Sukses

Kenapa Rasa Gugup Bikin Sakit Perut?

Hampir setiap orang pasti pernah merasa gugup, yang terkadang juga diikuti dengan sakit perut. Apa kaitan antara kedua kondisi tersebut?

Klikdokter.com, Jakarta Pernahkah Anda mengalami rasa gugup saat harus berbicara di depan banyak orang? Atau mungkin saat akan menghadapi ujian akhir? Hampir setiap orang pasti pernah mengalaminya. Pada dasarnya rasa gugup adalah perasaan khawatir atau ragu terhadap ketidakmampuan diri, baik di hadapan umum maupun antar individu. Saat gugup, Anda bisa menunjukkan gejala fisik seperti produksi keringat berlebih, buang air besar, termasuk nyeri perut. Bagaimana ini bisa terjadi?

Salah satu penjelasan terkait dengan rasa gugup dan sakit perut adalah bahwa kondisi stres yang disebabkan oleh suatu hal dapat memengaruhi berbagai sistem organ pada tubuh. Salah satu yang terpengaruh oleh rasa gugup ini adalah sistem pencernaan. Akibatnya, muncul gangguan saluran cerna seperti timbulnya rasa nyeri atau tidak nyaman pada perut, mual, muntah, buang air besar cair, buang gas berlebih, penurunan nafsu makan, rasa begah, serta beberapa keluhan lainnya.

Menurut artikel yang dilansir dari Harvard Health, otak manusia dapat berinteraksi dengan bagian tubuh lainnya melalui sistem persarafan tubuh, yang terbagi menjadi beberapa komponen utama. Salah satu komponen tersebut adalah sistem persarafan enterik yang meregulasi proses pencernaan.

Pada saat tubuh manusia terekspos terhadap stresor atau penyebab stres tertentu – misalnya ketika harus berbicara di depan umum, menghadapi argumentasi, mengemudi di kemacetan, dan berbagai hal lain yang meningkatkan emosi – aktivitas proses pencernaan dapat mengalami gangguan. Keadaan ini kemudian dapat menyebabkan nyeri perut beserta beberapa keluhan saluran pencernaan lainnya.

Bagaimana cara mengatasi nyeri perut yang disebabkan oleh rasa gugup?

Dr. Michael Miller, pemimpin redaksi dari Harvard Mental Health Letter, menjelaskan beberapa intervensi psikologis yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi stres serta rasa nyeri pada saluran pencernaan yang diakibatkannya. Beberapa hal yang dapat disarankan adalah cognitive behavioural therapy (CBT) atau terapi perilaku kognitif, yang dapat membantu seorang individu untuk mengenali pola pikir yang dapat menginduksi stres dan mengubahnya.

Selain itu, ia juga menambahkan mengenai pentingnya teknik relaksasi untuk membantu menenangkan tubuh, misalnya dengan menerapkan pernapasan dalam yang teratur atau meditasi. Olahraga mental dapat membantu seseorang untuk fokus terhadap pernapasannya. Selain itu juga membantu meredakan rasa gugup yang dapat menyebabkan keluhan saluran cerna yang dialami.

Sebagai tambahan, menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan secara teratur juga dapat menghindari terjadinya keluhan saluran cerna. Jadi, seorang individu harus memastikan bahwa makanan dikonsumsi pada waktu yang seharusnya guna menghindari terjadinya produksi asam lambung yang berlebih, yang kemudian dapat juga menyebabkan perut terasa begah, kembung, atau nyeri.

Lalu, aktivitas fisik juga merupakan salah satu hal yang dapat dilakukan secara rutin, dengan frekuensi setidaknya lima kali seminggu dengan durasi 30-60 menit setiap sesinya. Olahraga memiliki peran yang sangat penting dalam membantu meredakan rasa gugup dan ansietas (kondisi emosional yang tidak menyenangkan).

Sakit perut dapat disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya adalah rasa gugup. Namun,  jangan khawatir karena meski tak bisa dihilangkan, tapi bisa diatasi dengan melakukan beberapa kiat yang disebutkan di atas. Meski demikian, pada dasarnya sakit perut bisa disebabkan oleh banyak hal. Jika Anda mengalami nyeri yang teramat sangat, tak kunjung reda, atau hilang timbul, konsultasikan dengan dokter. Selanjutnya dokter akan melakukan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar