Sukses

Kanker Otak seperti Dialami John McCain, Bisakah Disembuhkan?

Senator AS John McCain meninggal akibat glioblastoma yang terkenal ganas. Apakah jenis kanker otak ini mungkin ditaklukkan?

Klikdokter.com, Jakarta Senator Amerika Serikat, John McCain, meninggal pada usia 81 tahun akibat kanker otak yang dideritanya sejak tahun lalu, pada hari Sabtu (25/08). McCain begitu dicintai rakyatnya karena sosoknya yang tegas sekaligus demokratis. Tidak hanya itu, dia juga dikenal pemberani dan mencintai perdamaian sejak awal kariernya sebagai pilot Angkatan Udara AS.

Nama John McCain kemudian banyak disorot dalam debut perebutan kursi presiden ketika bersaing dengan Barrack Obama. Sayangnya, perjuangan McCain di tanah Paman Sam harus berakhir, dipaksa menyerah pada penyakit yang dikenal cukup ganas: kanker otak.

Sekilas tentang kanker otak

Otak dan sumsum tulang belakang tersusun atas jutaan sel saraf yang saling berhubungan satu sama lain untuk memproses informasi, menyimpannya, dan mengatur kerja berbagai organ tubuh. Di sekitar sel-sel saraf ini terdapat sel glial yang fungsinya menjaga kerja sel saraf agar lancar dan berlangsung maksimal.

Glioblastoma, kanker otak yang diderita senator John McCain, merupakan salah satu jenis kanker yang berasal dari sel glial ini. Jenis lain kanker sel glial (glioma) adalah astrositoma, ependimoma, dan oligodendroglioma. Dari keempat jenis kanker tersebut, glioblastoma merupakan jenis yang sangat ganas, agresif, cepat berkembang, dan sulit ditaklukkan.

Walau siapa pun dapat menderita glioblastoma, faktor risiko penyakit ini meningkat pada orang-orang tertentu:

  1. Usia

Usia 45-65 tahun merupakan rentang usia yang paling berisiko terkena penyakit ini.

  1. Terpapar radiasi

Meskipun penyebab pasti kanker otak belum banyak diketahui, paparan terhadap radiasi dapat menjadi salah satu faktor risiko terbesarnya.

  1. Memiliki riwayat kanker otak di keluarga

Adanya riwayat kanker pada orang tua dan saudara kandung dapat melipatgandakan risiko kanker seseorang pada kemudian hari.

1 dari 2 halaman

Pengobatan kanker otak glioblastoma

Perjalanan John McCain dalam berjuang memerangi glioblastoma tidak dapat dipandang sebelah mata. Jenis kanker ini memang terbilang bandel, ganas, dan sulit diberantas.

Dalam dunia medis pun sampai saat ini tidak ada satupun metode yang dapat benar-benar mematikan sel kanker. Berbagai usaha yang dilakukan hanya sebatas menekan pertumbuhan sel-sel kanker tersebut dan meminimalkan gejala.

Kendati tidak bisa dibasmi tuntas, penderita kanker otak glioblastoma tetap dapat menjalani hidupnya dengan optimal asal patuh pada pengobatan dan menjaga gaya hidup sehat. Berbagai modalitas terapi yang saat ini dikembangkan dalam memerangi glioblastoma adalah sebagai berikut:

  • Operasi

Bila letak tumor relatif mudah dijangkau dan ukurannya tidak terlalu besar, operasi dapat menjadi salah satu langkah terapi. Akan tetapi, opsi ini tidak dapat dipilih bila ukuran tumor relatif besar, letaknya sulit dijangkau, dan risiko operasi terlalu besar.

  • Radiasi

Terapi radiasi dilakukan dengan menggunakan sinar X yang “ditembakkan” langsung ke area otak yang terkena kanker. Terapi ini biasanya dilakukan berbarengan dengan kemoterapi.

  • Kemoterapi

Kemoterapi dapat dilakukan dengan memasukkan obat, baik langsung ke otak saat operasi, melalui infus, ataupun obat minum.

  • Tumor treating fields (TTF) therapy

TTF dilakukan dengan menempelkan lempeng di kepala yang terhubung dengan sebuah mesin. Mesin ini akan mengeluarkan gelombang elektrik yang akan membantu menekan perkembangan sel kanker di otak.

  • Targeted drug therapy

Obat yang digunakan pada metode targeted drug therapy bekerja menekan pengaruh sel kanker pada sel-sel sekitarnya.

  • Pengobatan paliatif

Pengobatan paliatif dilakukan untuk membantu meringankan berbagai gejala. Contohnya adalah pemberian antinyeri, antimual, dan anti kejang pada pasien yang mengalami gejala-gejala tersebut.

Walau tidak bisa disembuhkan, kanker otak glioblastoma dapat ditekan perkembangannya dengan berbagai jenis terapi tersebut. Namun memang, panjangnya proses pengobatan dan berbagai efek samping terapi kerap membuat penderitanya lelah dan menyerah. Dalam situasi seperti ini, dukungan keluarga dan orang-orang terdekat menjadi andalan utama.

Inilah yang dilakukan seluruh keluarga senator John McCain sepanjang perjuangannya memerangi kanker otak. Meskipun pada akhirnya harus menyerah, McCain dikatakan berpulang dengan tenang, di tengah hangatnya seluruh anggota keluarga, dan di tempat yang paling membuatnya nyaman, di rumahnya di Arizona.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar