Sukses

Kenali 5 Penyebab Wajah Bengkak

Kondisi wajah bengkak bisa disebabkan oleh sejumlah faktor. Berikut ini adalah beberapa penyebabnya.

Klikdokter.com, Jakarta Wajah bengkak tentu dapat mengganggu penampilan. Penyebab wajah bengkak bisa diakibatkan oleh beberapa hal seperti infeksi lokal di bagian wajah, reaksi alergi makanan atau obat, hingga kondisi medis seperti sindrom nefrotik, gagal jantung, dan masih banyak lagi.

Dijelaskan oleh dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter, bila terdapat bengkak pada mata yang muncul pada pagi hari dan menghilang pada siang hari, Anda mungkin mengalami sindrom nefrotik. Namun, wajah bengkak disertai bengkak di kaki, kondisi ini mungkin lebih ke arah gagal jantung. Meski demikian, kedua penyakit ini tidak dapat langsung disimpulkan hanya berdasarkan hal ini saja, perlu pemeriksaan lainnya untuk memastikan diagnosis.

“Kemungkinan lain adalah gejala alergi. Bila bengkak di wajah muncul setelah memakan makanan atau obat-obatan tertentu, maka kemungkinan Anda mengalami alergi,” tambahnya.

Selain beberapa kondisi yang disebutkan sebelumnya, berikut ini adalah beberapa penyebab wajah bengkak lainnya.

1. Infeksi sinus yang parah

Jika lapisan sinus Anda meradang atau terinfeksi, ia bisa tersumbat oleh lendir. Hal itu menyebabkan sakit di sekitar mata, keluarnya cairan berwarna kuning kehijauan dari hidung, sakit kepala yang berdenyut, hingga wajah yang bengkak.

“Bila sinusitis yang dialami cukup berat dan sedang dalam fase akut, maka biasanya akan menyebabkan wajah bengkak dan kemerahan di sekitar kulit wajah, terutama di daerah sinus wajah yang terkait, yaitu daerah dahi atau pipi. Namun, bila sedang dalam masa tenang, maka sinusitis tidak akan memberikan pengaruh terhadap kesehatan kulit wajah,” kata dr. Jessica Florencia dari KlikDokter.

2. Anda mengalami abses gigi

Abses gigi adalah terbentuknya kantung atau benjolan berisi nanah pada gigi yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Dari KlikDokter, dr. Astrid Wulan Kusumoastuti mengatakan bahwa bila abses gigi dibiarkan, maka dapat meluas ke tulang rahang dan jaringan lunak, sehingga menyebabkan pembengkakan yang cukup besar.

“Misalnya, gigi molar bawah mengalami abses, pipi dapat mengalami pembengkakan yang cukup besar, bila dipegang terasa panas, sakit dan bisa disertai demam. Terkadang kelenjar limfe yang berdekatan dapat membesar dan terasa sakit.”

Dokter gigi biasanya akan memberi resep antibiotik dan kemungkinan harus melakukan operasi saluran akar untuk mengangkat saraf yang terinfeksi. Sementara itu, air garam dan obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas dapat membuat Anda lebih nyaman.

3. Kulit wajah terbakar sinar matahari

Paparan sinar ultraviolet tak hanya menyebabkan kulit kemerahan, tetapi juga wajah bengkak pada beberapa kasus. Dikatakan oleh dr. Alvin, meski terasa nyeri, tapi sebagian sunburn tidak berbahaya dan akan menghilang secara spontan setelah 4 hari hingga beberapa minggu, bergantung pada derajat luka bakarnya.

Ada kondisi yang membuat Anda perlu waspada, yang kata dr. Alvin, “Apabila kondisi tidak membaik dalam beberapa hari, atau timbul lepuh yang luas, bernanah, demam, nyeri hebat, pembengkakan, mual, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk tatalaksana yang lebih optimal.”

Lindungi wajah dari sinar ultraviolet dengan pemakaian tabir surya. Jika Anda sudah tersengat sinar matahari, oleskan losion pelembap ringan untuk menenangkan dan melembapkan kulit.

4. Anda mengalami selulitis

Selulitis adalah infeksi umum pada kulit dan jaringan lunak di bawah kulit atau singkatnya adalah infeksi luas di kulit. Selulitis pada wajah dapat menyebabkan lima tanda radang, yaitu merah, nyeri, hangat, bengkak, dan gangguan fungsi organ yang terkena.

Pengobatannya dapat diberikan antibiotik dan antiradang atau antinyeri. Mengingat kondisi ini sangat serius dan bisa berbahaya, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi dan pengobatan lebih lanjut.

 

5. Gangguan kesehatan pada tiroid

Kelenjar tiroid bertugas mengatur metabolisme dan suhu tubuh. Jika kekurangan tiroid, maka akan ada perubahan metabolik yang dapat menyebabkan jaringan subkutan Anda menjadi lebih besar. Kondisi ini bisa berdampak pada kesehatan.

Salah satu gejala gangguan kesehatan pada tiroid adalah merasa kedinginan, lemah, kulit kering, dan haid menjadi tidak teratur. Dokter Anda dapat menjalankan tes darah sederhana dan meresepkan obat jika perlu.

Jika Anda mengalami wajah bengkak, coba lihat apakah Anda menemukan kemiripan gejala pada lima gejala di atas. Sebetulnya, baik jawabannya ya atau tidak, jika wajah bengkak yang Anda alami membuat Anda tak nyaman, tak kunjung hilang, atau justru makin parah, segera periksakan ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar