Sukses

Kenali 5 Faktor Pemicu Psoriasis

Berikut ini adalah beberapa faktor pemicu penyakit kulit psoriasis yang harus Anda ketahui.

Klikdokter.com, Jakarta Psoriasis adalah penyakit peradangan pada kulit yang bersifat kronis atau berkepanjangan. Gejala psoriasis dapat berbeda-beda pada setiap orang, tetapi dapat mencakup bercak merah pada kulit yang ditutupi dengan sisik, kulit kering, kulit pecah-pecah yang mudah berdarah, dan gatal-gatal disertai sendi yang nyeri, bengkak, dan kaku.

Perlu diketahui bahwa psoriasis dipicu oleh beberapa faktor. Dilansir WebMD, kenali lima faktor risikonya berikut ini:

1. Stres

Tubuh Anda bereaksi terhadap stres. Studi menunjukkan bahwa stres dapat memperburuk psoriasis, tetapi psoriasis juga dapat membuat Anda stres. Hal yang harus Anda lakukan adalah mencoba teknik relaksasi.

Mudah saja tekniknya. Tarik napas dalam-dalam untuk menenangkan diri (bisa dengan meditasi), rendam tubuh di bak mandi dengan air hangat, dan berfokus pada hal positif dalam hidup Anda.

2. Alergi

Kendati masih menjadi perdebatan, alergi dan psoriasis memiliki hubungan yang erat. Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan psoriasis lebih mungkin memiliki sel pemicu reaksi alergi seperti pembengkakan dan gatal. Namun, tidak ada bukti bahwa psoriasis adalah reaksi alergi.

3. Alkohol

Para peneliti percaya bahwa mengonsumsi minuman beralkohol dengan dosis banyak, dapat memicu psoriasis. Meski begitu, perlu lebih banyak penelitian untuk memastikan hal ini.

Tapi untuk membantu mencegah reaksi, pengidap psoriasis harus menghindari alkohol sama sekali. Bahkan buruknya, beberapa obat psoriasis tidak akan bereaksi dengan baik jika tercampur oleh alkohol dalam organ pencernaan. Jika Anda telanjur hangover akibat alkohol, olahraga dan terkena sinar matahari pagi selama 20 menit dapat membantu menenangkan diri Anda (serta psoriasis tentunya).

4. Cuaca panas atau dingin yang ekstrem

Cuaca dingin saat musim hujan dapat memperburuk psoriasis, begitupun iklim yang terlalu panas. Kuncinya adalah menjaga kelembapan kulit Anda. Gunakan losion yang tebal dan lembut setelah mandi. Carilah losion dan sabun yang bebas pewangi dan dirancang untuk kulit sensitif demi mengurangi iritasi.

5. Tato

Tato memang dapat terlihat keren, tetapi prosesnya bisa menjelma mimpi buruk bagi pengidap psoriasis. Berulang kali menusuk kulit dan menyuntikkannya dengan pewarna mampu menyebabkan trauma besar dan menimbulkan luka, biasanya selang 10 hingga 14 hari kemudian.

Selain itu, tato bisa menyebabkan infeksi. Intinya, perlakukan kulit Anda dengan hati-hati. Hindari tato, tindikan, dan akupunktur, atau bicarakan dengan dokter demi saran yang lebih baik.

1 dari 2 halaman

Pengobatan psoriasis

Menurut dr. Anita Amalia Sari, dari KlikDokter, belum ada obat yang dapat menyembuhkan psoriasis secara total sampai saat ini. Semua pengobatan yang ada hanya dapat menekan gejala psoriasis, memperbaiki keadaan kulit, dan mengurangi rasa gatalnya.

“Psoriasis merupakan penyakit jangka panjang sehingga dibutuhkan kesabaran. Sebagian besar pengidap tidak pernah mencapai suatu keadaan sembuh yang bebas pengobatan,” ujarnya.

Hal yang harus diperhatikan sebelum memilih pengobatan psoriasis, menurut dr. Anita, adalah derajat keparahan yang diderita. Serta lokasi penyakit, tipe, usia, jenis kelamin, dan riwayat kesehatan si pengidap. Langkah pertama yang dilakukan adalah pengobatan luar (topikal). Langkah ini dapat diterapkan untuk penderita psoriasis ringan dengan luas kelainan kulit kurang dari 5 persen.

Langkah kedua, atau fototerapi, biasanya dilakukan untuk menangani psoriasis yang berhasil dengan pengobatan topikal. Langkah ketiga adalah pengobatan sistemik, yakni obat yang dimakan atau dimasukkan melalui suntik. Obat tersebut akan diserap dan masuk ke dalam aliran darah kemudian tersebar ke seluruh tubuh.

Pahami lima faktor pemicu psoriasis di atas, dan tetap kontrol penyakit Anda secara rutin dengan dokter spesialis kulit dan kelamin. Hal ini penting untuk mencegah kekambuhan dan menyebarnya psoriasis ke seluruh area kulit.

[RS/ RVS]

1 Komentar