Sukses

Ini Dia Cara Menghentikan atau Mempercepat Masa Haid

Menghentikan kehamilan sudah terbukti ada metodenya. Lalu, bagaimana dengan haid? Benarkah bisa dipercepat bahkan dihentikan?

Klikdokter.com, Jakarta Sebagian besar kaum perempuan akan kedatangan “tamu” di setiap bulannya, alias haid atau menstruasi. Setiap perempuan juga memiliki sensasi yang berbeda tiap kali haid. Ada yang merasakan nyeri dan kram serta ada pula yang tidak mengalami rasa nyeri tersebut.

Sebagai perempuan modern yang memiliki segudang aktivitas, mulai dari pekerjaan hingga rencana liburan bersama teman, terkadang haid bisa menjadi hambatan. Misalnya, Anda sudah janji dengan kerabat untuk berenang di akhir pekan. Namun karena haid, Anda terpaksa harus membatalkannya. Belum lagi bila Anda sering bertugas di luar kantor, tak jarang nyeri, kram, pegal, atau setidaknya rasa takut “bocor” ketika banyak gerak pasti akan sangat mengganggu pekerjaan Anda.

Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, nyeri yang muncul saat haid merupakan hal yang umum terjadi, selama dalam batas wajar dan tidak mengganggu aktivitas Anda.

“Nyeri haid terjadi akibat prostaglandin yang dikeluarkan otot-otot dinding rahim. Prostagladin ini kemudian menstimulasi otot rahim untuk berkontraksi, hingga menyebabkan suplai darah ke rahim berhenti dalam beberapa saat dan menimbulkan rasa nyeri dan kram perut,” jelasnya.

Dengan segala hal yang dapat mengganggu aktivitas selama haid, Anda perlu mengetahui kiat untuk mengatasinya, antara meredakan rasa nyeri haid, atau mungkin menghentikan haid bila memang diperlukan.

1 dari 2 halaman

Lakukan ini untuk menyiasati haid

Meski haid atau menstruasi sangat mengganggu, Anda tak perlu cemas. Berikut ini adalah cara-cara untuk mempercepat masa haid atau bahkan menghentikannya jika terpaksa harus dilakukan:

1. Berolahraga

Cara yang satu ini dipercaya bisa mempercepat masa haid Anda. Dengan banyak melakukan aktivitas fisik, darah yang berada di uterus akan lebih banyak dan cepat keluar, sehingga dapat mempercepat masa haid. Tak hanya itu, untuk sebagian orang, beraktivitas fisik secukupnya saat haid dapat meringankan kram perut.

2. Tidak menggunakan tampon

Sebagian orang beranggapan bahwa menggunakan tampon lebih aman ketika haid, karena daya serapnya yang luar biasa. Namun tanpa disadari, rupanya tampon turut menghalangi aliran darah dari vagina, sehingga justru dapat memperpanjang masa menstruasi.

Penggunaan pembalut akan lebih baik daripada tampon, sebab pembalut tidak menghalangi aliran darah haid Anda.

3. Mengonsumsi pil kontrasepsi

Apabila Anda kurang mempercayai dua cara yang telah disebutkan di atas, mungkin mengonsumsi pil kontrasepsi bisa jadi solusinya. Dengan mengonsumsi pil kontrasepsi, kadar hormon dalam tubuh Anda akan meningkat dan hal tersebut dipercaya dapat mempersingkat durasi perdarahan saat haid.

Berbagai cara tersebut adalah upaya yang diyakini sebagian orang untuk mempercepat atau menghentikan masa haid secara sementara. Bila Anda terpikir untuk menghentikan masa haid dalam jangka waktu yang lebih lama lagi, konsultasikan terlebih dahulu hal tersebut dengan dokter.

Berbagai cara seperti pemasangan Intra Uterine Devices (IUD), implan kontrasepsi, mengonsumsi pil, serta suntik progestin mungkin akan menjadi opsi yang ditawarkan oleh dokter Anda.

Memberhentikan haid dalam waktu yang lama memang belum terbukti secara akurat dapat memberikan efek samping yang buruk. Akan tetapi, menurut American Cancer Society, menghentikan haid dapat meningkatkan risiko terkena kanker tertentu.

Sudah menjadi kodrat wanita di usia produktif untuk mengalami haid atau menstruasi setiap bulannya. Namun, mungkin Anda perlu menghentikan atau mempercepat masa haid untuk keperluan tertentu. Berbagai cara di atas bisa Anda coba. Namun konsultasi dengan dokter tetap diperlukan untuk menghindari gangguan kesehatan lainnya.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar