Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Usia Jantung Pengaruhi Risiko Stroke dan Serangan Jantung

Usia Jantung Pengaruhi Risiko Stroke dan Serangan Jantung

Tahukah Anda bahwa usia jantung manusia memengaruhi seberapa besar risiko stroke dan serangan jantung? Cari tahu fakta medisnya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Jantung merupakan organ vital manusia yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Jika fungsi jantung berjalan normal, maka peredaran darah menjadi lancar dan kondisi tubuh akan sehat. Sebaliknya, jika kondisi jantung Anda buruk, maka yang terjadi selanjutnya adalah hal-hal yang negatif, termasuk serangan jantung.

Tak heran, Anda dianjurkan untuk selalu menerapkan gaya hidup sehat agar kondisi jantung juga terjaga dengan baik. Karena seperti kata para ahli kesehatan, kebiasaan buruk seperti merokok dan minum alkohol bisa membuat usia jantung Anda lebih tua daripada usia biologis yang sebenarnya. Hal ini bisa mendatangkan berbagai penyakit mematikan, seperti stroke dan serangan jantung.

Usia jantung dan risiko kesehatan

Usia jantung yang lebih tua dari usia sebenarnya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan, seperti jantung atau stroke. Gaya hidup yang tidak sehat dipercaya dapat merusak jantung dan membunuh 4 dari 5 orang dewasa di seluruh belahan dunia.

Pada sebuah penelitian, salah satu partisipan bernama David Green yang berusia 59 tahun terkejut saat mengetahui kondisi jantungnya. Ia mendapati usia jantungnya lebih tua 10 tahun dari usia biologisnya sekarang, dimana angka harapan hidupnya tampak dipersingkat.

Hampir dua juta orang telah mencoba tes usia jantung, dan 78 persen peserta memiliki usia jantung yang lebih tinggi dari usia mereka yang sebenarnya. Hal ini menempatkan diri mereka pada risiko yang lebih besar dari kematian dini.

1 dari 2 halaman

Kiat menjaga kesehatan jantung

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan jantung, dan mempertahankan organ tersebut agar tetap sesuai dengan usia Anda saat ini. Berdasarkan anjuran dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter, berikut beberapa cara yang dimaksud:

  • Berhenti merokok dan hindari asap rokok

Tidak hanya perokok aktif, kesehatan jantung perokok pasif pun juga terancam kesehatannya. Karenanya, jika Anda ingin jantung yang sehat dan usianya tetap sesuai dengan Anda saat ini, jauhi rokok dan paparan asapnya.

Kurangi rokok secara perlahan, hingga akhirnya berhenti total. Alihkan keinginan merokok dengan konsumsi permen rendah gula. Berteman dengan mereka yang tidak merokok juga akan membantu Anda berhenti dari kebiasaan merugikan tersebut.

  • Turunkan berat badan ke rentang ideal

“Orang yang obesitas memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami serangan jantung. Hal ini disebabkan tumpukan lemak di pembuluh darah yang berkaitan dengan penyakit jantung koroner,” kata dr. There.

Jadi, jika Anda kegemukan atau obesitas, cobalah untuk menurunkan berat badan ke rentang ideal. Selain baik untuk penampilan, berat badan yang ideal juga turut memberikan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

  • Rajin olahraga

Kesibukan membuat Anda sering mengabaikan olahraga. Padahal, olahraga sangat penting bagi kesehatan tubuh, termasuk untuk jantung.

Anda dianjurkan untuk berolahraga secara rutin dan teratur, sedikitnya 2 kali seminggu, dengan durasi masing-masing 30 menit. Pastikan jenis olahraga yang dipilih sesuai dengan kondisi tubuh dan kesehatan Anda saat ini.

  • Konsumsi makanan sehat

Cobalah mengurangi makanan dan minuman yang kurang sehat, seperti junk food, gorengan, makanan manis, dan sejenisnya. Sebagai gantinya, konsumsilah makanan sehat yang terdiri dari sayur dan buah-buahan.

“Selain itu Anda juga dapat mengonsumsi minyak ikan yang kaya akan omega-3 sebagai suplemen tambahan setiap harinya. Kandungan omega-3 diketahui sangat baik bagi kesehatan jantung dan menurunkan lemak jahat dalam darah,” tutur dr. There.

Sudah saatnya sadar dan mulai menerapkan gaya hidup sehat mulai sekarang. Terapkan tips di atas dengan saksama, agar usia jantung Anda sesuai dengan kenyataannya. Dengan begini, niscaya stroke dan serangan jantung tak akan terjadi.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar