Sukses

Asupan Protein yang Tepat untuk Tubuh Bugar ala Jonatan Christie

Ingin tubuh bugar ala Jonatan Christie, sang peraih medali emas cabang bulu tangkis Asian Games 2018? Ini dia asupan protein yang tepat!

Klikdokter.com, Jakarta Untuk meraih tubuh bugar seperti Jonatan Christie tentunya diawali dengan asupan protein yang tepat. Apakah Anda tertarik untuk membentuk otot sebaik tubuh bugar milik Jonatan alias Jojo? Bila ya, selain melakukan program olahraga, pastikan asupan protein Anda juga sesuai.

Jojo seketika menjadi idola baru Indonesia. Atlet Indonesia yang baru berusia 20 tahun ini tak hanya memukau lewat performanya  di cabang olahraga bulu tangkis, tapi juga aksi “pamer” tubuhnya yang bugar dan berotot sebagai selebrasi kemenangannya.

Jumlah asupan protein yang tepat untuk mendapatkan tubuh bugar berotot

Membentuk tubuh penuh otot tentunya bukan perkara yang mudah dan tidak dapat dicapai dengan singkat. Latihan yang dibutuhkan sangatlah intens, berat, dan butuh komitmen.

Otot merupakan jaringan tubuh yang terbentuk dari dua tipe struktur yang disebut actin dan myosin. Kedua struktur dasar otot tersebut terbentuk dari protein. Tidak heran, semakin banyak otot yang ingin dibentuk atau diperbesar, maka semakin banyak pula asupan protein yang dibutuhkan.

Protein sendiri terdiri dari dua macam asam amino, yaitu asam amino esensial dan nonesensial. Khusus untuk asam amino esensial, tubuh hanya dapat memperolehnya dari makanan.

Kebutuhan protein setiap orang tentunya berbeda-beda. Seseorang dengan aktivitas ringan sebaiknya mencukupi kebutuhan proteinnya sekitar 0,8 gram protein per kilogram berat badan setiap hari. Sedangkat bagi atlet seperti Jojo atau para atlet Asian Games lainnya, mereka perlu meningkatkan asupan protein hingga dua kali lipat.

Hal ini juga berlaku bagi orang yang ingin membentuk otot. Kebutuhan protein akan meningkat menjadi 1,2-1,7 gram protein per kilogram berat badan.

Selain jumlah protein yang harus dikonsumsi, yang tidak kalah penting untuk memiliki tubuh bugar adalah sumber protein itu sendiri. Apakah semua sumber protein baik untuk membentuk otot? Jawabannya bisa ya dan bisa tidak.

Tiga faktor di bawah ini menjadi kunci mengapa tidak semua protein bisa membawa berkontribusi untuk membentuk tubuh bugar berotot.

  • Kecepatan pencernaan tiap bentuk sumber protein berbeda-beda.
  • Beberapa bentuk protein dapat digunakan secara lebih efektif oleh tubuh dibandingkan yang lainnya.
  • Dalam sumber protein yang berbeda, terkandung asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang tidak sama.
1 dari 2 halaman

Tips memilih sumber protein yang bagus untuk otot

Bila Anda ingin membentuk tubuh bugar penuh otot ala Jojo, sumber protein yang dikonsumsi harus tepat. Jangan sampai Anda memilih makanan dengan sumber protein yang terlalu rendah, karena ini bisa berakibat tujuan pembentukan otot pada tubuh akan membutuhkan waktu yang terlampau lama. Jangan sampai juga Anda memilih sumber protein yang  berlebihan sehingga membebani kerja ginjal.

Berikut ini adalah bentuk sumber protein yang direkomendasikan untuk membentuk otot:

  1. Daging sapi. Daging sapi dicerna dengan cepat. Menurut satu sumber, hingga 70-80 persen protein yang didapat dari konsumsi daging sapi akan digunakan oleh tubuh. Belum lagi fakta bahwa daging sapi mengandung asam amino esensial dalam jumlah yang banyak.
  2. Whey (produk sampingan pengolahan susu sapi). Protein whey juga dicerna secara cepat. Hingga 90 persen dari asam amino yang dikandungnya dapat dimanfaatkan oleh tubuh. Asam amino esensialnya juga tinggi, terutama leusin.
  3. Putih telur. Meskipun dicerna lebih lambat dibandingkan whey dan daging sapi, tapi penggunaan protein yang masuk lewat putih telur juga tinggi. Kadarnya juga mencapai 90 persen dan profil asam aminonya pun baik.
  4. Daging ayam. Sebaiknya bagian kulit tidak ikut dikonsumsi karena mengandung banyak lemak.
  5. Ikan. Di samping memiliki profil protein yang cukup baik, ikan memiliki kadar lemak yang lebih rendah. Selain itu, kandungan asam lemak tak jenuh omega-3 tinggi pada ikan tergolong tinggi.
  6. Produk susu. Sumber protein yang baik lainnya adalah turunan susu lainnya, seperti shake (susu yang dikocok), keju, maupun yoghurt. Ada baiknya untuk memilih susu rendah lemak (skim/ low-fat milk) atau yoghurt yang
  7. Sumber lain. Sumber protein lain yang juga terbilang baik, misalnya kacang-kacangan, beans, dan gandum utuh.

Dengan mengetahui jumlah asupan protein yang tepat beserta sumber protein terbaik untuk membentuk otot, memiliki tubuh bugar berotot ala Jonatan Christie bukanlah sekadar angan. Jika ingin progam berhasil secara optimal, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan ahli gizi, instruktur kompeten, atau dokter spesialis olahraga. Pastikan juga Anda termotivasi kuat yang tak akan luntur di tengah jalan. Semoga berhasil!

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar