Sukses

6 Penyebab Sakit Perut Setelah Makan

Anda sering mengalami keluhan sakit perut setelah makan? Ketahui berbagai penyebabnya lewat penjelasan berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Sakit perut setelah makan biasanya dikaitkan dengan makanan yang dikonsumsi. Padahal, rasa nyeri di perut tersebut bisa saja menandakan adanya gangguan dalam sistem pencernaan Anda.

Normalnya, sakit perut biasanya akan reda setelah makan, sebab tak ada lagi gesekan antara dinding lambung. Namun, pada sebagian kasus, sakit perut yang dirasakan bisa bertahan lebih lama, bahkan disertai dengan keluhan lainnya, seperti rasa mual hingga muntah.

Apabila Anda mengalaminya, artinya ada yang salah dengan sistem pencernaan Anda. Bisa jadi, sakit perut yang Anda rasakan tersebut bukan sakit perut biasa, karena disebabkan oleh adanya penyakit lain yang terdapat di dalam sistem pencernaan.

Penyebab Anda sering sakit perut

Sakit perut bisa disebabkan oleh adanya gangguan organ–organ yang terdapat di dalam pencernaan seperti lambung, usus halus, usus buntu, hati, kandung empedu, pankreas dan limpa. Berikut ini adalah pemaparannya:

1. Infeksi usus halus

Biasanya kondisi infeksi usus halus ini juga ditandai dengan adanya gejala mual, muntah serta diare.

2. Peradangan usus buntu

Ketika Anda mengalami peradangan ini, perut bagian kanan bawah akan terasa nyeri setelah makan disertai adanya demam.

3. Batu empedu

Gejalanya adalah sakit perut di kanan atas setelah mengonsumsi makanan yang mengandung lemak atau berminyak. Rasa nyeri ini dapat menyebar ke area punggung dan bahu sebelah kanan.

4. Tukak lambung (mag)

Sakit perut setelah makan akibat mag akan timbul di bagian tengah atas perut disertai rasa perih. Namun, jika sakit perut muncul 3 jam setelah makan mungkin disebabkan gangguan tukak duodenum. Berbeda lagi dengan GERD (Gastroesophageal Refluks Disease), sakit perut yang terjadi akan disertai rasa panas atau adanya sensasi dada seperti terbakar.

5. Infeksi pankreas

Setelah makan, sakit perut awal akan dirasakan di bagian tengah atas, lalu akan menyebar ke seluruh perut.

6. Sembelit atau diare

Jika Anda mengalami sembelit atau diare, Anda akan merasakan nyeri pada bagian perut mana saja disertai rasa mual dan nyeri di area dada.

1 dari 2 halaman

Tips mencegah sakit perut setelah makan

Agar terhindar dari kondisi perut yang terasa nyeri setiap selesai makan, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan sebagai upaya pencegahan:

  1. Hindari makan terlalu cepat. Makan yang terlalu cepat dapat memicu sakit perut. Hal ini terjadi sebagai respon normal lambung yang berkontraksi secara berlebihan untuk memberitahu Anda segera berhenti makan karena sudah terlalu banyak makanan yang masuk ke dalam tubuh.
  2. Hindari makanan yang merangsang pencernaan. Aneka makanan seperti makanan pedas, makanan berminyak dan bersantan dapat mudah merangsang sakit perut setelah dikonsumsi.
  3. Penuhi kebutuhan serat harian. Pastikan menu makanan harian Anda mengandung serat yang sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan.
  4. Perbanyak minum air. Setelah makan usahakan untuk konsumsi air putih untuk membantu kerja sistem pencernaan, khususnya setelah mengonsumsi makanan yang banyak mengandung serat.

Jika Anda sering merasakan sakit perut setelah makan dan nyeri yang cukup menganggu, segera konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter. Bisa jadi, penyebabnya adalah salah satu dari berbagai gangguan pencernaan di atas. Dengan memeriksakan keadaan yang Anda alami secara langsung, dokter dapat segera memberikan penanganan yang tepat.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar