Sukses

Kenali Manfaat Kedelai bagi Kesehatan Tulang Wanita

Kedelai memiliki manfaat yang begitu banyak bagi tubuh, khususnya untuk kesehatan tulang wanita. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Klikdokter.com, Jakarta Kedelai adalah salah satu jenis kacang-kacangan yang banyak dikonsumsi di Asia, termasuk Indonesia. Kedelai dapat diolah menjadi berbagai macam jenis makanan seperti kecap, tahu, tempe, hingga susu. Dari berbagai manfaat kedelai, salah satunya adalah mampu menjaga kesehatan tulang wanita.

Sumber protein dan minyak nabati

Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati. Berdasarkan sejarah, kedelai telah dibudidayakan sejak 3500 tahun yang lalu di Asia Timur, dan baru menyebar ke wilayah lain pada tahun 1910. Meski bersumber dari Asia, penghasil kedelai utama dunia saat ini adalah Amerika Serikat.

Seiring berjalannya waktu, kedelai dipercaya mampu menjadi satu dari sekian bahan makanan pokok sehari-hari. Manfaatnya juga beragam bagi tubuh, mulai dari kulit hingga tulang.

“Selain memiliki rasa yang nikmat, kedelai ternyata dikenal sebagai sumber protein nabati yang sehat. Kedelai juga rendah lemak, tinggi serat, serta mengandung vitamin dan mineral yang penting untuk kesehatan tubuh. Selain itu, kandungan isoflavon di dalamnya juga berfungsi membantu menjaga kesehatan jantung,” ujar dr. Kartika Mayasari kepada KlikDokter.

Tak hanya berbagai manfaat di atas, kedelai juga cukup signifikan menjaga kesehatan tulang wanita, khususnya saat memasuki masa menopause.

Kedelai dan kesehatan tulang wanita

Sebuah studi menunjukkan bahwa kaum wanita bisa melindungi kesehatan tulang dengan menambahkan beberapa kedelai sebagai menu diet. Dilansir dari Newsweek, hal ini disampaikan oleh peneliti dari University of Missouri di Columbia.

Para ilmuwan tersebut berhasil menemukan fakta bahwa protein kedelai yang ditemukan dalam makanan dapat melawan efek negatif menopause pada kesehatan tulang dan metabolisme. Artinya, perempuan dapat melindungi tulang mereka dari osteoporosis atau kerapuhan tulang dengan mengubah pola makan.

Jika tak segera dilakukan upaya pencegahan, osteoporosis dapat menyebabkan kerusakan struktural jaringan tulang yang mengarah ke kerapuhan serta risiko patah tulang yang lebih tinggi. Lebih dari 53 juta orang di Amerika Serikat terdeteksi memiliki risiko tinggi terkena osteoporosis.

Menyambung penelitian di atas, dilakukan pengujian terhadap dua kelompok tikus sebagai sampel percobaan, yang satu diberi kedelai, lainnya jagung. Usai penelitian berlangsung, ditemukan bahwa tulang-tulang tikus yang diberi makan kedelai lebih kuat dibandingkan dengan mereka yang makan jagung.

“Temuan ini menunjukkan bahwa semua wanita dapat mengalami peningkatan kekuatan tulang dengan menambahkan beberapa makanan berbasis kedelai, seperti tahu dan susu pada menu mereka,” kata Pamela Hinton, salah satu peneliti yang terlibat.

1 dari 2 halaman

Pentingnya makan kedelai

Penelitian lain menemukan bahwa pola makan berbahan dasar kedelai juga turut meningkatkan fungsi metabolisme tikus, baik tikus yang memiliki sel telur aktif maupun tidak. Itu berarti, semua wanita baik yang sudah atau belum mencapai menopause, bisa mendapatkan manfaat yang nyata dari kedelai.

"Intinya, penelitian ini menunjukkan bahwa sangat mungkin bagi perempuan untuk meningkatkan kekuatan tulang dengan menambahkan beberapa makanan berbasis kedelai ke dalam makanan mereka," kata Hinton.

Artinya, wanita sebenarnya tidak perlu makan kedelai dalam porsi yang berlebihan. Cukup dengan menambahkan secukupnya, efek kedelai sudah sangat terasa.

“Berbagai studi telah membuktikan bahwa protein, vitamin, dan senyawa isoflavon yang terdapat dalam kedelai sangat bermanfaat bagi tulang wanita. Jadi, biasakan mengonsumsi kedelai demi tubuh yang lebih sehat,” kata dr. Resthie Rachmanta Putri dari KlikDokter.

Dengan berbagai manfaat kedelai yang baik untuk kesehatan tubuh, tak ada salahnya bila mulai saat ini Anda rajin mengonsumsi kedelai. Bagi Anda para wanita, lakukan pencegahan osteoporosis menjelang menopause dengan memasukkan kedelai ke dalam menu makan Anda. Yuk, konsumsi kedelai sekarang juga!

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar