Sukses

Tips Hindari ISPA Saat Asian Games di Palembang

Kuman penyebab ISPA ternyata berpotensi ikut “memeriahkan” Asian Games di Palembang. Lakukan pencegahan agar tidak tertular infeksi ini.

Klikdokter.com, Jakarta Pergelaran Asian Games di Palembang memberikan kemeriahan tersendiri, baik untuk peserta maupun penonton yang menyaksikan. Namun hati-hati, di balik kemeriahan ini terdapat potensi infeksi saluran napas akut atau ISPA yang mengintai setiap orang di arena.

ISPA merupakan infeksi yang terjadi pada salah satu atau lebih bagian saluran napas. Gejalanya meliputi pilek atau hidung tersumbat, sakit tenggorokan, pegal-pegal, sakit kepala, dan meriang.

ISPA dapat menular melalui beberapa cara, misalnya menghirup udara yang terkontaminasi, atau berkontak, menyentuh, terpapar cairan (droplet) dari tubuh penderita. Ini artinya, bila Anda berada di suatu tempat bersama ribuan orang lain, risiko terjadinya ISPA bisa meningkat berlipat ganda.

Tips mencegah ISPA

Sebagian besar kasus ISPA bersifat self limiting disease atau akan sembuh dengan sendirinya. Namun, proses perjalanan penyakit itu tetap dapat menyebabkan gangguan aktivitas pada penderitanya. Bahkan, 12–35% kasus ISPA memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.

Berita baiknya, ISPA tergolong mudah dicegah. Beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk itu, di antaranya:

  1. Rajin mencuci tangan

Penelitian mengatakan, salah satu tindakan yang terbilang efektif mencegah ISPA adalah menjaga kebersihan tangan dengan saksama. Dalam hal ini, Anda perlu mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir.

Bila tidak ada sabun dan air mengalir, Anda dapat mencuci tangan menggunakan bantuan hand sanitizer. Cara alternatif ini tergolong praktis dan efektif, khususnya jika Anda sedang berada di arena pertandingan Asian Games di Palembang.

  1. Hindari kontak langsung dengan penderita ISPA

Pseudomonas aeruginosa adalah salah satu bakteri penyebab ISPA yang berbahaya, karena dapat membuat seseorang yang terjangkit harus dirawat di rumah sakit. Bakteri jahat ini dapat terbang bersama cairan tubuh (droplet) penderita hingga empat meter jauhnya. Parahnya, bakteri tersebut bisa hidup dan bertahan di udara selama 45 menit.

Untuk meminimalkan risiko ISPA, Anda sebaiknya tidak melakukan kontak langsung dengan penderita penyakit ini. Jika Anda ragu tak dapat menjaga diri dari penderita ISPA, gunakanlah masker.

  1. Konsumsi asupan vitamin C

Vitamin C adalah nutrisi yang sangat penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini juga membantu mempercepat pemulihan bila Anda terlanjur tertular ISPA ringan.

Sebuah penelitian menyebutkan, risiko ISPA dapat diturunkan hingga 85% dengan mengonsumsi asupan vitamin C dalam jumlah cukup.

Vitamin C bisa Anda dapatkan dari buah, seperti jambu biji, jeruk, stroberi, dan pepaya. Bila Anda tak doyan atau sulit menemukan buah-buahan yang tinggi kandungan vitamin C, suplemen dapat dijadikan sebagai alternatifnya.

  1. Minuman mengandung Lactobacillus sp

Lactobacillus sp adalah jenis bakteri baik yang dapat membantu memusnahkan bakteri jahat dalam usus, menjaga usus tetap sehat, dan memperlancar sistem pencernaan.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Korean Journal of Family Medicine menyimpulkan bahwa minuman yang mengandung Lactobacillus sp seperti yoghurt dapat mencegah dan menurunkan risiko penularan ISPA.

Terapkan empat cara di atas dengan saksama, agar risiko ISPA bisa diperkecil hingga hilang sama sekali. Anda tak ingin kehilangan momen menonton Asian Games hanya gara-gara penyakit saluran napas tersebut, bukan?

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar