Sukses

Cara Sehat Memaafkan Diri Sendiri

Berbuat kesalahan yang berujung pada penyesalan? Jangan buru-buru bertindak gegabah. Lakukan ini agar Anda bisa memaafkan diri sendiri!

Klikdokter.com, Jakarta Saat berbuat kesalahan, sejumlah orang kerap menghukum bahkan mengutuk diri sendiri. Bagi sebagian orang, hal itu dilakukan untuk memunculkan niat agar tidak lagi membuat kesalahan yang sama. Namun pada dasarnya yang terpenting adalah menemukan cara yang sehat untuk memaafkan diri sendiri

“Memberikan toleransi pada setiap kekeliruan bukanlah perkara yang mudah, karena dibutuhkan hati yang besar untuk bisa memaafkan. Namun dengan memaafkan, Anda dapat hidup lebih sehat,” ujar dr. Nadia Octavia dari KlikDokter.

Hal tersebut adalah sebuah kebenaran. Penjelasan yang dilontarkan dr. Nadia terbukti valid, mengingat adanya sejumlah ahli yang telah membuktikannya lewat sebuah penelitian.

Pentingnya memaafkan diri sendiri

Ketika mengingat peristiwa masa lalu, mungkin ada rasa penyesalan atas segala sesuatu yang terlewat begitu saja gara-gara tindakan yang Anda lakukan waktu itu. Bila pikiran ini kerap terlintas, rasa bersalah dalam diri tentu akan terus terpicu.

Nah, selama momen-momen seperti itu, cobalah untuk berbelas kasih pada diri sendiri. Seiring dengan pendewasaan diri, Anda akan memiliki kesempatan untuk tidak mengulangi kesalahan di masa lalu.

Jadi, ya, memaafkan diri sendiri amatlah penting. Tak hanya pada orang lain, namun tanamkan juga rasa menghargai diri sendiri dan segala kesalahan di masa lalu. Dalam hal ini, berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan:

1. Memikirkan kesalahan masa lalu

Ingatlah kembali kesalahan yang pernah Anda lakukan di masa lalu. Lalu, pikirkan bagaimana hal itu bisa membuat Anda terus menyalahkan diri sendiri. Ini bukan berarti Anda harus “tenggelam di dalam kegelapan”, melainkan berusaha menghadapi dan keluar dari kondisi tersebut.

Kesalahan yang pernah terjadi tidak boleh menjadi sesuatu yang membuat Anda hanyut dan membiarkan diri dibayangi kesalahan masa lampau. Sebaliknya, jadikanlah segala sesuatu yang Anda anggap sebagai kesalahan di masa lalu sebagai sebuah pejalaran berharga. Hal ini pada akhirnya akan memicu diri Anda untuk bertindak lebih baik lagi di waktu mendatang.

2. Cari cara lain untuk mengatasi kesalahan masa lalu

Cobalah untuk memikirkan cara alternatif untuk mengatasi kesalahan masa lalu. Jika Anda merasa energi negatif dari kesalahan tersebut datang kembali, gunakan kalimat berikut untuk menjaga diri agar tetap positif:

  • Saya melakukan yang terbaik yang saya bisa pada saat itu"
  • Saya membuat kesalahan yang jujur pada saat itu”
  • Saya masih belajar ketika itu"
  • Saya tidak tahu banyak pada saat itu”
  • Saya memetik banyak pelajaran setelah melalui momen itu"
  • Saya minta maaf atas peristiwa yang pernah terjadi”

Kalimat-kalimat bisa menjadi pengakuan terhadap diri sendiri. Di sisi lain, pengakuan tersebut justru bisa menjadi semacam kekuatan untuk memaafkan diri sendiri. Mengakui kesalahan memang tidak mudah, tapi itu bisa menjadi langkah awal yang baik.

Saatnya memaafkan diri sendiri

Daripada menyalahkan diri sendiri, lakukan introspeksi dan pelajari segala sesuatunya agar tidak mengulang hal yang sama. Tanpa cobaan dan kesengsaraan, Anda tidak akan bisa belajar untuk menjadi sosok yang lebih kuat dan mandiri.

Ketika semua hal ini telah terlewatkan, maka Anda akan menjadi pribadi yang lebih menyadari diri, memiliki tujuan bermakna, serta siap untuk berbagi kasih sayang pada orang sekitar.

“Memaafkan bukan sekadar kata, lebih jauh dari itu. Memaafkan merupakan proses melepaskan perasaan negatif, dan tidak lagi memikirkan apakah orang tersebut pantas dimaafkan atau tidak,” ungkap dr. Nadia.

Jangan tenggelam dalam penyesalan atas segala kesalahan yang pernah Anda lakukan di masa lalu. Jadikan pelajaran, dan cobalah untuk memaafkan diri sendiri. Dengan demikian, Anda akan mampu bertindak lebih baik lagi di masa depan. Salam sehat!

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar