Sukses

Top 10 Berita Kesehatan Minggu Lalu

Artikel seputar rahim subur menyita perhatian banyak pembaca. Selain itu, masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak. Lengkapnya, simak di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Artikel seputar rahim subur menyita perhatian banyak pembaca. Ya, selama ini tak sedikit wanita yang belum sepenuhnya memahami kesehatan reproduksi mereka. Minimnya informasi dapat menjadi salah satu penyebab, mengingat persoalan reproduksi masih dianggap tabu oleh sebagian orang. Padahal kesehatan rahim juga sama pentingnya dengan kesehatan organ lain.

Selain itu, masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak. Lengkapnya, berikut ini sepuluh artikel terpopuler di KlikDokter pada minggu lalu:

1 dari 11 halaman

1. Ciri-Ciri Rahim yang Sehat dan Subur

Rahim yang sehat adalah awal dari fungsi reproduksi yang sempurna. Ciri-ciri dari rahim sehat, antara lain siklus haid normal, keputihan normal, dan nyeri haid normal.

Meski memiliki tiga ciri di atas, seorang wanita tetap dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sistem reproduksi secara menyeluruh. Tindakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa rahim benar-benar dalam kondisi prima alias sehat sepenuhnya.

Selengkapnya baca di sini.

2 dari 11 halaman

2. 6 Tanda Anda Terlalu Banyak Minum Kopi

Minum kopi kini sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Jika dahulu kopi identik dengan minuman untuk orang tua ataupun kalangan pria, namun sekarang kopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup anak muda.

Namun hati-hati, konsumsi kopi yang kelewat batas dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Ada sejumlah hal yang dapat dijadikan tanda bahwa Anda minum kopi terlalu banyak, mulai dari perasaan cemas hingga insomnia.

Selengkapnya baca di sini.

3 dari 11 halaman

3. Benarkah Janin di Dalam Rahim Bisa Menangis?

Sebuah studi pada tahun 2004 mencoba menyelidiki perilaku janin di dalam rahim terhadap paparan rokok dan kokain. Terdapat lima aktivitas yang dilihat sebagai respons janin, yakni tidur nyenyak, keaktifan bergerak, terbangun namun tenang, terbangun dan aktif secara tiba-tiba, serta menangis.

Pada awalnya, peneliti berasumsi bahwa hanya empat aktivitas pertama yang terjadi di dalam rahim. Namun ternyata, di dalam rahim janin pun bisa menangis. Bahkan, studi ini mampu memperlihatkan rekaman video janin menangis di dalam rahim untuk pertama kalinya.

Selengkapnya baca di sini.

4 dari 11 halaman

4. Ini Alasan Mengapa Pria Jadi Buncit Setelah Menikah

Perut buncit menjadi problem bagi para pria, terutama setelah mereka menikah. Istilah lainnya adalah "dad bod". Istilah itu menggambarkan kondisi tubuh pria yang makin mirip "bapak-bapak" dengan perut membuncit setelah statusnya berubah menjadi suami atau ayah.

Bahkan ada yang percaya perut pria akan semakin buncit seiring kelahiran anaknya. Ini memang ada benarnya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pria yang sudah menikah rata-rata paling sedikit naik 4-5 kilogram dari berat ideal.

Selengkapnya baca di sini.

5 dari 11 halaman

5. Kiat Jitu Bikin Rambut Anak Sehat, Hitam, dan Lebat

Lebat atau tidaknya rambut sangat dipengaruhi oleh faktor genetik atau keturunan. Meski demikian, bukan berarti tak ada upaya yang dapat dilakukan para orang tua. Ada beberapa kiat untuk membuat rambut anak lebat, tampak hitam, dan tentu saja sehat, seperti memenuhi asupan gizi hingga menggunakan sisir bergigi jarang.

Selengkapnya baca di sini.

6 dari 11 halaman

6. Kantong Teh Celup Berbahaya, Mitos atau Fakta?

Banyak beredar kabar bahwa kantong teh celup berpotensi mengandung zat berbahaya dan bisa menyebabkan kanker. Anda termasuk penggemar teh celup? Sudah pasti, Anda menjadi salah satu yang diresahkan bersama berjuta orang lainnya.

Dilansir sumber yang menyebarkan berita tersebut, pembungkus teh diduga mengandung senyawa klorin yang banyak digunakan untuk pemutih kertas dan pembungkus makanan. Namun sebenarnya, saat ini, banyak produsen bahan pangan yang menghentikan penggunaan bahan kimia tersebut.

Selengkapnya baca di sini.

7 dari 11 halaman

7. 6 Manfaat Lidah Buaya untuk Rambut si Kecil

Saat ini banyak sekali metode yang dapat dipilih para ibu untuk membuat rambut si Kecil terlihat indah dan sehat. Tapi, belum tentu semua aman bagi anak. Salah satu metode alami yang banyak dipilih adalah penggunaan lidah buaya.

Para ahli menemukan bahwa tanaman yang juga dikenal dengan nama aloe vera ini mengandung bahan seperti gel yang menyimpan manfaat untuk rambut. Mulai dari untuk merangsang pertumbuhan rambut hingga menenangkan kepala yang gatal.

Selengkapnya baca di sini.

8 dari 11 halaman

8. Benarkah Sabun Batangan Dapat Menyembuhkan Eksem?

Meski banyak orang yang beralih ke penggunaan sabun cair, tapi banyak juga yang masih setia dengan sabun batangan. Selain itu, ada yang percaya bahwa sabun batangan dapat membantu menyembuhkan penyakit eksem. 

Sabun batangan diketahui baik digunakan untuk pemilik kulit yang rentan mengalami eksem, tapi bukan berarti sabun batangan dapat menyembuhkan eksem. Sabun batangan dapat membantu meningkatkan pertahanan kulit terhadap iritan dan alergen penyebab eksim. Namun, untuk menyembuhkan eksem, nanti dulu!

Selengkapnya baca di sini.

9 dari 11 halaman

9. 4 Kesalahan Merawat Kulit yang Bikin Kulit Rusak

Untuk mencegah kerusakan pada kulit, sangat penting bagi Anda untuk memperhatikan kebiasaan sehari-hari. Apakah Anda selama ini sudah merawat kulit dengan benar? Apakah produk kecantikan kulit yang Anda pilih benar-benar ramah untuk jenis kulit Anda?

Kekeliruan sehari-hari yang sering dilakukan orang dan bikin kulit rusak adalah malas membersihkan riasan, jarang menggunakan tabir surya, mandi air hangat terlalu sering, dan sebagainya.

Selengkapnya baca di sini.

10 dari 11 halaman

10. Benarkah Pijatan Bikin Bayi Tidur Lebih Lama?

Pijat bayi adalah salah satu teknik stimulasi yang memiliki banyak dampak positif untuk si Kecil. Dengan merangsang saraf melalui pijatan dan sentuhan hangat, pertumbuhan saraf-saraf tubuh si Kecil pun terstimulasi.

Sebuah studi dari Cochrane menemukan bahwa bayi yang dipijat secara teratur lebih jarang menangis dan rewel dibandingkan yang tidak. Kemungkinan penyebabnya adalah hormon kortisol yang berkurang akibat kontak kulit ibu dan kulit bayi.

Selengkapnya baca di sini.

Selain artikel mengenai rahim subur, ternyata informasi mengenai kesehatan bayi dan anak juga cukup menyita perhatian pembaca. Demikian sepuluh artikel terpopuler di Klikdokter pekan lalu.

(RH)

0 Komentar

Belum ada komentar