Sukses

Tak Hanya Ibu Hamil, Calon Ayah Juga Butuh Asam Folat

Selain direkomendasikan untuk dikonsumsi ibu hamil, asam folat ternyata juga dibutuhkan oleh pria. Simak penjelasan medisnya berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Sudah menjadi rahasia umum bahwa ibu hamil maupun wanita usia subur yang merencanakan kehamilan sebaiknya mengonsumsi asam folat secara rutin. Namun tahukah Anda, ternyata asam folat tak hanya dibutuhkan oleh kaum wanita saja, melainkan juga dibutuhkan oleh pria sebagai calon ayah.

Manfaat asupan asam folat

Asam folat merupakan salah satu jenis vitamin B yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein menjadi sumber energi aktivitas sehari-hari. Tak hanya itu, asam folat juga diperlukan dalam pembentukan molekul DNA, memproduksi sel darah merah, dan menghasilkan zat-zat untuk memperlancar fungsi otak. Jadi pada dasarnya, semua orang membutuhkan asam folat dalam jumlah yang cukup untuk menjaga tubuh dapat berfungsi dengan optimal.

Khusus untuk kaum pria, berbagai studi mengungkapkan bahwa asam folat ternyata juga diperlukan oleh pria, ketika sedang merencanakan kehamilan sang istri. Hal ini karena asam folat telah terbukti meningkatkan kualitas sperma.

Salah satu studi yang dilakukan di Amerika menunjukkan bahwa pria dengan kadar asam folat yang cukup memiliki jumlah sperma yang lebih banyak dan  gerakan spermanya lebih baik. Tak hanya terkait dengan kesuburan, pria yang kebutuhan asam folatnya terpenuhi juga memiliki risiko lebih rendah untuk mengalami stroke, serangan jantung, demensia, dan hipertensi.

1 dari 2 halaman

Kebutuhan asam folat harian pria

Untuk memastikan kebutuhan asam folat dalam tubuh terpenuhi dengan baik, maka Anda perlu mengetahui jumlah asam folat yang harus dikonsumsi, terutama bagi Anda para pria yang sedang merencanakan kehamilan.

Tak jauh berbeda dengan wanita, pria dianjurkan untuk mengonsumsi asam folat sebesar 400 mikrogram per hari. Jumlah ini berlaku untuk semua pria berusia 14 tahun ke atas. Konsumsi asam folat dalam sehari sebaiknya tidak mencapai 1000 mikrogram.

Sumber asam folat

Memenuhi kebutuhan asam folat tak melulu lewat konsumsi suplemen. Dengan asupan makanan yang beragam sebenarnya sudah cukup. Asam folat sangat mudah dijumpai dalam sayuran dan buah yang dikonsumsi sehari-hari.

Sayuran yang banyak mengandung asam folat adalah jenis sayuran hijau seperti bayam, sawi hijau, brokoli, kangkung, dan selada. Selain itu, jagung, gandum, kacang polong, dan kedelai juga kaya akan asam folat.

Dalam bentuk buah, Anda dapat memperoleh asam folat dari alpukat, jeruk, tomat, pepaya, pisang, atau bit. Beberapa sumber protein hewani seperti telur atau ikan salmon juga merupakan sumber asam folat yang baik untuk tubuh.

Kenali teknik mengolahnya

Selain mengetahui sumber makanan yang tinggi asam folatnya, Anda perlu mengetahui juga bahwa cara memasak sangat penting untuk memastikan asam folat tidak rusak melalui proses pengolahan makanan.

Hindarilah memasak dalam suhu yang terlalu tinggi atau dalam waktu yang lama untuk menjaga keutuhan asam folat bahan makanan. Untuk buah, Anda tak perlu memasaknya. Tetapi untuk sayuran hijau yang perlu dimasak, masaklah dengan api sedang dan dalam waktu singkat.

Sebagai informasi tambahan, sebaiknya Anda tak mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat bersama dengan alkohol karena minuman yang mengandung alkohol akan mencegah penyerapan asam folat di usus.

Faktanya, asam folat selain baik dikonsumsi ibu hamil juga dibutuhkan oleh para pria sebagai calon ayah untuk mendukung kesuksesan kehamilan pasangannya. Jadi bagi kaum pria, mulailah kebiasaan untuk mengonsumsi berbagai sumber asam folat di atas agar kualitas sperma menjadi lebih baik serta terbebas dari berbagai pernyakit.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar