Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Kenali Gejala Kanker Payudara seperti Dialami Momoko Sakura

Kenali Gejala Kanker Payudara seperti Dialami Momoko Sakura

Momoko Sakura, kreator manga Chibi Maruko-chan meninggal akibat kanker payudara. Kenali gejala penyakit ini untuk mencegahnya sejak dini.

Klikdokter.com, Jakarta Kabar duka datang dari dunia manga, kreator komik Chibi Maruko-chan meninggal dunia di usia 53 tahun setelah berjuang melawan kanker payudara. Kanker payudara merupakan jenis kanker yang berkembang pada sel-sel  payudara.

Menurut data GLOBOCAN suatu organisasi yang bekerja dalam menentukan angka insiden dan prevalensi kanker di dunia mengatakan bahwa kanker payudara merupakan penyakit kanker penyebab kematian tertinggi dan di dunia.

Kenali gejala kanker payudara

Pada sebagian orang, kanker payudara tidak menimbulkan keluhan. Kondisi tersebut baru disadari setelah menemukan adanya benjolan di payudara yang semakin membesar.

Namun perlu Anda ketahui tidak semua benjolan di payudara merupakan tanda terjadinya kanker payudara. Ada beragam gejala kanker payudara yang harus Anda kenali.

Berikut ini gejala kanker payudara berdasarkan American Cancer Society:

  • Benjolan di area payudara atau di sekitar ketiak
  • Peradangan di kulit payudara
  • Bentuk payudara asimetris
  • Kerutan pada kulit payudara menyerupai kulit jeruk
  • Nyeri pada payudara
  • Pembengkakan di area payudara
  • Puting payudara tertarik ke dalam
  • Nyeri pada puting payudara
  • Kemerahan pada area puting payudara
  • Keluar cairan dari payudara selain cairan ASI, yang dapat berupa darah atau nanah

Jika Anda mengalami salah satu dari gejala di atas, segera konsultasi ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan seperti pemeriksaan mammografi. Bila hasil mammogram menunjukkan adanya kelainan, dokter akan merekomendasikan proses pemeriksaan penunjang lainnya seperti pemeriksaan Computerized Tomography (CT) scan dan Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk evaluasi lebih lanjut.

1 dari 2 halaman

Kenali juga faktor risiko kanker payudara

Penyebab kanker payudara sendiri sebanyak 10% dapat dipengaruhi oleh mutasi gen yang diturunkan secara genetik. Wanita yang memiliki ibu, saudara perempuan, atau anak dengan riwayat kanker payudara juga lebih rentan dua hingga tiga kali mengalami kanker payudara.

Di samping itu, radiasi dan zat kimiawi yang bersifat karsinogenik juga berperan besar terhadap perubahan sel DNA sehingga menjadi sel kanker. Selain faktor genetik terdapat beberapa faktor risiko lainnya yang menyebabkan terjadinya kanker payudara.

Di bawah ini adalah beberapa faktor risiko dari terjadinya kanker payudara:

  • Usia. Semakin bertambahnya usia, risiko terjadinya kanker payudara semakin meningkat.
  • Obesitas. Berat badan berlebih berkaitan dengan beberapa jenis kanker terutama kanker payudara.
  • Menstruasi terlalu dini. Periode usia menstruasi sebelum usia 12 tahun dapat berkaitan dengan peningkatan risiko kanker payudara.
  • Belum pernah hamil. Wanita yang belum pernah hamil akan memiliki peningkatan risiko terjadinya kanker payudara karena ada kaitannya dengan hormon estrogen. Pada saat hamil, wanita tidak mengalami menstruasi. Hormon esterogen mengalami penurunan sehingga pada payudara juga sementara tidak  aktif berkembang dan masuk masa tidak aktif selama 9 bulan.

Banyaknya faktor yang meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara tentunya membuat Anda perlu lebih waspada terhadap penyakit kanker payudara ini. Oleh karena itu untuk mencegah penyakit ini sejak dini, jalankan gaya hidup sehat. Anda bisa mulai dengan mengatur pola makan dengan asupan gizi yang seimbang, olahraga rutin 30 menit dalam sehari, serta istirahat malam cukup 8 jam sehari. Selain itu, Anda juga harus mengelola stres dengan baik. Rutin lakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) bagi wanita usia reproduktif dan pemeriksaan rutin mamografi pada wanita di atas 35 tahun setiap 3 tahun sekali.

Meninggalnya Momoko Sakura, pencipta tokoh manga Chibi Maruko-chan akibat kanker payudara, perlu menjadi peringatan. Kanker dapat menyerang siapa saja, berdasarkan faktor risiko yang dimiliki. Oleh karenanya lakukan gaya hidup sehat seperti yang disarankan untuk mencegah terjadinya penyakit tersebut sejak dini.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar