Sukses

6 Penyebab Hidung Meler Terus-menerus

Hidung meler dapat disebabkan oleh faktor-faktor tertentu. Simak penjelasannya di bawah ini.

Klikdokter.com, Jakarta Hidung Anda sering meler atau keluar air tanpa sebab yang jelas? Ternyata ada sejumlah faktor yang melatari hal tersebut. Namun secara umum, hidung meler disebabkan oleh virus flu yang lantas menyebabkan pilek.

“Keluarnya cairan dari hidung perlu dianalisa lebih lanjut, apakah disertai dengan bersin-bersin, hidung terasa gatal, tersumbat, atau gatal pada mata. Jika iya, kemungkinan hidung meler pertanda rhinitis, yakni alergi yang dapat disebabkan karena pencetus alergi (alergen), seperti udara dingin, debu atau faktor lainnya,” kata dr. Andika Widyatama dari KlikDokter.

Penyebab hidung meler

Selain rinitis, terdapat gangguan lain yang menyebabkan hidung meler secara terus-menerus. Dilansir dari Prevention, berikut ini adalah di antaranya:

1. Infeksi sinus

Demam disertai badan lemas, batuk, cairan berwarna putih yang kental, cairan berwarna kuning ataupun hijau yang mengalir dari hidung, bisa jadi disebabkan oleh infeksi sinus. Infeksi ini bisa terjadi ketika bakteri menyebabkan iritasi hingga infeksi.

2. Alergi pada benda tertentu

Hidung Anda juga bisa berair jika terkena iritasi. Biasanya, paparan akut terhadap alergen akan membuat hidung gatal, bengkak di dalam, memicu banyak bersin, dan produksi lendir berair jernih. Alergi menyebabkan histamin kimia dilepaskan, sehingga secara langsung menyebabkan gejala tersebut.

3. Makanan pedas

Terkadang, hidung Anda juga bisa menjadi stimulasi saraf. Beberapa jenis saraf di rongga sinonasal dapat merangsang produksi lebih banyak lendir, dan beberapa dari saraf tersebut dapat diaktifkan oleh makanan pedas

Capsaicin, zat kimia dalam cabai, mampu menyebabkan rinore atau kelebihan cairan di rongga hidung dan meningkatkan produksi keringat. Kondisi ini merupakan respons dari tubuh sebagai upaya mengeluarkan iritasi.

4. Menangis

Menangis akan menyebabkan hidung meler karena air mata mengalir ke hidung melalui saluran air mata. Kondisi ini bisa berlangsung beberapa menit bahkan setelah Anda berhenti menitikkan air mata.

5. Polip hidung

Merupakan tumbuhnya selaput lendir di hidung. Polip memiliki konsistensi seperti jelly yang terdiri dari sel-sel inflamasi dan dapat menyebabkan hidung meler secara kronis.

Selain hidung meler, polip hidung dapat menyebabkan penurunan indra penciuman, rasa tertekan pada wajah, bahkan kesulitan bernapas jika selaput lendir kian bertumbuh. Hingga kini belum jelas penyebab yang pasti dari munculnya polip hidung, namun kondisi ini kerap dikaitkan dengan alergi serta infeksi.

6. Olahraga saat cuaca dingin

Olahraga dapat memicu timbulnya lendir di hidung dan paru-paru karena ada peningkatan peradangan dan aliran darah ke area ini. Berolahraga dalam suhu rendah akan membuat kondisi tersebut menjadi dua kali lipat lebih parah. Peneliti menganjurkan bahwa olahraga lebih baik dilakukan saat suhu sedang hangat.

1 dari 2 halaman

Kiat menjaga kesehatan hidung

Menjaga kesehatan hidung dapat menghindarkan Anda dari berbagai kondisi yang membuat Anda merasa tak nyaman, salah satunya hidung meler. Berdasarkan saran dari dr. Karin Wiradarma kepada KlikDokter, lakukan cara-cara di bawah ini:

● Air garam

Bersihkan rongga hidung dengan air garam atau saline. Jika ingin lebih praktis, Anda dapat membeli larutan garam untuk hidung (saline nasal) ini di apotek. Bersihkan hidung setiap hari dengan menyemprotkannya beberapa kali dalam sehari.

● Pelembap udara

Jika Anda merasa hidung sering kering dan mimisan, ada baiknya mempertimbangkan penggunaan pelembap udara (air humidifier) di rumah, terutama kamar tidur.

Namun Anda juga harus menjaga kebersihan dari alat ini. Karena jika tidak dibersihkan dan dikeringkan dengan baik, lumut dapat tumbuh pada alat tersebut.

● Manipulasi hidung

Hindari manipulasi hidung secara berlebihan yang dapat menimbulkan trauma. Terlalu sering menggosok hidung, mengeluarkan lendir terlalu keras, dan mengorek hidung dikhawatirkan akan membuat hidung terluka dan rentan terhadap infeksi.

● Hindari polusi udara

Sebisa mungkin hindari menghirup polusi seperti debu, asap rokok, dan asap kendaraan bermotor. Anda juga dapat menggunakan masker untuk mengurangi paparan polusi.

Pahami penyebab dari kondisi hidung meler yang Anda alami. Lakukan berbagai tips di atas untuk menghindari kondisi berulang. Sebagai antisipasi, terapkan pula hidup sehat dan segera konsultasikan pada dokter bila meler di hidung Anda tak kunjung terhenti.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar