Sukses

Akibat Kelelahan, SBY Dirawat di RSPAD Gatot Soebroto

Susilo Bambang Yudhoyono, atau akrab disapa SBY, dikabarkan harus mendapatkan perawatan di RSPAD Gatot Soebroto lantaran mengalami kelelahan.

Klikdokter.com, Jakarta Mantan Presiden Republik Indonesia era 2004–2014, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY, dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. Ketua Umum Partai Demokrat itu dikabarkan mengalami kelelahan. Melansir Liputan6.com, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsuddin mengatakan bahwa SBY kelelahan karena menghadiri reuni SMA di Pacitan.

"Memang tiga hari lalu saya menyaksikan lelah sekali beliau. Mungkin reuni SMA di Pacitan, dan pulang dari sana ke Yogyakarta, terus ada nonton bareng (final Piala Dunia), jadi saya melihat tiga hari lalu memang ada nuansa kelelahan," ucap Amir kepada tim Liputan6.com.

Meski dirawat di rumah sakit dengan kondisi tangan kiri terpasang jarum infus, SBY dikabarkan tetap harus bekerja. Hal ini dikonfirmasi dari unggahan instagram istri Beliau, Ani Yudhoyono.

 

A post shared by Ani Yudhoyono (@aniyudhoyono) on

1 dari 2 halaman

Tanda tubuh sedang kelelahan

Kelelahan bisa terjadi pada siapa saja, khususnya pada mereka yang memiliki aktivitas padat. Risiko terjadinya keluhan tersebut bisa meningkat berlipat ganda bila waktu istirahat juga tidak memadai.

“Kelelahan terjadi karena fisik dan mental dipaksa bekerja terus-menerus tanpa istirahat yang cukup. Oleh karena itu, kondisi fisik bisa menurun secara drastis, bahkan hingga jatuh sakit,” ungkap dr. Ellen Theodora.

Lebih lanjut, dr. Ellen menjelaskan bahwa tubuh yang kelelahan akan memiliki tanda-tanda sebagai berikut:

  • Konsentrasi berkurang

Tubuh yang kelelahan membuat konsentrasi berkurang. Tak heran, mereka yang mengalami kelelahan akan cenderung tidak dapat membalas sebuah pernyataan saat diajak berbicara.

“Orang yang kelelahan juga mungkin tidak dapat mengingat perkataan yang baru saja keluar dari mulutnya. Mereka juga sulit fokus ke satu hal, karena ikut terkena dampak saat tubuh mengalami kelelahan,” kata dr. Ellen.

  • Emosi terganggu

Kelelahan membuat mood menjadi tidak beraturan. Ini membuat orang yang cenderung merasa sensitif dalam segala hal. Sebab, tubuh yang kelelahan juga menghambat pikiran, sehingga emosi juga ikut mengalami gangguan.

“Kelelahan juga bisa membuat seseorang merasa frustasi, berpikir buruk terhadap sesuatu, merasa kecewa, bahkan pesimis,” terang dr. Ellen.

  • Pola tidur menjadi tidak teratur

Meski tubuh kelelahan, seseorang yang mengalami kondisi tersebut akan mengalami kesulitan tidur. Keadaan ini berhubungan dengan terjadinya gangguan emosi, sehingga pikiran tentang hal apa pun sering terlintas meski mata sudah terpejam. Alhasil, pola tidur menjadi tidak teratur dan kelelahan yang lebih parah bisa terjadi kemudian.

  • Sistem kekebalan tubuh menurun

Anda mungkin menyadari bahwa tubuh yang kelelahan lebih mudah terserang penyakit. Ya, ini karena kelelahan membuat sistem kekebalan tubuh menurun, sehingga kuman berbahaya lebih mudah menyerang.

“Sakit kepala, migrain, pilek, batuk, tifus, dan penyakit lainnya bisa terjadi saat tubuh kelelahan. Meski terdengar ringan, kelelahan sebenarnya dapat membahayakan kesehatan Anda luar dan dalam,” lanjut dr. Ellen.

  • Mengabaikan tanda bahaya pada tubuh

Tubuh yang kelelahan akan menunjukkan beberapa perubahan. Beberapa di antaranya termasuk badan lemas, meriang, dan pegal-pegal dengan alasan yang tidak jelas.

“Karena tuntutan pekerjaan dan hal lainya, seseorang sering mengabaikan alarm tubuh. Alhasil, kelelahan dan kondisi buruk lainnya lebih mungkin untuk terjadi,” jelas dr. Ellen.

Mengetahui bahwa kelelahan bisa menjadi cikal-bakal kondisi yang lebih berbahaya, Anda sebaiknya lebih waspada dan memperhatikan kondisi tubuh dengan saksama. Jangan biarkan kelelahan seperti yang dialami Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY terjadi pada diri Anda. Di sisi lain, mari sama-sama doakan agar beliau segera kembali ke kondisi sehat seperti sedia kala.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar