Sukses

Kenali Jenis dan Penyebab Munculnya Tanda Lahir

Sering dikaitkan dengan mitos tertentu, tanda lahir juga bisa dijelaskan secara medis. Simak pemaparannya berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Anda memiliki tanda lahir sejak masih kecil? Kondisi ini nyatanya kerap dikaitkan dengan sejumlah hal yang bersifat mitos. Padahal, ada teori berdasarkan fakta medis yang mampu menjawab pertanyaan tersebut secara ilmiah.

Menurut dr. Nitish Basant Adnani dari KlikDokter, tanda lahir merupakan kelainan kulit pada bayi baru lahir (neonatus). Pada kondisi tersebut terdapat komponen kulit yang dijumpai dalam jumlah berlebih.

“Komponen tersebut dapat berupa pembuluh darah, sel pigmen, folikel rambut, kelenjar keringat, atau komponen kulit lainnya. Perlu diketahui juga, tanda lahir berbeda dengan tahi lalat,” ujar dr. Nitish, menjelaskan secara gamblang.

Dilansir dari Prevention, tanda lahir adalah perubahan warna yang muncul pada kulit saat lahir atau selama beberapa minggu pertama kehidupan dan akan terus menempel dalam tubuh. Tak perlu khawatir, tanda lahir bukan berarti kanker.

Tanda lahir bisa ada di mana saja, mulai dari badan hingga muka. Warna, ukuran, penampilan, dan bentuknya pun bervariasi. Ada yang permanen, bisa bertambah besar dari waktu ke waktu, sementara yang lain menghilang dengan sendirinya.

Kebanyakan tanda lahir tidak berbahaya, tetapi beberapa menunjukkan kondisi medis tertentu. Pada beberapa kasus, tanda lahir dapat dihapus karena alasan estetika atau keinginan pribadi.

Penyebab munculnya tanda lahir

Anda mungkin pernah mendengar cerita yang menghubungkan tanda lahir dengan berbagai macam mitos. Padahal, tanda lahir hanyalah fenomena biologis dan tidak disebabkan oleh apa pun yang dilakukan wanita selama masa kehamilan. Meski demikian, alasan mendasar terbentuknya tanda lahir juga belum diketahui.

Beberapa tanda lahir bersifat turun temurun dari keluarga, meski kebanyakan tidak. Kadang-kadang, kondisi ini disebabkan oleh mutasi gen.

Tanda lahir merujuk pada bintik-bintik kulit yang tampak pada saat lahir atau tidak lama sesudahnya. Di sisi lain, tanda pada kulit seperti tahi lalat dapat muncul kemudian hari.

Tanda lahir dibagi ke dalam dua kategori, yang masing-masing memiliki penyebab yang berbeda.

Tanda lahir vaskular terjadi jika pembuluh darah di area tertentu pada kulit terbentuk secara tidak normal. Contohnya saja apabila terlalu banyak pembuluh darah yang berkerumun di satu area atau pembuluh darah tampak lebih lebar dari seharusnya. Sementara itu, tanda lahir berpigmen terjadi ketika ada banyak sel pigmen di satu area.

Jenis tanda lahir dan upaya penanganan yang tepat

Sesuai dengan pemaparan dr. Nitish, beberapa jenis tanda lahir dapat berupa hemangioma stoberi (pelebaran pembuluh darah), hemangioma kavernosa, port wine stain (pembuluh darah kapiler yang melebar, umumnya terlihat di bagian tengkuk atau muka), bercak Mongolian (bercak rata berwarna biru, biru hitam, atau abu-abu dengan batas tegas), dan bercak café au lait (bercak seperti kopi susu).

“Tanda kelahiran ini tidak dapat dihilangkan sendiri, kecuali dengan tindakan bedah/laser. Frekuensi penanganan dengan laser untuk menghilangkan tanda lahir sulit untuk diprediksi, ada beberapa yang dapat hilang dengan 5 kali, ada yang hingga 10 kali,” ujar dr. Nitish.

Lebih lanjut, dr. Nitish turut memaparkan bahwa tindakan yang dilakukan untuk menghilangkan tanda lahir sangat bergantung pada jenisnya. Ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengevaluasi jenis tanda lahir Anda hingga pilihan penanganan yang paling sesuai.

Tanda lahir yang muncul pada bayi baru lahir memang terjadi karena alasan biologis, bukan mitos. Selama tidak mengganggu secara fisik, maka tanda lahir tidak harus dioperasi. Namun jika Anda merasa kelainan kulit yang ada terlihat mencurigakan, Anda boleh memeriksakannya ke dokter.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar