Sukses

6 Tips Menciptakan Ruang Bermain Anak di Rumah

Membangun ruang bermain anak di rumah perlu perencanaan yang matang. Ini kiat-kiatnya untuk Anda.

Klikdokter.com, Jakarta Banyak sekali contoh ruang bermain anak di Instagram dengan berbagai dekorasi dan desain interior yang cantik. Ingin rasanya menciptakan ruang bermain yang apik seperti di dalam foto-foto tersebut. Namun, orang tua biasanya mengeluh kalau ruang bermain anak memerlukan furnitur dan barang-barang yang tidak murah harganya.

Sebenarnya ruangan bermain anak tidak harus mahal. Tapi, pastikan ruangan tersebut aman, nyaman, menarik, dan tentunya dibuat dengan bujet yang terjangkau. Untuk membantu Anda, berikut hal-hal yang perlu dicatat jika ingin membuat ruang bermain anak di rumah:

  • Perlu Perencanaan Matang

Anak Anda akan menghabiskan banyak waktu di ruang bermain tersebut. Karena itu, pembuatan ruang bermain anak perlu perencanaan yang matang.

Sebelum memutuskan untuk membuat ruang bermain anak di rumah, Anda harus merencanakan terlebih dahulu bagaimana ruang bermain tersebut akan dibentuk. Apa barang-barang dan perabotan yang akan diletakkan di ruangan tersebut, apa warnanya, bagaimana tata letaknya, dan lain sebagainya.

  • Perhatikan Bagian Dinding

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah bagian dinding dari ruang bermain tersebut. Dinding merupakan area terluas di rumah yang apabila tidak dijaga dengan baik kebersihannya, dapat menyebarkan berbagai jenis kuman.  

Agar anak selalu terlindungi saat beraktivitas di ruang bermain, Anda dapat menggunakan cat dinding yang memiliki teknologi Silver-Ion, Anti-Stain, dan Low Odour. Silver-Ion dapat melindungi anak dari kuman karena memiliki kemampuan melawan bakteri berbahaya, Anti-Stain berguna untuk menolak noda cair (tinta, teh, es jeruk, dll), dan Low Odour sebagai formula yang membuat cat tidak berbau saat aplikasi maupun pengeringan sehingga tidak membahayakan manusia maupun lingkungan.

  • Aman

Ruang bermain anak haruslah aman. Jauhkan benda-benda yang dapat membahayakan anak, seperti pinggir meja yang tajam, perabotan dari kaca, cermin besar, atau pintu lemari yang terbuat dari kaca. Anda juga harus mengamankan stopkontak dari jangkauan anak.

  • Bersih

Kebersihan juga sangat penting untuk dijaga di ruang bermain anak. Jangan memilih perabotan kain yang terlalu berbulu, misalnya gorden dan karpet berbulu yang dapat menyimpan debu dan kotoran. Hal ini penting untuk dicermati, apalagi jika anak Anda memiliki bakat alergi.

Untuk mengatasi hal tersebut, akan lebih baik jika Anda meletakkan karpet yang terbuat dari karet yang mudah dibersihkan apabila kotor atau basah. Karpet karet yang tebal dan empuk juga dapat berfungsi sebagai pengaman apabila anak terjatuh.

  • Perabot yang Tepat

Sebisa mungkin letakkan perabot yang terbuat dari plastik yang berkualitas untuk anak. Aman, tapi tetap kokoh.

Siapkan pula tempat penyimpanan dalam jumlah yang cukup agar anak dapat menyimpan mainannya dengan rapi dan teratur. Anda dapat menaruh lemari, rak, ataupun keranjang beraneka warna dan bentuk untuk menyimpan mainan serta buku anak.

  • Bermain dengan Warna

Apabila anak sudah cukup besar dan mengerti, Anda dapat menanyakan apa warna kesukaannya. Jika anak masih terlalu kecil untuk dimintai pendapat, Anda dapat menggunakan warna-warna yang netral agar mudah dipadu padankan dengan perabotan di ruang bermain anak.

Warna-warna seperti putih, abu-abu, cokelat, dan krem bisa menjadi pilihan. Hindari menggunakan terlalu banyak warna, apalagi sampai tabrak warna yang membuat ruangan kurang sedap dipandang mata.

Sudah siap mendesain ruang bermain anak di rumah? Tentunya Anda sekeluarga sudah tak sabar, ya. Ingat, gunakan cat dinding dengan formula yang tepat agar kuman-kuman di ruang bermain tidak menyebar serta beranak pinak. Karena dinding sehat, keluarga juga sehat!

[RS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar