Sukses

Pilihan Celana Dalam Juga Pengaruhi Kesuburan Pria

Tak hanya demi kenyamanan, pilihan celana dalam juga dapat memengaruhi kesuburan pria. Tidak percaya? Simak fakta medisnya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Beda dengan wanita yang punya banyak pertimbangan dalam memilih celana dalam, biasanya pria lebih simpel dan loyal terhadap satu jenis saja atau bisa jadi cenderung asal pilih. Padahal, pilihan celana dalam pria tak hanya berkontribusi terhadap kenyamanan, tapi juga pengaruhi kesuburan pria yang nantinya bisa berdampak pada kualitas sperma.

Menurut dr. Reza Fahlevi dari KlikDokter, untuk mendapatkan sperma dengan kualitas dan kuantitas yang baik, keseimbangan berbagai faktor dalam tubuh sangat diperlukan. Hal tersebut meliputi kadar hormonal, nutrisi yang baik, metabolisme yang baik, antioksidan yang cukup, saluran reproduksi yang baik, dan sebagainya.

Selain itu, hal penting lainnya adalah menjaga suhu testis (zakar) agar lebih dingin dibandingkan dengan suhu tubuh. Inilah mengapa pemilihan celana dalam pria tidak boleh sembarangan.

“Sperma dihasilkan oleh testis. Secara alami, testis berada dalam skrotum (kantong zakar) untuk menjaga suhu testis agar lebih rendah sekitar 4 derajat Celsius daripada suhu tubuh. Selain itu, kantong sperma dilengkapi dengan otot kremaster yang akan berkontraksi dalam keadaan dingin agar suhu testis dapat terjaga dengan baik,” dr. Reza menjelaskan.

Penjelasan di atas menunjukkan bahwa secara alami tubuh berusaha untuk menjaga suhu testis agar dapat memproduksi sperma dengan optimal. Sayangnya, tanpa disadari, Anda kerap melakukan berbagai kebiasaan yang dapat meningkatkan suhu testis, sehingga dapat menurunkan kualitas dan kuantitas sperma. Salah satu kebiasaan ini adalah pemilihan atau celana dalam yang terlalu ketat.

Dilansir dari laman Newsweek, peneliti dari Harvard mengungkap bahwa mengenakan celana dalam longgar dapat meningkatkan kesuburan pria, sedangkan celana dalam ketat akan memberikan efek sebaliknya.

1 dari 2 halaman

Pilih celana dalam ketat atau longgar?

Bukti ilmiah telah menunjukkan bahwa skrotum yang terkena suhu tinggi dapat berdampak negatif pada organ reproduksi pria, sehingga para peneliti ingin memahami apakah pakaian dalam dapat memberikan efek yang sama.

Studi melibatkan 656 pria berusia antara 32-39 tahun dari klinik fertilitas di Massachusetts General Hospital, Amerika Serikat. Para partisipan menyumbangkan sampel sperma, darah, dan memberikan berbagai informasi termasuk jenis celana dalam yang paling sering dipakan selama tiga bulan terakhir.

Sebanyak 53 persen partisipan mengaku menggunakan celana dalam longgar bokser. Sampel air mani mereka memiliki konsentrasi sperma 25 persen lebih tinggi. Jumlah sperma total 17 persen mereka juga lebih tinggi ketimbang pria yang menggunakan celana dalam jenis berbeda. Sperma partisipan yang mengenakan bokser juga didapati memiliki kemampuan “berenang” lebih baik.

Perkembangan tren mode membuat pria kini lebih gemar menggunakan celana ukuran slim fit yang lebih pas dengan bentuk tubuh.

“Sebagian pria lebih senang menggunakan celana dalam ketat untuk alasan kenyamanan. Padahal, tanpa disadari menggunakan celana atau celana dalam yang terlalu ketat dapat meningkatkan suhu testis,” kata dr. Reza. Pada akhirnya ini bisa memengaruhi kualitas dan kuantitas sperma.

Selain pemilihan celana dalam, perhatikan juga hal yang bisa memengaruhi kesuburan pria seperti terlalu sering berendam air panas atau sauna. Keduanya dapat meningkatkan susu testis.

Pria perlu menjaga kesuburannya

Coba cek persediaan celana dalam Anda di lemari. Jika didominasi oleh celana dalam ketat, lebih baik segera buat daftar belanja baru untuk membeli celana dalam yang longgar seperti bokser agar kesuburan tetap terjaga. Apalagi jika Anda dan pasangan sedang menjalani program hamil!

“Demi menjaga kualitas dan kuantitas sperma, hindarilah stres, merokok, dan konsumsi alkohol karena ketiga hal tersebut dapat meningkatkan radikal bebas dalam tubuh dan sudah terbukti dapat menurunkan kualitas sperma,” saran dari dr. Reza.

Upaya lain yang bisa Anda lakukan meliputi olahraga secara teratur, konsumsi makanan dengan gizi seimbang, cegah obesitas, dan beristirahat cukup untuk menjaga keseimbangan hormonal dan metabolisme tubuh, sehingga dapat menjaga kualitas serta kuantitas sperma Anda.

Ingat, pilihan celana dan celana dalam yang terlalu ketat bisa memengaruhi kesuburan pria. Lebih baik sesegera mungkin beralih ke celana dalam yang lebih longgar untuk kesuburan pria yang lebih baik. Berikan ruangan yang cukup bagi organ reproduksi Anda untuk “bernapas” dan pergerakan yang lebih nyaman.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar