokter bila Anda mengalami haid yang tidak teratur.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar