Sukses

Indonesia Masih Belum Merdeka dari 3 Masalah Kesehatan Ini

Sudah 73 tahun Indonesia merdeka, tapi sayangnya masih banyak orang yang belum merdeka dari tiga penyakit mematikan ini.

Klikdokter.com, Jakarta Meski sudah 73 tahun negara Indonesia merdeka dari para penjajah, ternyata sektor kesehatan masih harus berjuang untuk kesejahteraan penduduknya. Pasalnya, hingga detik ini penanggulangan kesehatan masih menjadi masalah utama yang belum berhasil diatasi pemerintah. Faktanya, hingga saat ini Indonesia masih “dijajah” berbagai penyakit.

Masalah penanggulangan kesehatan memang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Penyebabnya utamanya adalah dua faktor: rendahnya anggaran pemerintah untuk kesehatan, dan tingkat kesadaran masyarakat Indonesia yang tergolong rendah akan kebersihan dan kesehatan. Beberapa penyakit masih menjadi penyebab angka kematian tertinggi di Indonesia. Hal ini perlu mendapat perhatian khusus agar warga Indonesia tidak terus bergelut dengan masalah kesehatan yang sama.

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI pada 2013, stroke dan jantung masih menjadi dua penyakit tertinggi yang menyebabkan kematian di Indonesia. Sebetulnya ini tidak mengherankan, mengingat gaya hidup orang Indonesia yang tidak mengontrol makanan dan jarang berolahraga.

Dua penyakit ini memang berhubungan. Menurut dr. Vito A. Damay, Sp.JP (K), M. Kes, FIHA, FICA dari KlikDokter, stroke dan penyakit jantung koroner ternyata memiliki faktor risiko yang sama. Orang yang terkena stroke berisiko tinggi terkena serangan jantung. Demikian halnya orang yang sudah terkena serangan jantung, nantinya ia berisiko terserang stroke juga.

Sementara itu, dari data yang dihimpun oleh BPJS Kesehatan, satu penyakit lagi yang cukup tinggi menyerang orang Indonesia adalah diabetes. Menariknya, tiga penyakit teratas yang menyebabkan kematian di Indonesia bukan penyakit menular. Beda dengan era 90-an, yang mana penyakit yang banyak merenggut nyawa adalah penyakit menular seperti ISPA, tuberkulosis, dan diare.

Untuk penyakit diabetes, data tahun lalu menunjukkan persentasenya mencapai 6,7, sementara stroke mencapai 21 persen dan jantung 12,9 persen.

1 dari 2 halaman

Waspadai tiga penyakit ini

Sudah waktunya penduduk lebih sadar akan kesehatan diri karena ancaman bukan lagi datang dari penularan, melainkan dari pola hidup tak sehat yang dijalani masyarakat. Oleh karena itu Anda harus waspada terhadap tiga penyakit ini:

1. Stroke

Stroke adalah suatu kondisi aliran darah ke otak berkurang secara mendadak. Ini terjadi karena tersumbatnya pembuluh darah otak atau pecahnya pembuluh darah di otak. Selain itu, stroke bisa terjadi karena radang pada pembuluh darah yang disebabkan penumpukan plak (aterosklerosis).

Menurut dr. Vito, kondisi yang biasa dialami seseorang penderita stroke antara lain:

  • Salah satu bagian tubuh (bisa kanan atau kiri) menjadi lemah
  • Sakit kepala tak tertahankan yang menyerang secara tiba-tiba
  • Hilang kesadaran
  • Mual disertai muntah
  • Kehilangan penglihatan

2. Jantung koroner

Penyakit jantung koroner terjadi ketika aliran darah ke otot jantung berkurang. Penyebabnya adalah penyempitan pembuluh darah koroner akibat proses penumpukan plak.

Plak yang dimaksud adalah plak yang terbentuk pada pembuluh darah koroner akibat penumpukan kolesterol jahat. Jika tidak terdeteksi, suatu waktu plak ini dapat menyebabkan sumbatan secara tiba-tiba pada pembuluh darah koroner, yang pada akhirnya dapat menyebakan kematian mendadak.

Saat terjadi serangan jantung, penderita umumnya mengeluhkan nyeri dada yang hebat, kadang menjalar ke lengan kiri dan disertai keringat dingin. Penderita juga dapat merasakan sesak napas, nyeri pada ulu hati, jantung berdebar, bahkan sampai pingsan.

3. Diabetes

Ya, diabetes dikatakan menjadi pembunuh nomor tiga di Indonesia. Diabetes merupakan penyakit metabolik yang diakibatkan oleh peningkatan kadar glukosa atau gula darah. Jika diabetes tidak dikelola dengan baik, diabetes dapat menyebabkan terjadinya komplikasi yang serius. Mulai dari obesitas, penyakit jantung koroner dan stroke (kembali ke poin 1), serta gangguan pada mata, ginjal, dan saraf.

Agar bisa terhindari dari tiga penyakit di atas, tidak ada kata terlambat untuk segera mengubah gaya hidup ke arah yang lebih sehat: memastikan konsumsi makanan dengan gizi seimbang, olahraga secara rutin, jauhi kebiasaan buruk seperti merokok dan minum alkohol berlebihan, serta mampu mengelola stres dengan baik. Jangan biarkan stroke, penyakit jantung koroner, dan diabetes membuat Anda terkekang di tengah bangsa yang sudah merdeka ini.

[RN/ RVS]

3 Komentar