Sukses

Cegah Badan Lemas Setelah Olahraga dengan Minum Susu Cokelat!

Badan lemas bisa terjadi kapan saja, termasuk usai olahraga. Cegah kondisi tersebut dengan minum susu cokelat!

Klikdokter.com, Jakarta Kondisi badan lemas dapat mengganggu aktivitas hingga menurunkan kualitas hidup seseorang yang mengalaminya. Terjadinya kondisi itu kerap dihubungkan dengan aktivitas berlebihan, termasuk olahraga. Ya, olahraga yang terlalu dipaksakan dapat memicu terjadinya badan lemas.

Tak sekadar masalah kehabisan stamina, badan lemas yang terjadi setelah olahraga ternyata juga berhubungan dengan kondisi-kondisi berikut ini:

  • Kurang mengonsumsi makanan bergizi

Nutrisi yang seimbang sangat penting sebagai sumber energi bagi tubuh. Energi ini digunakan untuk menjalankan fungsi sel-sel dalam tubuh. Ketika tidak ada sumber energi, maka tubuh akan terasa lemas.

  • Kurang darah (anemia)

Anemia merupakan kondisi ketika hemoglobin dalam tubuh lebih rendah dari nilai normal. Hemoglobin itu sendiri berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh untuk menjalankan fungsi sel-sel. Ketika tidak ada pasokan oksigen, tubuh akan kehilangan energinya sehingga menjadi lemas.

  • Tekanan darah rendah

Jika tekanan darah terlalu rendah, tubuh pun akan ikut lemas. Bila kondisi ini dibiarkan, syok hingga kematian mungkin saja tak terhindarkan.

  • Dehidrasi

Kurangnya cairan menyebabkan terjadinya dehidrasi. Kondisi ini sering menyebabkan badan lemas, bahkan hingga pingsan. Jika dibiarkan, hal ini tentunya dapat mengancam nyawa.

  • Gangguan elektrolit tubuh

Gangguan elektrolit sering terjadi saat mengalami diare atau muntah-muntah. Selain menyebabkan badan lemas, kondisi itu juga dapat menimbulkan kejang dan gangguan irama jantung.

Faktor lainnya, seperti gangguan tiroid dan penyakit tertentu, juga dihubungkan dengan badan lemas setelah olahraga. Berita baiknya, sebuah penelitian mengatakan bahwa kondisi tersebut bisa diatasi dengan minum susu cokelat!

1 dari 2 halaman

Susu cokelat untuk badan lemas

Dilansir dari Newsweek.com, susu cokelat dapat menjadi asupan yang baik untuk mengatasi keluhan badan lemas. Ini karena susu cokelat mengandung karbohidrat, protein dan lemak, serta air dan elektrolit. Berdasarkan studi dalam jurnal Nature, semua kandungan tersebut dibutuhkan tubuh setelah olahraga.

Para peneliti yang berbasis di Universitas Ilmu Kedokteran Shahid Sadoughi di Yazd, Iran, melibatkan kurang lebih 150 peserta dalam studinya. Kebanyakan dari mereka diminta untuk melakukan aktivitas lari serta bersepeda.

Faktor-faktor seperti lamanya waktu yang dibutuhkan para atlet untuk menjadi kelelahan secara fisik, tingkat pengerahan tenaga dan detak jantung mereka, juga diukur. Jumlah sel otot dan serum laktat dalam tubuh pun turut dicatat.

Atlet yang minum susu cokelat diketahui dapat bekerja selama satu menit lebih lama sebelum mencapai kelelahan, dibandingkan dengan mereka yang diberi plasebo. Peneliti juga menyatakan bahwa atlet yang minum susu cokelat dapat bertahan enam menit lebih lama daripada mereka yang mengonsumsi minuman olahraga.

Setelah ditelaah lebih lanjut, peneliti mengatakan bahwa peserta yang minum susu cokelat juga memiliki tingkat asam laktat yang lebih rendah. Para peserta yang minum susu cokelat pun meyakini bahwa dirinya mengeluarkan tenaga lebih sedikit daripada kelompok lainnya.

Terkait temuan itu, Amin Salehi-Abargouei yang merupakan salah satu peneliti mengungkapkan bahwa susu cokelat adalah pilihan yang murah, lezat, dan cocok untuk pemulihan. Dia juga menyebut bahwa susu cokelat menyediakan efek yang sama atau lebih unggul dibandingkan dengan minuman berenergi.

Namun sayangnya, penemuan studi ini masih belum dapat dijadikan patokan secara utuh. Bagaimana pun, ada banyak faktor lain yang turut ambil peran pada terjadinya badan lemas setelah olahraga. Pasalnya, kondisi fisik itu sendiri turut dipengaruhi oleh pola tidur, diet, dan aktivitas fisik yang dilakukan.

Meski demikian, tak ada salahnya jika Anda ingin menjadikan susu cokelat sebagai pilihan minuman untuk mengatasi badan lemas setelah olahraga. Yang penting, jangan lupa untuk selalu mengombinasikannya dengan penerapan gaya hidup sehat setiap saat.

[NB/ RVS]

1 Komentar