Sukses

Awas, Dehidrasi Bisa Rusak Kecantikan Kulit

Dehidrasi bisa menjadi salah satu musuh terbesar kulit Anda. Lakukan ini sebelum itu terjadi!

Klikdokter.com, Jakarta Siapa yang tak ingin memiliki kulit cantik dan sehat? Bahkan banyak orang rela mengeluarkan uang berjuta-juta demi mendapatkannya. Namun sebenarnya, memiliki kulit cantik itu mudah dan tak perlu membuat kantong kering. Ya, cukup dengan mencegah tubuh dari dehidrasi, maka kulit Anda akan lebih segar dan bebas kusam. 

Dehidrasi merupakan kondisi ketika tubuh kekurangan cairan. Sebagian besar komposisi tubuh manusia terdiri atas air, yaitu 50-70%. Saat tubuh kekurangan air, dapat timbul berbagai masalah kesehatan yang salah satunya adalah kerusakan kulit. Ditambah, sebanyak 30% dari kulit adalah air sehingga kulit pun bisa mengalami dehidrasi.

Saat dehidrasi, kulit bisa kehilangan kelembapan alaminya sehingga tampak kering, ketat, dan mengelupas. Bisa juga terasa lebih sensitif serta kusam. Selain kurang minum, ada banyak hal yang dapat mengganggu kelembapan alami kulit Anda, seperti:

  • Konsumsi minuman yang bersifat diuretik (menarik cairan seperti teh dan kopi)
  • Berenang terlalu lama
  • Sauna terlalu lama
  • Terbakar sinar matahari
  • Berada di lingkungan yang dingin dan kering
  • Konsumsi alkohol dan rokok
  • Konsumsi obat-obatan tertentu
  • Memakai produk kecantikan yang memicu hilangnya kelembapan kulit
  • Proses penuaan

Hal-hal di atas dapat memicu berbagai masalah kulit seperti kulit kering, kulit keriput, dan muncul flek-flek. Asupan cairan yang cukup sangat penting untuk membantu kulit meregenerasi dan membentuk struktur kolagen serta elastin. Dengan demikian, elastisitas kulit pun dapat dipertahankan dengan baik.

1 dari 2 halaman

Tips untuk kulit cantik

Untuk mendapatkan kulit yang cantik dan sehat, tak cukup hanya dengan bantuan serum atau krim malam. Perawatan dari luar maupun dalam harus sama-sama seimbang. Ini kiat-kiat yang dapat Anda terapkan agar terhindar dari kerusakan kulit akibat dehidrasi:

  1. Minumlah air yang cukup, minimal delapan gelas per hari.
  2. Hindari atau batasi konsumsi minuman berkafein, seperti kopi dan alkohol.
  3. Gunakan pelembap kulit (body lotion atau krim wajah untuk pelembap). Namun, banyak pakar yang menyarankan untuk menghindari pemakaian pelembap sepanjang hari. Sebaiknya gunakan pelembap pada malam hari dikarenakan pada waktu tersebut kondisi kulit cenderung lebih kering.
  4. Jangan lupa memakai tabir surya, bahkan saat cuaca mendung sekalipun.
  5. Siapkan pelindung dari sinar matahari saat hendak keluar rumah, seperti topi dan payung serta pakaian tertutup.
  6. Tidak menggunakan air yang terlalu panas saat mandi. Jika terpaksa menggunakan air hangat, hindari terlalu lama.
  7. Cuci muka atau mandi dua kali sehari, lebih dari itu berpotensi membuat kulit menjadi kering.
  8. Hindari terlalu lama berada di ruangan ber AC.
  9. Konsumsi sayur dan buah yang banyak mengandung cairan serta vitamin.
  10. Berhenti merokok.
  11. Melakukan tindakan exfoliating atau pengelupasan kulit. Menumpuknya sel kulit mati dapat membuat kulit tampak kering dan penyerapan produk kesehatan kulit menjadi terhambat. Gunakan exfoliator untuk membantu mengangkat sel kulit mati, seperti masker, cairan exfoliator atau melakukan peeling serta mikrodermabrasi di dokter.

Sebenarnya, kulit yang mengalami dehidrasi tidak dapat diketahui secara kasat mata. Namun, ada beberapa tanda yang dapat dijadikan indikasi terjadinya dehidrasi kulit, yaitu kulit yang kering dan bersisik. Anda dapat mengecek kelembapan kulit dengan menggores sedikit kulit Anda menggunakan kuku. Jika tampak garis putih atau kerutan halus, maka kemungkinan kulit Anda mengalami dehidrasi.

[RS/ RVS]

1 Komentar