Sukses

Hati-hati, Penyakit Autoimun Ini Mengintai Pria

Sebagian besar penyakit autoimun menyerang wanita. Tapi ada juga gangguan sistem imun yang bisa menyerang pria. Ini penjelasannya.

Klikdokter.com, Jakarta Penyakit autoimun terjadi saat sistem imun tubuh yang seharusnya menangkal penyakit justru menyerang atau membunuh jaringan tubuh penderitanya. Penyakit ini menganggap setiap sel dalam tubuh adalah benda asing yang harus dilawan.

Sampai saat ini penyebab penyakit autoimun masih belum bisa diketahui. Tak jarang biaya pengobatannya juga mahal karena penanganannya pun tak mudah.

Ditandai dengan gejala yang bermacam-macam, biasanya penderita autoimun merasakan badan lemas, rambut mudah rontok, nyeri sendi, timbul benjolan di kulit, mudah mengantuk, dan yang paling kentara adalah berat badan turun secara drastis tanpa ada sebab yang jelas.

Karena mirip dengan gejala penyakit lain, terkadang penderita tak menyadari ia menderita penyakit autoimun. Sehingga, penanganan terhadap autoimun pun cenderung lambat.

Berbagai jenis penyakit autoimun

Beberapa penyakit autoimun yang kerap ditemui di antaranya:

1. Lupus

Sering menyerang kulit, sendi dan berbagai macam organ lainnya, gejala yang paling sering dialami penderita lupus adalah ruam yang berwarna merah keunguan dan berbentuk seperti kupu-kupu, biasanya terlihat di pipi atau hidung. Lalu, gejala yang lainnya adalah sariawan pada mulut meski tidak terasa nyeri, kulit mudah terbakarm nyeri sendi, dan gangguan saraf.

2. Diabetis tipe 1

Penyakit ini menyerang sistem kekebalan tubuh pada sel pankreas yang seharusnya bermanfaat untuk menghasilkan insulin. Karena produksi insulin tidak berjalan normal, maka tubuh kesulitan untuk mengontrol kadar gula darah. Risiko dari penyakit ini adalah rusaknya berbagai organ penting dalam tubuh, seperti mata, otak, jantung, ginjal, dan pembuluh darah.

3. Rheumatoid Arthritis (RA) atau Rematik

Bukan sakit sendi biasa, rematik menyerang sendi yang menyebabkan peradangan. Kondisi ini dapat berlangsung hingga enam minggu. Gejala rematik ditandai dengan rasa nyeri serta timbul bengkak dan ruam kemerahan di kulit. Biasanya, sendi yang terkena adalah jari tangan, kaki, dan pergelangan tangan. Bila sudah parah, sendi bisa rusak dan jari pun terlihat seperti leher angsa (swan-neck deformity).

1 dari 2 halaman

Penyakit autoimun yang menyerang pria

Menurut dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter, tidak ada penyakit autoimun tertentu yang benar-benar menyerang pria. Namun psoriasis bisa masuk dalam kategori penyakit autoimun yang menyerang pria.

"Tidak ada penyakit autoimun yang secara spesifik menyerang pria. Tetapi, psoriasis bisa dikategorikan rentan menyerang pria, karena dilihat dari jumlah kasus yang terjadi antara pria dan wanita, prevalensinya cukup tipis," ujarnya.

Pada penderita psoriasis biasanya muncul sisik tebal di kulit yang menyebar di berbagai area. Jumlahnya akan semakin bertambah jika si penderita dalam keadaan stres, infeksi, atau terdapat luka di kulit. Bagian kulit yang biasa terpapar adalah kepala, siku, lutut, telapak tangan, dan kaki.

Tanda seseorang terkena psoriasis juga bisa dilihat dari kuku. Biasanya kuku penderita penyakit ini akan berubah menjadi lebih tebal, warnanya menguning, dan permukaannya terasa kasar.

Penyakit autoimun yang menyerang sistem imun tubuh bisa menyerang siapa saja, baik pria mauoun wanita. Meski demikian, nyatanya pria memang lebih banyak terkena psoriasis. Jika Anda mengalami gejala seperti di atas, segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat dan sesuai.

[NP/ RVS]

4 Komentar