Sukses

Mata Kedutan? Ini Penyebab dan Cara Menghentikannya

Tanpa disadari mata sering kali berkedut. Ketahui penyebab dan cara menghentikannya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Pernahkah Anda mengalami mata kedutan tanpa disadari? Banyak orang menghubungkan mata kedutan dengan mitos-mitos tertentu, seperti ada orang lain yang sedang membicarakan, akan mendapat rejeki dadakan, dan masih banyak lagi. Padahal, secara medis mata kedutan bisa disebabkan oleh kondisi-kondisi ini:

1. Stres

Ketika stres, tubuh akan menimbulkan reaksi pada organ tertentu, salah satunya kedutan pada mata. Selain kedutan pada mata, stres juga sering menyebabkan mata lelah. Untuk menghindari stres, cobalah melakukan hal-hal yang membuat Anda rileks, seperti melakukan hobi, menghabiskan waktu dengan teman dan keluarga, atau berlibur ke tempat yang belum pernah Anda kunjungi.

2. Mata lelah

Gangguan penglihatan (misalnya mata minus atau plus) dapat menyebabkan mata Anda bekerja terlalu “berat”. Akibatnya, Anda dapat mengalami kedutan pada mata. Selain itu, mata lelah juga bisa disebabkan oleh penggunaan komputer atau gawai berlebihan sehingga membuat mata kedutan. Untuk menguranginya, cobalah istirahatkan mata Anda setiap 20 menit.

3. Konsumsi minuman tertentu

Terlalu banyak mengonsumsi minuman atau makanan yang mengandung kafein dapat menimbulkan kedutan pada mata. Untuk itu, cobalah menghindari atau mengurangi konsumsi kopi, teh, cokelat, dan minuman bersoda. Lihat perubahannya dalam 1-2 minggu. Selain minuman berkafein, minuman beralkohol juga bisa menyebabkan mata kedutan.

4. Mata kering

Mata yang kering dapat menyebabkan timbulnya kedutan pada mata. Mata kering sering dialami oleh orang yang sering menggunakan komputer, berusia di atas 50 tahun, mengonsumsi obat-obatan tertentu (antihistamin, antidepresan, dsb), memakai lensa kontak, dan minum minuman kafein atau alkohol. Selain itu, jika Anda lelah atau stres juga bisa meningkatkan risiko mata kering.

5. Gangguan nutrisi

Beberapa studi menemukan bahwa kekurangan zat gizi tertentu seperti magnesium dapat menimbulkan mata kedutan. Untuk itu, pastikan Anda mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang. Makanan yang tinggi magnesium bisa diperoleh dari sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan sebagainya.

6. Alergi

Seseorang yang memiliki alergi mata biasanya mengalami gatal pada mata, bengkak, mata berair, dan berkedut. Histamin yang dikeluarkan saat kondisi alergi dapat memicu timbulnya kedutan pada mata. Jika Anda memiliki riwayat alergi tertentu seperti debu, bahan kimia tertentu, bulu binatang, sebaiknya gunakan pelindung mata sebelum terpapar.

Sebetulnya kedutan pada mata tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari atau minggu. Jika tidak mereda juga, segera cari penyebabnya dan hindarilah pemicu potensialnya.

Biang kerok paling umum dari mata kedutan adalah stres, kelelahan, dan kafein. Untuk membantu menangani mata kedutan akibat penyebab tersebut, Anda dapat mengurangi minuman kafein, tidur cukup minimal 8 jam sehari, memakai obat tetes mata, dan meletakkan kompres hangat pada mata.

Pada beberapa kasus, mata kedutan tidak bisa hilang dengan sendirinya dan membutuhkan tindakan khusus seperti injeksi botoks. Selain itu, segera konsultasi dengan dokter jika mata kedutan disertai oleh mata merah, mata bengkak, kelopak mata atas turun, kelopak mata benar-benar menutup setiap kali berkedut, dan kedutan terjadi selama beberapa minggu.

Salah satu gangguan kesehatan yang terkait dengan mata kedutan adalah benign essential blepharospasm. Ini merupakan kelainan saraf yang menyebabkan spasme dan kontraksi otot di sekitar mata. Jika kondisi ini dibiarkan, dapat terjadi perburukan. Jadi tetaplah waspada, terutama bila mata Anda mengalami kedutan selama lebih dari seminggu. 

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar