Sukses

Pil Omega-3 Tidak Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung?

Omega-3 bermanfaat bagi kesehatan jantung. Namun katanya, manfaat tersebut bisa hilang jika omega-3 dikonsumsi dalam bentuk pil. Benarkah?

Klikdokter.com, Jakarta Omega-3pasti sudah tak asing di telinga Anda. Ya, asam lemak esensial yang terbukti mampu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah ini sering dikonsumsi dalam bentuk pil.

Meski lebih praktis, tak sedikit orang yang beranggapan bahwa konsumsi omega-3 dalam pil suplemen akan menghilangkan fungsinya sama sekali. Benarkah hal ini?

Mengenal omega-3

Berdasarkan penjelasan dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter, omega-3 adalah asam lemak esensial yang mengandung EPA dan DHA. Kandungan tersebut membuatnya memiliki manfaat sehat berikut ini:

  • Menormalkan irama jantung
  • Mencegah terbentuknya bekuan darah
  • Menurunkan tekanan darah
  • Memiliki sifat antiradang
  • Mencegah timbunan lemak pada pembuluh darah
  • Menurunkan kadar lemak dan trigliserida

Lebih lanjut, dr. There mengatakan bahwa omega-3 dapat ditemukan pada ikan. Penelitian menyebutkan bahwa empat jenis ikan yang mengandung kadar omega-3 paling tinggi adalah:

  1. Ikan makarel (100 g): 504 mg EPA, 699 mg DHA, dan 1.203 mg EPA+DHA.
  2. Ikan tuna (100 g):   1.504 mg EPA+DHA.
  3. Ikan hering (100 g): 909 mg EPA, 1.105 mg DHA, dan 2.014 mg EPA+DHA.
  4. Ikan anchovy (100 g): 763 mg EPA, 1.292 mg DHA, dan 2.055 mg EPA+DHA.

Tak sebatas dari ikan, omega-3 sebenarnya juga dapat ditemukan dari bahan alami lainnya. Namun, terkait manfaatnya yang menurun bila dikonsumsi dalam bentuk pil, apakah hal tersebut benar adanya?

1 dari 3 halaman

Fakta tentang khasiat pil omega-3

Dilansir Healthline, suplemen minyak ikan yang dikonsumsi oleh jutaan orang di seluruh dunia untuk mengurangi efek penyakit jantung mungkin tidak semanjur kenyataannya. Hal tersebut diungkapkan dalam jurnal penelitian yang diterbitkan oleh Cochrane Heart Group.

Penelitian itu dipimpin oleh Lee Hooper dari University of East Anglia di Inggris. Timnya melakukan meta-analisis yang melibatkan 79 penelitian dan lebih dari 112.000 orang. Studi yang melibatkan penduduk Amerika Utara, Eropa, Australia, dan Asia ini mendapatkan hasil bahwa pil omega-3 hanya membawa sedikit manfaat. Bahkan, peneliti juga mengatakan bahwa pil omega-3 tidak memberikan perbedaan signifikan terhadap penurunan risiko penyakit pembuluh darah, kematian akibat penyakit jantung, stroke, hingga gangguan terkait lainnya.

Terkait hasil tersebut, peneliti mengatakan bahwa orang yang meningkatkan asupan omega-3 memang mampu menurunkan risiko kematian hingga 8,8 persen. Namun di sisi lain, orang yang tidak meningkatkan asupan omega-3 juga hanya memiliki 9 persen risiko kematian. Ini berarti, perbedaan keduanya hanya 0,2 persen, dimana hal tersebut dianggap tidak signifikan secara statistik.

2 dari 3 halaman

Omega-3 tetap penting untuk kesehatan

Hasil dari penelitian di atas tidak mengejutkan, karena studi-studi sebelumnya juga menunjukkan hal yang serupa. Meski menuai kontroversi, namun penelitian ini adalah studi pertama yang berhasil mengompilasi data dengan skala besar.

Walau begitu, perlu diakui bahwa omega-3 tetaplah asam lemak esensial yang bermanfaat bagi kesehatan jantung serta organ tubuh lainnya. Oleh karena itu, Anda tetap dianjurkan untuk mendapatkan asupan omega-3 dalam jumlah cukup setiap hari.

Berdasarkan anjuran American Heart Association (AHA), berikut adalah rekomendasi dosis omega-3 untuk orang dewasa:

  • Pada orang tanpa riwayat penyakit jantung, dosis omega-3 yang dibutuhkan adalah dua kali makan ikan per minggu.
  • Pasien dengan riwayat penyakit jantung koroner memiliki kebutuhan EPA dan DHA dari omega-3 sebesar 1 gram per hari.
  • Pada orang yang memiliki kadar trigliserida tinggi, kebutuhan EPA dan DHA dari omega-3 dalam sehari adalah dua hingga empat gram.

Ingatlah untuk selalu mendapatkan asupan omega-3 dari sumber yang lebih alami, seperti aneka jenis ikan. Namun, jika tetap menginginkan konsumsi pil omega-3, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, agar Anda tetap bisa merasakan manfaatnya untuk menjaga kesehatan jantung. Salam sehat!

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar