Sukses

Tips Cerdik Menghadapi Bayi yang Demam

Jangan langsung panik jika si kecil mengalami panas demam. Lebih baik lakukan sederet hal berikut ini sebagai cara menurunkan panas demam pada bayi.

Apakah si kecil sedang demam saat ini? Tenang, jangan buru-buru panik. Demam adalah reaksi pertahanan tubuh untuk melawan kuman atau bakteri jahat yang sedang berusaha menyebabkan penyakit.

Suhu tubuh normal anak berkisar antara 36,5–37 derajat Celcius. Jadi, jika Anda mendapati suhu tubuh bayi di atas nilai tersebut, maka bisa dikatakan bahwa si kecil sedang demam.

Memang, demam tak selalu menandakan hal berbahaya. Namun, Anda sebaiknya tetap waspada, terlebih bila si kecil terlihat lemas dan tidak aktif, susah tidur, kesulitan minum ASI atau susu, muntah dan diare, kesulitan bernapas, serta kejang.

Jika tidak ditemukan tanda tersebut, Anda bisa mempraktikkan teknik rumahan berikut sebagai cara menurunkan panas demam pada bayi.

Artikel Lainnya: Bolehkah Anak Demam Tidur Pakai AC?

Berikut ini yang bisa Anda lakukan sebagai cara mengatasi panas demam pada bayi:

1 dari 5 halaman

1. Kompres Air Hangat

Kompres air hangat secara rutin dapat membantu membuka pori-pori kulit, sehingga suhu panas yang berputar di dalam tubuh dapat dikeluarkan.

Mengaplikasikan kompres hangat pada anak yang demam dapat menjadi cara membuka “ventilasi” udara yang ada di tubuhnya. Dengan begitu, suhu panas yang terperangkap di tubuhnya bisa dikeluarkan.

2. Berikan Minum Lebih banyak

Berikan si kecil cairan yang lebih banyak saat ia demam. Hal ini bertujuan agar kebutuhan cairannya tetap terpenuhi, sehingga ia terhindar dari risiko dehidrasi.

Cairan bisa diberikan dalam bentuk ASI atau susu formula, tergantung dengan usia dan kondisi anak saat itu.

3. Kenakan Pakaian yang Nyaman

Pastikan si kecil menggunakan baju berbahan tipis dan dapat menyerap keringat dengan baik.

Hindari penggunaan pakaian yang berlapis dan tebal, karena membuat suhu panas terperangkap di tubuhnya. Akibatnya, demam si kecil bisa saja tidak kunjung turun.

Artikel Lainnya: Anak Demam Terus-Menerus, Kenapa Ya?

2 dari 5 halaman

4. Mandikan dengan Air Hangat

Memandikan bayi menggunakan air hangat dapat membantu menurunkan suhu tubuhnya. Selain itu, mandi dengan air hangat juga bisa melancarkan pernapasan si kecil dan membuat tubuhnya relaks.

Pastikan suhu air hanya sebatas suam-suam kuku (tidak terlalu panas atau dingin). Hindari memandikan si kecil terlalu lama, karena suhu air berpotensi turun sehingga malah membuatnya kedinginan. Hal ini bisa memperparah demam yang dialaminya.

5. Atur Suhu Kamar

Saat bayi sedang demam, pastikan kondisi kamar tempatnya beristirahat memiliki suhu yang normal, tidak terlalu panas maupun dingin.

Jika suhu kamar terlalu panas, Anda bisa menggunakan pendingin udara atau kipas angin. Namun, pastikan untuk tidak mengarahkannya langsung ke tubuh bayi.

6. Lakukan Kontak Kulit ke Kulit

Peluk bayi Anda. Pastikan terjadi kontak antara kulit Anda dan kulitnya. Ini berarti, bayi harus dalam kondisi menggunakan popok saja.

Kontak dari kulit ke kulit bertujuan untuk membantu menurunkan suhu tubuh bayi. Hal tersebut juga bisa memberikan rasa nyaman pada bayi sehingga tidak mudah rewel meskipun sedang demam.

3 dari 5 halaman

7. Tetap Berikan ASI dan Makanan Sehat

Meski bayi sedang demam, Anda tidak boleh berhenti memberikan ASI. Sebab, ASI mengandung antibodi yang bisa membuat bayi terhindar dari risiko berbagai penyakit infeksi.

Pada bayi yang sudah berusia 6 bulan atau lebih, pemberian MPASI juga tidak boleh dihentikan meski ia sedang demam. Hal ini bertujuan agar kebutuhan nutrisi bayi terus terpenuhi, sehingga daya tahan tubuhnya lebih optimal dalam melawan penyakit.

Artikel Lainnya: Komplikasi yang Dapat Terjadi Saat Anak Demam

8. Perbanyak Istirahat

Pastikan si kecil mendapat waktu istirahat yang cukup agar kondisinya bisa segera pulih. Selain itu, jauhkan pula si kecil dari kerumunan anggota keluarga lain agar sirkulasi udara di sekitarnya tetap optimal.

Menjauhkan si kecil yang demam dari jangkauan orang selain orangtua juga membuatnya terhindar dari risiko penularan infeksi sekunder.

9. Memberikan Obat Penurun Panas

Obat antipiretik dapat membantu menurunkan suhu tubuh, serta membuat kondisi anak yang sedang demam lebih nyaman daripada sebelumnya.

Namun, sebelum memberikan obat pada bayi, ada baiknya Anda berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu. Tindakan ini bertujuan untuk mengetahui dosis yang tepat, sehingga manfaat obat dalam menurunkan demam bayi bisa dirasakan lebih optimal.

4 dari 5 halaman

10. Hindari Langsung Memberikan Antibiotik

Antibiotik adalah obat yang digunakan hanya untuk mengatasi penyakit akibat infeksi bakteri. Artinya, obat ini tidak akan memberikan hasil yang efektif jika penyakitnya disebabkan oleh infeksi virus.

Di samping itu, pemberian antibiotik juga tidak boleh sembarangan. Obat ini hanya boleh dikonsumsi sesuai dengan resep dokter, guna mengurangi risiko resistensi antibiotik.

Apabila demam tidak membaik atau ditemukan adanya tanda-tanda berbahaya, jangan tunda untuk membawa si kecil berobat ke dokter. Tujuannya agar si kecil bisa mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut dari tim medis.

Jika Anda butuh bantuan seputar kiat mengatasi demam pada anak, tak perlu ragu untuk berkonsultasi kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar