Sukses

Tips Cegah Penyakit Kulit Kutu Air bagi Atlet Asian Games

Penyakit kulit kutu air sangat mengganggu siapa saja yang mengalaminya, termasuk atlet Asian Games. Ketahui cara untuk mencegahnya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang akan dimulai dalam hitungan hari, tepatnya pada 18 Agustus. Bagi para atlet, salah satu masalah kesehatan yang perlu diwaspadai adalah ancaman penyakit kulit kutu air atau athlete's foot akibat penggunaan sepatu yang lembap sepanjang kompetisi.

Walaupun pembukaan Asian Games 2018 masih beberapa hari lagi, tapi beberapa cabang olahraga sudah melaksanakan pertandingan sejak 10 Agustus lalu. Cabang olahraga yang sudah mulai bertanding adalah sepak bola, bola tangan, dan bola basket 5x5.

Untuk bisa menang dalam sebuah pertandingan, para atlet jelas memerlukan ketangguuhan fisik. Mereka harus menjaga kesehatan agar dapat memberikan prestasi yang terbaik untuk bangsa.

Satu hal yang perlu diperhatikan juga oleh atlet adalah ancaman penyakit athlete’s foot atau kutu air. Meski dianggap sepele, ternyata penyakit kulit ini cukup bisa mengganggu performa atlet.

Memakai sepatu dan kaos kaki dalam durasi panjang selama berlaga, membuat penyakit kutu air sangat mudah berkembang. Apalagi bila sepatu dan kaus kaki juga basah oleh keringat hingga menjadi lembap. Tak hanya itu, para atlet renang juga rentan terkena penyakit kutu air yang disebabkan oleh area pertandingan yang selalu basah dan lembap.

1 dari 3 halaman

Penyebab dan gejala kutu air atau athlete's foot

Menurut Mayo Clinic, athlete's foot atau dalam bahasa medisnya disebut tinea pedis adalah infeksi jamur yang dapat muncul di antara jari-jari kaki. Biasanya penyakit kulit ini terjadi pada orang-orang yang kakinya sangat berkeringat, misalnya karena sering mengenakan sepatu.

Seperti dikatakan oleh dr. Kartika Mayasari kepada KlikDokter, seseorang yang memakai sepatu dalam jangka waktu lama bisa membuat kaki cenderung menjadi lembap, sehingga memicu pertumbuhan jamur.

Pada saat jamur tumbuh, kulit akan memproduksi lebih banyak sel untuk mengganti sel yang rusak. Oleh karena itu, kulit yang terkena kutu air tampak bersisik.

"Memakai sepatu basah, sepatu plastik, kaus kaki basah, atau kaki yang sering terkena air dapat menyebabkan infeksi jamur pada kaki," kata dr. Kartika.

Gejala pertama penyakit kutu air yang tampak adalah rasa gatal di sekitar telapak kaki, serta kulit kering dan pecah-pecah di sela-sela jari-jari kaki. Ruam yang timbul biasanya berwarna sama seperti kulit dan kadang menimbulkan lecet yang gatal.

Bahkan, untuk beberapa jenis infeksi, kutu air bisa menjadi melepuh atau berbentuk bisul. Infeksi tersebut dapat memengaruhi satu atau kedua kaki sekaligus, terutama jika Anda menggaruk kaki yang gatal dengan kaki yang satunya lagi.

Menurut WebMD, jika tidak ditangani dengan segara dan benar, athlete's foot bisa berakibat sangat parah. Bahkan ketika sudah ditangani dengan obat anti jamur sekalipun, infeksi memerlukan waktu beberapa minggu untuk hilang.

2 dari 3 halaman

Tips menghindari penyakit athlete's foot

Beberapa cara bisa dilakukan sebagai antisipasi atau pencegahan penyakit kutu air atau ahtlete's foot. Cara yang paling mudah adalah dengan memastikan kaki Anda selalu kering. Selain itu, ada beberapa cara lain untuk menghindari penyakit ini. Berikut ini beberapa caranya:

● Ganti kaus kaki secara teratur

Jika kaki Anda sudah sangat berkeringat sebelumnya, lekas ganti kaus kaki Anda.

● Pilih bahan kaus kaki yang tepat

Kenakan kaus kaki yang terbuat dari kain yang cepat kering. Pastikan juga untuk mengganti kaus kaki Anda lebih sering, terutama ketika kaus kaki basah.

● Kenakan sepatu yang berpori

Sepatu yang memiliki ventilasi adalah jenis sepatu yang terbaik, sebab kaki mendapat udara dan terhindar dari kelembapan berlebih. Sebaiknya jangan gunakan sepatu berbahan sintetis yang menyebabkan keringat berlebih pada kaki Anda.

● Siapkan sepatu alternatif

Kalau bisa, jangan gunakan sepatu yang sama setiap harinya. Beri waktu sepatu Anda untuk 'bernapas' usai digunakan. Gantilah sepatu setidaknya setiap dua hari sekali.

● Lindungi kaki Anda di area yang lembap

Kenakan sandal atau sepatu tahan air di sekitar kolam renang umum atau kamar mandi umum agar terhindar dari kutu air.

● Rajin mencuci kaki

Cucilah kaki Anda setiap hari dengan sabun dan lap kaki hingga kering menggunakan handuk.

Berbagai cara di atas dapat Anda lakukan untuk menghindari penyakit athlete's foot atau kutu air. Akan tetapi, jika Anda sudah terlanjur terkena kutu air, American Academy Dermatology menyarankan Anda untuk membersihkan kaus kaki, sepatu, dan handuk di air panas usai digunakan.

Jika penyakit kulit kutu air yang Anda alami tidak juga membaik bahkan cenderung memburuk meski telah melakukan berbagai upaya di atas, segera periksakan kondisi kaki Anda ke dokter spesialis kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Hal yang sama juga berlaku untuk para atlet yang akan berlaga di Asian Games 2018 nanti.

[NP/ RVS]

3 Komentar