Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Minum Alkohol Bisa Merusak Gigi dan Mulut, Ini Daftar Efek Buruknya

Minum Alkohol Bisa Merusak Gigi dan Mulut, Ini Daftar Efek Buruknya

Minum alkohol jangka panjang ternyata tidak hanya bisa berakibat buruk untuk tubuh, tapi juga terhadap kesehatan gigi. Supaya terhindar dari efek buruknya, yuk baca informasi selengkapnya berikut ini!

Mengonsumsi minuman beralkohol kini sudah dianggap sebagai bagian dari gaya hidup. Padahal, alkohol telah terbukti memiliki reputasi buruk bagi kesehatan tubuh. Bahkan, minuman ini juga bisa merusak gigi Anda, lho!

Suatu penelitian di Amerika Serikat bahkan menyebut, konsumsi minuman mengandung alkohol adalah salah satu faktor risiko kanker mulut.

Ahli epidemiologi dan peneliti di Pusat Kesehatan NYU Langone Health, Amerika Serikat, Jiyoung Ahn, juga mengatakan bahwa minuman beralkohol bisa mempengaruhi keseimbangan mikroba baik di dalam mulut.

Parahnya lagi, kebiasaan minum alkohol yang dikombinasikan dengan kebiasaan merokok dapat pula menyebabkan perubahan bakteri yang berhubungan dengan kanker dan penyakit kronis.

Artikel Lainnya: Awas, Ini 10 Makanan dan Minuman yang Merusak Gigi

1 dari 2 halaman

Deretan Efek Alkohol yang Merusak Gigi

Alkohol merusak gigi. Berikut ini dampak buruk yang bisa ditimbulkan oleh jenis minuman tersebut terhadap gigi dan mulut Anda:

1. Erosi Gigi

Konsumsi alkohol jangka panjang membuat permukaan enamel gigi sering terpapar dengan asam. Senyawa tersebut membuat enamel melunak, sehingga mudah rusak jika terkena tekanan sikat gigi.

Selain itu, alkohol juga bisa membuat otot faring bawah melemah sehingga membuat Anda lebih mudah muntah. Cairan dari lambung yang bersifat asam itu akan naik dan menyebabkan erosi gigi

Bagian yang paling sering terkena adalah palatal gigi atas dan permukaan kunyah dari gigi belakang bawah.

2. Perubahan Warna pada Gigi 

Sebagian besar minuman beralkhohol mengandung kromogen, yang memberi warna pada minuman. Senyawa ini menempel pada enamel gigi yang sudah melemah karena paparan asam dalam alkohol. Akibatnya, gigi Anda akan lebih mudah menyerap warna.

3. Karies Gigi 

Minuman beralkohol sering dioplos dengan soda berwarna gelap. Hal ini dapat meningkatkan efek alkohol dalam merusak gigi.

Alkohol mengandung banyak asam, dan soda mengandung gula yang tinggi. Kombinasi keduanya menyebabkan terbentuknya karies dan gigi berlubang.

Artikel Lainnya: Waspadai Penyakit Akibat Sering Minum Alkohol di Masa Muda

4. Pembengkakan Kelenjar Ludah (Sialadenosis)

Orang yang mengonsumsi alkohol dalam jangka panjang bisa mengalami pembengkakan kelenjar ludah atau sialadenosis. Kondisi ini terjadi akibat gangguan pada metabolisme dan produksi kelenjar ludah. 

Penurunan produksi air ludah membuat mulut akan terasa kering. Kemampuan mulut untuk menjaga keseimbangan tingkat keasaman (pH) juga ikut berkurang. Ditambah kurangnya perhatian dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut, hal tersebut bisa meningkatkan risiko karies gigi dan penyakit gusi. 

5. Radang Lidah (Glossitis)

Konsumsi alkohol berlebih dan secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko radang lidah (glossitis). Pada tahap ringan, kondisi ini dapat membuat lidah tampak licin dan terasa sakit. 

Sementara itu, radang lidah tahap berat bisa mencetuskan sensasi seperti terbakar dan perubahan warna menjadi lebih merah. 

6. Radang Gusi (Gingivitis)

Efek alkohol pada gigi juga bisa merembet hingga ke gusi. Konsumsi jenis minuman tersebut dapat menyebabkan radang gusi alias gingivitis.

Selain itu, orang yang gemar minum alkohol juga lebih mungkin mengalami peradangan pada sudut mulut (angular cheilitis). Keluhan ini tampak seperti koreng yang terasa sakit di sudut mulut.

7. Meningkatkan Risiko Kanker Mulut dan Kanker Orofaring

Konsumsi alkohol secara berlebih dan jangka panjang bisa meningkatkan risiko kanker orofaring. 

Apabila konsumsi alkohol dikombinasikan dengan kebiasaan merokok, maka yang akan terjadi adalah kanker mulut.

Untuk mencegah masalah gigi dan mulut agar tak berkembang menjadi penyakit lain, Anda perlu menjaga kebersihan rongga mulut dengan saksama. Caranya, sikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi mengandung fluoride dan bersihkan karang gigi di dokter gigi setiap 6 bulan sekali. 

Jangan lupa ganti sikat gigi setiap 3 bulan sekali, agar efektivitasnya dalam membersihkan plak dan sisa makanan tetap terjaga. 

Hindari konsumsi alkohol maupun merokok, agar kesehatan gigi dan mulut Anda senantiasa terjaga. Apabila punya pertanyaan mengenai kesehatan gigi dan mulut, Anda dapat berkonsultasi langsung kepada dokter gigi melalui LiveChat 24 jam atau di aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

1 Komentar

  • Muhamad Wahyudi

    selain merusak kesehatan gigi, juga tidak baik untuk organ lainnya,https://akurat.co/gayahidup/id-294707-read-ingat-tak-ada-kadar-alkohol-yang-aman-diminum, intinya ga ada alkohol yang baik untuk di minum