Sukses

5 Cara Menghentikan Cegukan pada Bayi

Bayi yang mengalami cegukan kadang membuat orang tua khawatir. Bagaimana cara mengatasi cegukan yang dialami si Kecil?

Klikdokter.com, Jakarta Setiap bayi pasti pernah mengalami cegukan. Pada bayi berumur kurang dari satu tahun, cegukan dapat menjadi bagian dari perkembangan dan ini normal. Cegukan pada bayi dapat terjadi kapan saja pada waktu yang random, dan durasinya bisa cukup lama. Tak jarang orang tua jadi khawatir jika cegukan pada bayinya tidak berhenti.

Cegukan pada bayi bisa disebabkan karena kontraksi diafragma dan menutupnya korda vokalis dengan cepat. Kecepatan penutupan korda vokalis inilah yang menimbulkan suara cegukan. Cegukan pada bayi juga dapat dipengaruhi oleh saluran pencernaan yang belum berkembang secara sempurna.

Karena cegukan dianggap sebagai hal yang mengganggu pada orang dewasa, banyak orang tua berasumsi bahwa kondisi tersebut juga dapat membuat bayi tidak nyaman. Faktanya, bayi biasanya tidak terusik oleh cegukan karena kebanyakan bayi dapat tetap tidur walaupun sedang cegukan. Dan cegukan pada bayi jarang mengganggu pernapasan.

Namun tetap saja, orang tua akan khawatir bila cegukan bayi berlangsung lama. Tenang, berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menghilangkan cegukan pada bayi:

  1. Sendawakan bayi

Jika bayi cegukan saat sedang makan, berhenti menyuapinya sejenak dan biarkan bayi sendawa. Sendawa dapat membantu menghilangkan kelebihan gas yang mungkin menjadi penyebab cegukan.

Untuk menyendawakan bayi, tempatkan bayi pada posisi tegak. Pada bayi yang minum dari botol, luangkan waktu sejenak untuk sendawa setiap 2-3 menit selama makan. Jika bayi menerima ASI langsung dari payudara, sendawakan terlebih dahulu setiap kali akan berganti posisi payudara.

  1. Gunakan empeng

Cegukan bayi tidak selalu terjadi pada waktu makan. Jika bayi mulai cegukan dengan sendirinya, coba biarkan mereka untuk mengisap empeng. Cara ini akan membantu relaksasi diafragma dan mungkin menghentikan cegukan.

  1. Biarkan cegukan berhenti dengan sendirinya

Kebanyakan cegukan pada bayi akan berhenti dengan sendirinya. Jika cegukan tidak mengganggu bayi, biarkan saja. Namun bila cegukan tidak berhenti dengan sendirinya, berlangsung dalam jangka waktu lama, atau diiringi keluhan lainnya seperti muntah, segera konsultasikan dengan dokter.

  1. Alihkan perhatian

Mencoba mengalihkan perhatian bayi dapat menjadi solusi yang baik untuk menghilangkan cegukan. Buat bayi tertawa atau lakukan sesuatu yang aneh sehingga mereka lupa dengan cegukan yang berlangsung.

  1. Coba gripe water

Jika bayi terlihat tidak nyaman karena cegukan, mungkin Anda dapat memberikannya gripe water. Gripe water merupakan minuman kombinasi herbal dan air yang dipercaya dapat membantu kolik dan rasa tidak nyaman pada pencernaan. 

Jenis herbal yang digunakan dapat bervariasi dan meliputi jahe, adas, kamomil, dan kayu manis. Meski gripe water tidak terbukti membantu cegukan pada bayi, namun produk ini memiliki risiko rendah. Sebelum memberikan bayi sesuatu yang baru, seperti grape water ini, disarankan untuk mendiskusikannya terlebih dahulu kepada dokter.

Untuk mencegah episode cegukan pada bayi, ada tiga cara yang dapat Anda lakukan, seperti:

  1. Pastikan bayi tenang saat Anda memberinya makan. Hal ini bukan berarti Anda harus menunggu sampai bayi rewel dan menangis karena kelaparan, ya.
  2. Setelah memberi makan, hindari aktivitas berlebih terhadap bayi, seperti menggendong naik turun.
  3. Jaga bayi dalam posisi tegak selama 20-30 menit setelah tiap makan.

Cegukan pada bayi normal terjadi pada bayi kurang dari satu tahun. Namun jika Anda khawatir, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan cegukan. Apabila cegukan tidak berhenti dengan sendirinya, berlangsung dalam jangka waktu lama, atau diiringi keluhan lain seperti muntah, bawalah bayi Anda ke dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar